Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Ke Jepang, Ridwan Kamil Tawarkan Sejumlah Investasi di Jabar

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 09 November 2019 | 08:18 WIB
Ke Jepang, Ridwan Kamil Tawarkan Sejumlah Investasi di Jabar
West Java Business Forum di Osaka, Jumat (8/11/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bertolak ke Korea dan Jepang  untuk kunjungan kerja pada 4 hingga 9 November 2019. Ia menawarkan sejumlah peluang investasi, yang merupakan salah satu agenda utama dalam lawatan 

Peluang-peluang ini disusun dalam buku Menu Investasi Jawa Barat yang dibagikan dalam setiap forum bersama mitra pemerintah atau kalangan pengusaha.

Hal yang sama dilakukan rombongan delegasi Jabar, yang dipimpin Ridwan dalam West Java Business Forum di Osaka, Jumat (8/11/2019).

Forum tersebut dihadiri para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang Osaka dan pemerintah setempat, antara lain perusahaan Shoji Co,ltd, Obayashi Cooperations, Daiwa House Industri Co,ltd, Araya Industrial, Daiki Alumunium, hingga Jetro Osaka.

Emil, sapaan akrab Ridwanmengatakan Menu Investasi tersebut berisi proyek-proyek strategis Jabar, dengan total nilai investasi 59 juta dolar AS. Hal ini termuat peluang-peluang investasi mulai dari transportasi, pengelolaan air minum, pengelolaan sampah hingga pengembangan kawasan.

"Di bidang transportasi, kami membutuhkan jalan tol baru, jalur kereta api baru, kami butuh bandara baru, dan pelabuhan baru," katanya.

Di sektor energi, pihaknya tengah mendorong pengelolaan sampah yang bisa menghasilkan energi (waste to energy). Menurutnya,  Jabar membutuhkan 4-5 proyek pengelolaan sampah, yang dibangun di sejumlah lokasi.

"Kami membutuhkan 4-5 proyek.Mudah-mudahan ada perusahaan Jepang yang tertarik, apapun bentuk teknologi waste to energy-nya. Kami harus memastikan, 50 juta penduduk masuk pada peradaban modern. Nilainya Rp 3-4 triliun, ini kami butuhkan sampai 5 lokasi," ujar Emil.

Sementara itu, Patimban-Kertajati-Cirebon (Rebana) juga menjadi menu dalam buku tebal tersebut. Kawasan yang berada di wilayah utara Jabar ini, menurutnya membutuhkan banyak investasi, mengingat pihaknya sudah mendesain Rebana menjadi kawasan futuristik ke depan.

Kawasan ini juga menjadi sangat potensial, mengingat dari sisi infrastruktur lengkap.

"Daerah ini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia. Ini wilayah dimana pelabuhan terbesar berdekatan dengan bandara terbesar. Pelabuhan (Patimban)-nya tengah dibangun dan dibiayai pemerintah Jepang, berdekatan dengan Bandara Kertajati yang sudah beroperasi. Tanahnya masih murah, upah buruh salah satu paling rendah di Jawa Barat," katanya pada para mitra bisnis yang hadir.

Investasi di kawasan ini bagi pengusaha Jepang, menurutnya akan menguntungkan. Ketersediaan konektifitas akan memudahkan proses pengiriman barang ekspor dan impor.

Selain itu, kebijakan pemerintah Indonesia yang akan memberikan diskon pajak besar bagi perusahaan manufaktur, yang membuka fasilitas vokasi bagi warga lokal adalah peluang yang langka.

"Jadi kalau nanti berinvestasi di Jawa Barat, ekspor kemana-mana akan mudah karena pelabuhannya didesain kelas dunia, yang dibangun kontraktor Jepang. Tahun depan ada kebijakan baru, jika Anda membawa manufaktur dan memberikan fasilitas vokasi untuk warga lokal, maka akan mendapat potongan pajak hingga 300 persen," kata Emil.

Sebagai daerah yang penghasil komoditas perkebunan, pihaknya juga membuka peluang para pengusaha Jepang untuk membangun industri hilir komoditas tersebut.

Diakui Emil, sebagai daerah produsen buah-buahan tropis, pihaknya belum bisa memberikan nilai tambah pada produk tesebut.

"Mudah-mudahan ada pengusaha makanan Jepang yang bisa mengubah produk-produk makanan dari komoditas ini makin bernilai ekonomi," cetus Emil.

Keberadaan pelabuhan dan bandara, menurutnya juga menjadikan peluang ekspor komoditas dari Provinsi Jabar ke Jepang terbuka lebar. Salah satunya datang dari potensi produk maritim.

"Kami memiliki lobster terbaik dan produk maritim lain. Kami juga bisa menjadi tempat produksi rumput laut," katanya.

Menurutnya, dalam potensi proyek dan komoditas yang bisa ditangkap para pengusaha Jepang ini, pihaknya juga memiliki sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan 15.000 perusahaan yang berada di bawah Kadin Jabar untuk digandeng bekerjasama.

"Ini jika Jepang membutuhkan mitra lokal dalam investasi," katanya.

Perkara kemudahan, Emil memastikan penerapan teknologi dalam pelayanan publik seperti perizinan sebagai salah satu upaya memudahkan para investor berinvestasi.

Dengan teknologi, pihaknya mengurangi pertemuan antara warga dan birokrasi guna mengurangi kendala di lapangan.

"Kami mendahulukan aktifitas ekonomi ketimbang proses birokrasi," kata Emil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyuluh Kehutanan Dinilai Berperan Penting Jaga Kelestarian Hutan

Penyuluh Kehutanan Dinilai Berperan Penting Jaga Kelestarian Hutan

News | Jum'at, 08 November 2019 | 14:15 WIB

Ini 3 Upaya Pemda Provinsi Jabar Kembangkan Sektor Pariwisata

Ini 3 Upaya Pemda Provinsi Jabar Kembangkan Sektor Pariwisata

Lifestyle | Kamis, 07 November 2019 | 17:58 WIB

Double Untung 10-10, Amnesti Pajak Kendaraan Bermotor di Jawa Barat

Double Untung 10-10, Amnesti Pajak Kendaraan Bermotor di Jawa Barat

Bisnis | Kamis, 07 November 2019 | 15:25 WIB

Plh Gubernur Jabar : Pemuda Hari Ini adalah Pemimpin Masa Depan

Plh Gubernur Jabar : Pemuda Hari Ini adalah Pemimpin Masa Depan

News | Rabu, 06 November 2019 | 16:02 WIB

Gantikan Tri Soewandono, Nugroho Budi Wiryanto Jabat Pangdam III/Siliwangi

Gantikan Tri Soewandono, Nugroho Budi Wiryanto Jabat Pangdam III/Siliwangi

News | Rabu, 06 November 2019 | 15:58 WIB

Ridwan Kamil Paparkan Sejumlah Inovasi Pemdaprov Jabar di Korea Selatan

Ridwan Kamil Paparkan Sejumlah Inovasi Pemdaprov Jabar di Korea Selatan

News | Selasa, 05 November 2019 | 15:59 WIB

Terkini

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:46 WIB

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:53 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB