PMCO 2019, Gamers Perebutkan Hadiah Total Rp 35 Miliar

Iwan Supriyatna

Rabu, 16 Oktober 2019 | 14:37 WIB
PMCO 2019, Gamers Perebutkan Hadiah Total Rp 35 Miliar
Final Asia Tenggara PMCO 2019. (Suara.com/Tivan Rahmat)

Suara.com - PUBG Mobile kembali menggelar kembali turnamen profesional antar negara, yaitu PUBG MOBILE CLUB OPEN 2019 (PMCO 2019) dengan total hadiah sebesar 2,5 juta dolar AS atau setara Rp 35 miliar.

PMCO 2019 kali ini telah memasuki babak regional dimana perwakilan Indonesia masuk di dalam tahapan regional untuk Asia Tenggara.

Ada total 24 team yang mewakili masing-masing negara dalam tahapan Regional Asia Tenggara untuk mendapatkan tempat di PMCO 2019 tahapan Global Final nanti nya.

“PMCO 2019 yang kali ini lebih meriah, banyak team-team baru yang juga turut ikut serta, ini merupakan salah satu pencapaian terbaik kami juga, dimana kami terus berkomitmen untuk mengembangkan dunia esports dan juga menebarkan semangat sportifitas tinggi,” kata Gaga Li selaku Direktur Esports dari PUBG Mobile untuk Asia Tenggara melalui keterangannya, Rabu (16/10/2019).

Ada satu hal yang menarik dari gelaran PMCO 2019 kali ini. BIGETRON RA selaku perwakilan dari Indonesia berhasil mengguncang tahapan Regional Asia Tenggara dengan tampil memukau diantara team yang lainnya.

Lebih dari 15 kali BIGETRON berhasil menduduki tempat pertama selama kurang lebih 20 kali pertandingan dalam tahapan Regional Asia Tenggara ini. Hal ini membuat BIGETRON menduduki puncak klasemen sementara untuk PMCO 2019 tahapan kualifikasi Asia Tenggara.

“Terima kasih atas dukungan dari semua pihak, pencapaian ini belum seberapa karena perjuangan kami masih sangat panjang. Namun, kami optimis untuk tetap terus berusaha dengan beragam strategi untuk dapat menjadi yang terbaik dan membawa nama Indonesia menjadi juara kedepannya. Mohon doa dan dukungannya,” kata Made Bagas atau Zuxxy selaku perwakilan dari team BIGETRON RA.

PMCO 2019 Tahapan Asia Tenggara akan ditutup dengan acara final nantinya di awal November 2019. Dimana para team perwakilan Asia Tenggara akan memperebutkan tempat untuk melaju dibabak Global Final nanti nya. Kualifikasi yang sedang berlangsung saat ini merupakan kunci penting dari keberhasilan tiap team nanti nya di final Asia Tenggara.

“Dukungan dan doa terbaik untuk seluruh team. Kegigihan dan semangat sportifitas tinggi kalian merupakan inpsirasi bagi kami. Semoga PMCO 2019 kali ini, terutama Tahapan Asia Tenggara, dapat lebih memberikan inspirasi positif kepada para masyarakat mengenai perkembangan esports termasuk kesempatan yang dapat diraih kedepannya,” tutup Gaga Li.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Bedanya Call of Duty: Mobile dan PUBG Mobile

Ini Bedanya Call of Duty: Mobile dan PUBG Mobile

Tekno | Minggu, 13 Oktober 2019 | 09:40 WIB

Call of Duty Mobile vs PUBG Mobile, Mana yang Lebih Asyik?

Call of Duty Mobile vs PUBG Mobile, Mana yang Lebih Asyik?

Tekno | Rabu, 02 Oktober 2019 | 19:28 WIB

PUBG Mobile Hadirkan Karakter The Walking Dead

PUBG Mobile Hadirkan Karakter The Walking Dead

Tekno | Rabu, 02 Oktober 2019 | 11:15 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×