Diserbu Semen Impor Murah Asal China, Ini Kata SMGR

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:41 WIB
Diserbu Semen Impor Murah Asal China, Ini Kata SMGR
SVP of SMO & Communication Semen Indonesia, Ami Tantri. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) tak mempermasalahkan adanya produk semen murah di dalam negeri. Terutama produk semen yang dibuat dari China yang harganya lebih murah.

SVP of SMO & Communication Semen Indonesia, Ami Tantri mengatakan, kehadiran produk itu karena kebutuhan semen di dalam negeri tinggi. Sehingga banyak investor yang tertarik masuk pasar dalam negeri.

"Industri semen di Indonesia itu sebetulnya open (terbuka) dari jaman dulu hingga sekarang. Karena probility kita tinggi dan demand growth kita tinggi juga, membuat menarik para investor asing masuk ke Indonesia, karena market kita gede hampir 250 juta orang," ujar Ami dalam paparan publik di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Selain itu, Ami menilai wajar jika produk yang baru masuk memberikan harga yang lebih murah dibanding semen dalam negeri.

"Brand semen itu penting disini, jadi kalau dia masuk jual semen dengan nama baru dan harga lebih murah itu wajar, karena lagi sasar pasar," jelas dia.

Kendati demikian, Ami menyebut saat ini Semen Indonesia masih memiliki pangsa pasar yang besar di Indonesia sebesar 53 persen. Sehingga, dia tak merasa khawatir dengan serbuan produk semen murah.

"Kita masih jadi leading market di wilayah Kalimantan, bahkan di Sulawesi Utara market share kita masih 53 persen jadi kami masih mendominasi," tandas dia.

Untuk diketahui hingga Juli 2019, volume penjualan pasar semen domestik tercatat sebesar 13,492 juta ton, di luar penjualan Semen Holcim atau PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yang baru saja diakuisisi perseroan.

Sementara dari sisi ekspor penjualan perseroan di luar Semen Holcim yang berasal dari fasilitas Indonesia mencapai 1,879 Juta ton.

baca juga

Sementara penjualan domestik Semen Holcim hingga Juli 2019 mencapai 5,396 juta ton. Sedangkan ekspor Semen Holcim mencapai 240.060 ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soekarwo Mundur dari Ketua DPD Demokrat Jawa Timur

Soekarwo Mundur dari Ketua DPD Demokrat Jawa Timur

Jatim | Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:28 WIB

Laporkan Perusahaan Semen China, Politisi Gerindra Ingin Bertemu Moeldoko

Laporkan Perusahaan Semen China, Politisi Gerindra Ingin Bertemu Moeldoko

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 10:18 WIB

RUPST Semen Indonesia: Pakde Karwo Jabat Komisaris Utama Geser Sutiyoso

RUPST Semen Indonesia: Pakde Karwo Jabat Komisaris Utama Geser Sutiyoso

Bisnis | Kamis, 23 Mei 2019 | 09:21 WIB

Terkini

Hindari Fatherless, Anggota Komisi IX DPR RI: Ayah Harus Hadir dalam Tumbuh Kembang Anak

Hindari Fatherless, Anggota Komisi IX DPR RI: Ayah Harus Hadir dalam Tumbuh Kembang Anak

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 21:59 WIB

Klasemen Super League Usai Persib Bandung Tumbang, Persija Jakarta Masih di Puncak!

Klasemen Super League Usai Persib Bandung Tumbang, Persija Jakarta Masih di Puncak!

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:50 WIB

Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal

Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 21:45 WIB

Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI

Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI

Bogor | Minggu, 08 November 2026 | 21:45 WIB

Viral Aksi Drifting di Jalan Pondok Indah, Polisi Buru Identitas Mobil dan Pelakunya

Viral Aksi Drifting di Jalan Pondok Indah, Polisi Buru Identitas Mobil dan Pelakunya

News | Minggu, 08 November 2026 | 21:43 WIB

Sulap Limbah Dapur Jadi Penyubur Tanah, Langkah Mama-Mama Wujudkan Kemandirian Pangan

Sulap Limbah Dapur Jadi Penyubur Tanah, Langkah Mama-Mama Wujudkan Kemandirian Pangan

News | Minggu, 08 November 2026 | 21:31 WIB

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:16 WIB

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 20:48 WIB

Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS

Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 20:45 WIB

Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?

Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 20:37 WIB

×