Rupiah Bakal Terus Melanjutkan Penguatan Terhadap Dolar AS

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Rupiah Bakal Terus Melanjutkan Penguatan Terhadap Dolar AS
Suasana gerai penukaran uang di Jakarta, Kamis (1/3).

Nilai tukar rupiah masih bakal menguat terhadap dolar AS.

Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi nilai tukar rupiah masih bakal menguat terhadap dolar AS.

Menurut pengamatan Ariston, dolar AS bisa mendapatkan tekanan dari data inflasi CPI AS bulan Mei yang dirilis semalam yang di bawah ekspektasi pasar 1,8 persen vs 1,9 persen.

Data ini, sambung dia, menambah peluang pemangkasan suku bunga AS yang sedang menjadi wacana belakangan ini.

Tapi di sisi lain, tutur Ariston, Indeks dolar AS menunjukan rebound alias menguat mendekati level 97 lagi, karena sentimen buruk terhadap nilai tukar mata uang utama dunia yang menjadi lawan dolar seperti euro dan poundsterling dan juga perang dagang.

Sehingga, hal ini membuat dolar AS bisa hanya melakukan pergerakan konsolidasi.

"Rupiah kemungkinan masih berkonsolidasi di kisaran Rp 14.210 - Rp 14.280 hari ini," kata Ariston di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Rabu (12/6/2019) berada di level Rp 14.241 per dolar AS.

Level itu melemah bila dibandingkan Selasa sebelumnya di level Rp 14.229 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Rabu berada di level Rp 14.234 per dolar AS.

Posisi itu menguat bila dibandingkan pada Selasa sebelumnya yang berada di level Rp 14.258 per dolar AS.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS