- Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami peningkatan aktivitas erupsi dan berstatus siaga sejak Jumat.
- Sebaran abu vulkanik dari erupsi tersebut mencapai kawasan perkantoran Mega Kuningan di Jakarta pada Minggu.
- Lantai pusat perbelanjaan D'Mall Depok juga diselimuti abu vulkanik yang meninggalkan jejak kaki pengunjung.
Suara.com - Peningkatan aktifitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah berlangsung sejak Jumat, (4/6/2026) lalu mengakibatkan sejumlah daerah terdampak sebaran abu vulkanik.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sosial media, debu itu bahkan menyebar hingga ke sejumlah titik di Jakarta dan Depok.
Melalui unggahan akun instagaram @depok24jam pada Minggu (6/9/2026), seorang warga membagikan situasi terkini di selasar D'Mall Depok yang lantainya diselimuti debu yang diduga merupakan abu vulkanik.
Debu-debu itu juga terlihat menempel pada alas kaki pengunjung sehingga menimbulkan jejak langkah di sepanjang halaman pusat perbelanjaan di Kota Depok itu.
Tak jauh dari sana, debu sisa sebaran abu vulkanik juga menghinggapi ke sejumlah wilayah di Jakarta.
Mengutip dari postingan @jktinfo, sebaran abu bahkan telah memenuhi beranda halaman pusat perkantoran di kawasan Mega Kuningan, Jakarta pada Minggu, (6/9/2024) pagi.
Dalam gambar tersebut, terlihat sebaran debu yang memenuhi lantai bangunan serta menimbulkan jejak langkah kaki para pengunjung.
Diketahui sebelumnya, Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan aktifitas vulkanik sejak Jumat, (4/6/2026) lalu. Hingga saat ini, gunung yang berada di Selat Sunda itu masih berstatus siaga atau level III. (Reporter: Alif Bintang)