Erick Thohir Gandeng Sri Mulyani Ungkap Barang Selundupan di Pesawat Garuda

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 04 Desember 2019 | 12:10 WIB
Erick Thohir Gandeng Sri Mulyani Ungkap Barang Selundupan di Pesawat Garuda
Menteri BUMN Erick Thohir. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku sedang mengkaji perombakan jajaran Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Perombakan tersebut imbas dari adanya kasus barang mewah suku cadang motor Harley Davidson dan Sepada Brompton dalam pesawat Garuda Indonesia yang dikirim dari Prancis.

"Saya belum ada rencana (perombakan) tapi ya kita lihat aja proses yang ada sekarang ini," kata Erick saat ditemui di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Erick hingga saat ini masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait kasus ini, bahkan kata dia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kasus ini diungkap se-transparan mungkin.

"Ya kita tunggu, saya rasa Bu Sri Mulyani sendiri sudah menginstruksikann kepala Bea Cukai untuk melihat se-transparan mungkin dan beliau juga melihat turun langsung saya tinggal menunggu dari beliau saja," kata Erick.

Kedatangan armada baru Garuda Indonesia Airbus A300-900 Neo yang tiba Rabu (27/11/2019) ternyata berbuntut panjang, pasalnya kedatangan pesawat anyar tersebut juga diduga mengangkut sejumlah barang mewah ilegal yakni onderdil sepeda motor gede alias moge bermerek Harley Davidson dan juga sepeda branded puluhan juta bermerek Brompton.

Pihak yang paling awal mengetahui adanya barang-barang ilegal tersebut adalah pegawai dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bandara International Soekarno Hatta.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi mengaku barang tersebut sudah disita oleh pihaknya, namun untuk mengetahui jelas siapa pemiliknya, Heru mengaku masih perlu untuk menginvestigasi lebih lanjut.

baca juga

"Lagi lakukan investigasi mendalam, penjelasan lengkap oleh pimpinan (Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati)," kata Heru saat ditemui di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Selama proses investigasi ini, pihaknya mengundang sejumlah pihak terutama dari pegawai Garuda Indonesia yang tahu persis soal pengiriman barang tersebut.

"Kita ajak sama pihak-pihak yang terkait," ucap singkat Heru.

Heru memperkirakan, hasil investigasi kasus ini bakal keluar dalam waktu dua hari ke depan, meski Heru tak menjelaskan sejak kapan pihaknya melakukan investigasi.

"Kita berharap selesai dalam waktu satu hari, dua hari kedepan," katanya.

Manajemen Garuda Indonesia pun berkilah bahwa karyawannya lah yang membawa suku cadang Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat baru A330-900 Neo pada 17 November lalu.

"Bersama ini disampaikan bahwa yang terjadi adalah adanya karyawan yang membawa beberapa spare part dalam penerbangan tersebut," kata Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Minta Direksi Garuda Resign Imbas Kisruh Barang Selundupan

Erick Thohir Minta Direksi Garuda Resign Imbas Kisruh Barang Selundupan

Bisnis | Rabu, 04 Desember 2019 | 11:58 WIB

Garuda Indonesia Tuding Karyawannya yang Bawa Onderdil Moge dan Brompton

Garuda Indonesia Tuding Karyawannya yang Bawa Onderdil Moge dan Brompton

Bisnis | Rabu, 04 Desember 2019 | 08:59 WIB

KPK Siap Bantu Menteri Sri Mulyani Cegah Pegawai Pajak Main Mata dengan WP

KPK Siap Bantu Menteri Sri Mulyani Cegah Pegawai Pajak Main Mata dengan WP

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 00:05 WIB

Terkini

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:42 WIB

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:41 WIB

Setapol Ungkap Kondisi Tahanan Demo 27 Agustus: Ada yang Patah Jari hingga Luka Kepala

Setapol Ungkap Kondisi Tahanan Demo 27 Agustus: Ada yang Patah Jari hingga Luka Kepala

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:36 WIB

Eropa Diminta Lindungi Mahkamah Pidana Internasional dari Amerika Serikat

Eropa Diminta Lindungi Mahkamah Pidana Internasional dari Amerika Serikat

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:32 WIB

Skin Barrier Sehat! 4 Pelembap Cream Squalane Kunci Hidrasi Kulit Kering

Skin Barrier Sehat! 4 Pelembap Cream Squalane Kunci Hidrasi Kulit Kering

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:30 WIB

Kenapa Perut Bunyi Padahal Tidak Lapar? Ini 6 Alasannya Secara Medis

Kenapa Perut Bunyi Padahal Tidak Lapar? Ini 6 Alasannya Secara Medis

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 07:20 WIB

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:10 WIB

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 06:50 WIB

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 06:45 WIB

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 06:04 WIB

×