Gaet Wisatawan Lebih Banyak, Candi Prambanan Diusulkan Punya Kereta Gantung

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 04 Februari 2020 | 17:36 WIB
Gaet Wisatawan Lebih Banyak, Candi Prambanan Diusulkan Punya Kereta Gantung
Candi Prambanan. [shutterstock]

Suara.com - Untuk menggaet wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, Candi Prambanan yang berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diusulkan punya kereta gantung atau cable car untuk menunjang aktivitas wisata.

Usulan Candi Prambanan untuk memiliki kereta gantung menyeruak dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VI DPR RI dengan sejumlah BUMN sektor pariwisata pada Selasa (4/2/2020).

Direktur Utama PT TWBC Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (PT TWCB PRB) Edy Setijono mengatakan pengembangan kompleks candi menjadi sangat penting mengingat jarak satu candi dengan candi sangat terlalu jauh.

"Semua terkoneksi dalam satu area penataan. Koordinasi yang luar biasa menyangkut lahan lahan ini. Harus ada insentif dari pemerintah karena kalau pure bisnis itu kalkulasinya tidak memadai," kata Edy di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Kenapa butuh cabel car? Edy beralasan, karena di Candi Prambanan pada waktu puncak kunjungan angkanya bisa mencapai 37 ribu orang per hari, tetapi di sisi candi yang lain angka kunjungannya baru tujuh ribuan orang karena alasan moda transportasi yang sulit.

"Parkirnya susah. Jadi kami harapkan parkir itu bisa ada pool di kawasan Prambanan. Kemudian orang mobilisasi dengan moda transport lain salah satunya adalah dengan cable car," kata Edy menerangkan.

Edy pun bilang dengan adanya cable car ini permasalahan yang dihadapi Prambanan selama ini soal konektivitas bisa dituntaskan dan diselesaikan.

"Jadi kan kita ngeliat ada permasalahan. Kita akan kehilangan potensi. Prambanan ini sudah ikon. Nah kita komunikasi keluar kan yang kita jual Prambanan. Nah Prambanan itu sudah jadi trigger untuk tumbuhnya kawasan," katanya.

Terkait dengan studi teknis sudah dilakukan oleh perusahaan, tapi untuk studi kelayakan ekonomi atau feasibility-nya belum dilakukan karena butuh banyak pihak.

baca juga

"Baru studi teknis. masalah teknisnya seperti elevasi sdh kita lakukan. Tapi feasibility ekonominya belum kita lakukan. Karena memang ini gabisa kami lakukan sendiri. Ini harusnya yang melakukan penugasan pemerintah lah siapapun. Karena itu tidak ada di dalam wilayah kerja kami juga," katanya.

Secara tekni lanjut Edy nantinya kereta gantung ini bisa mencapai tiga sampai dengan delapan kilometer tergantung kebutuhan sampai mana konektivitas itu mau dibangun.

"Ada dua tahapan ya. Kalau sampai (Candi) Ratu Boko sekitar tiga kilometer. Tapi kalau sampai koridor yang Pedang Mataram tadi itu bisa tujuh hingga delapan kilometer. Tapi, kalau itu dilakukan distribusi orang-orang yang sudah ada di Prambanan ini diharapkan bisa ke sana. Karena sayang potensinya sudah hadir," katanya.

Terkait investasi kata Edy dia memperkirakan bahwa anggaran yang dibutuhkan mencapai 3,5 juta dolar AS sampai 5 juta dolar AS untuk satu kilometer kereta gantung.

"Per kilo(meter) ya. Investasinya 3,5 sampai 5 juta dolar AS per km. Tergantung dari kualitas peralatan itu. Kan banyak ya di Eropa juga banyak," katanya.

Untuk diketahui, saat ini Candi Prambanan sudah memiliki shuttle bus bagi para pengunjung yang ingin melakukan perpindahan dari satu tempat wisata candi ke candi yang lain. Selain itu, juga memiliki 13 armada mikro bus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wisatawan Keluhkan Saluran Air di Dalam Area Candi Prambanan Penuh Sampah

Wisatawan Keluhkan Saluran Air di Dalam Area Candi Prambanan Penuh Sampah

Jogja | Senin, 18 November 2019 | 10:13 WIB

Baru Sepekan Diresmikan, Kereta Gantung Disney Macet, 10 Orang Dievakuasi

Baru Sepekan Diresmikan, Kereta Gantung Disney Macet, 10 Orang Dievakuasi

Lifestyle | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:20 WIB

Keren, Daihatsu Gelar Acara Gathering di Candi Prambanan

Keren, Daihatsu Gelar Acara Gathering di Candi Prambanan

Otomotif | Minggu, 04 Agustus 2019 | 10:00 WIB

Yuk, Ramaikan Hari Yoga Internasional di Candi Prambanan

Yuk, Ramaikan Hari Yoga Internasional di Candi Prambanan

Lifestyle | Selasa, 18 Juni 2019 | 12:30 WIB

Terkini

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Persidangan Akal-akalan

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Persidangan Akal-akalan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana

Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04 WIB

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:59 WIB

Bahlil Lempar Candaan Sebut Polemik Minyak dan Gas: "Hati-hati Bahaya Ini"

Bahlil Lempar Candaan Sebut Polemik Minyak dan Gas: "Hati-hati Bahaya Ini"

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Gubsu Bobby Nasution: Pemprov Sumut Bantu Beasiswa 20 Dokter di Kepulauan Nias

Gubsu Bobby Nasution: Pemprov Sumut Bantu Beasiswa 20 Dokter di Kepulauan Nias

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan

Hadiri Indonesia-China Bridge Forum, Ketua DPD RI Ajak Investor Asing Kembangkan Properti Perumahan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:52 WIB

Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas

Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Tips Memilih Parfum untuk Musim Hujan: Ini Jenis Aroma yang Cocok dan Tahan Lama

Tips Memilih Parfum untuk Musim Hujan: Ini Jenis Aroma yang Cocok dan Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:50 WIB

AGRA Kecam Barikade Berlapis Aparat saat Demo, Tuding Prabowo-Gibran Abaikan Rakyat

AGRA Kecam Barikade Berlapis Aparat saat Demo, Tuding Prabowo-Gibran Abaikan Rakyat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:43 WIB

4 Zodiak Bakal Dihujani Keberuntungan dan Kelimpahan di Bulan November 2026

4 Zodiak Bakal Dihujani Keberuntungan dan Kelimpahan di Bulan November 2026

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:42 WIB

×