Ahok Jadi Bos BUMN, Dahlan Iskan: Sebuah Perjudian

Iwan Supriyatna, Rifan Aditya

Minggu, 17 November 2019 | 16:04 WIB
Ahok Jadi Bos BUMN, Dahlan Iskan: Sebuah Perjudian
Ahok dan Jokowi. (@jokowi_btp_lovers/instagram)

Suara.com - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyebut penunjukan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok menjadi calon pimpinan di perusahaan BUMN sebagai sebuah perjudian.

Melalui tulisan berjudul "Prestasi BTP" yang diunggah pada Sabtu (16/11/2019), Dahlan Iskan menyebut bahwa mungkin saja BTP adalah orang yang berprestasi.

Ia pun memberikan tanggapannya perihal polemik jika Ahok terpilih menjadi bos di BUMN.

Seperti dikutip dari website disway.id, "Rencana itu sangat sangat baik. Kalau BTP memang dianggap orang yang selama ini berprestasi. Lepas siapapun ia. Apa pun pendidikannya. Di mana pun perjalanan karir sebelumnya".

Dahlan Iskan menambahkan, "Bagaimana kalau ada penilaian BTP itu hanya berprestasi dalam membuat kehebohan? Terserah yang menilai dan yang diberi nilai."

Menurutnya, kalau benar begitu penempatannya di BUMN merupakan sebuah perjudian. Kalau penempatannya di BUMN besar berjudiannya juga besar.

Penempatan Ahok di BUMN juga tergantung dari pemilik perusahaan dan pemegang saham mayoritasnya.

"Mungkin saja sang pemilik menilai BTP itu orang yang berprestasi," ujar Dahlan Iskan.

Ada prinsip yang harus dipegang oleh perusahaan BUMN, menurut Menteri BUMN di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

baca juga

Dahlan Iskan menjelaskan, prinsip yang harus dipegang perusahaan pun perlu ketenangan. Perusahaan tidak bisa maju kalau hebohnya lebih besar dari kerjanya.

"Isi tulisan saya adalah 'semoga kabinet baru ini penuh ketenangan agar bisa fokus bekerja'. Semoga tidak banyak usrek. Agar ekonomi bisa segera mulai bangkit. Begitu juga di perusahaan perlu kestabilan," imbuhnya.

Ia juga heran mengapa kabar Ahok masuk di BUMN ini sudah heboh padahal baru tingkat rencana. Dahlan Iskan mengaku belum bisa banyak berkomentar, ia perlu mengetahui banyak fakta terlebih dahulu.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menilai Ahok pantas dipilih karena merupakan sosok yang memiliki rekam jejak yang baik sebagai pimpinan. Dia mengakui, kementeriannya membutuhkan banyak figur untuk memegang perusahaan BUMN.

"Ya saya rasa beliau (Ahok) tokoh yang konsisten, track record-nya jelas bisa terus membangun," ujar Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Namun, Erick masih merahasiakan jabatan Ahok di perusahaan BUMN. Dia hanya menyampaikan jabatan baru Ahok di BUMN itu akan diumumkan akhir tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istana: Jadi Bos BUMN, Ahok Tak Perlu Mundur dari PDIP

Istana: Jadi Bos BUMN, Ahok Tak Perlu Mundur dari PDIP

News | Minggu, 17 November 2019 | 13:07 WIB

Ahok Jadi Bos BUMN, Tokoh Papua Ingatkan Jokowi Soal Kegaduhan

Ahok Jadi Bos BUMN, Tokoh Papua Ingatkan Jokowi Soal Kegaduhan

News | Jum'at, 15 November 2019 | 20:51 WIB

Jadi Bos BUMN, Ahok Dianggap Superstar dan 4 Berita BTP Lainnya

Jadi Bos BUMN, Ahok Dianggap Superstar dan 4 Berita BTP Lainnya

News | Sabtu, 16 November 2019 | 13:10 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×