Dolar AS Masih Akan Menekan Pergerakan Nilai Tukar Rupiah

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 27 Maret 2019 | 09:40 WIB
Dolar AS Masih Akan Menekan Pergerakan Nilai Tukar Rupiah
Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah masih bakal tertekan dolar AS.

Menurut pengamatan Ariston, belum ada perubahan sentimen, masih soal pelambatan ekonomi. Ditambah ketidakpastian British Exit (Brexit) yang masih belum ada kesepakatan pasca Brexit dan negosiasi dagang AS - China yang juga belum berakhir dengan kesepakatan.

Hal ini menurutnya mendorong penguatan dolar AS terhadap mata uang global karena dolar AS dipandang juga sebagai aset safe haven selain emas.

"Rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp 14.150 - Rp 14.240," kata Ariston di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Selain itu, menurut pengamatan Ariston, dolar juga menguat karena kekhawatiran pasar soal imbal hasil obligasi AS yang mengalami penurunan.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan nilai tukar rupiah pada Selasa (26/3/2019) berada di level Rp 14.195 per dolar AS.

Level itu melemah bila dibandingkan dengan perge‎rakan hari sebelumnya di level Rp 14.172 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar rupiah pada Selasa Kemarin berada di level Rp 14.172 per dolar AS.

Posisi itu menguat bila dibandingkan dengan nilai tukar rupiah pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 14.223 per dolar AS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Bakal Tertekan, Bergerak di Kisaran Rp 14.240 Per Dolar AS

Rupiah Bakal Tertekan, Bergerak di Kisaran Rp 14.240 Per Dolar AS

Bisnis | Senin, 25 Maret 2019 | 08:52 WIB

Rupiah Masih Perkasa Menekan Dolar AS Jelang Akhir Pekan Ini

Rupiah Masih Perkasa Menekan Dolar AS Jelang Akhir Pekan Ini

Bisnis | Jum'at, 22 Maret 2019 | 08:49 WIB

Gubernur BI: Rupiah Sejak 19 Maret Menguat 1,05 Persen

Gubernur BI: Rupiah Sejak 19 Maret Menguat 1,05 Persen

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 21:38 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×