Virus Corona Masih Jadi Penyebab Loyonya Rupiah Melawan Dolar AS

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Virus Corona Masih Jadi Penyebab Loyonya Rupiah Melawan Dolar AS
Suasana gerai penukaran uang di Jakarta, Kamis (1/3).

Nilai tukar rupiah pada awal pekan ini diprediksi kembali melemah terhadap dolar AS.

Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah pada awal pekan ini diprediksi kembali melemah terhadap dolar AS.

Menurut pengamatannya, pasar kembali mengkhawatirkan perkembangan virus corona dengan pertambahan jumlah kematian mencapai di atas 800 orang, yang melebihi jumlah kematian akibat SARS.

Kekhawatiran ini bisa memicu pelemahan aset berisiko pagi ini, termasuk rupiah.

"Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp 13.620 - Rp 13.720," kata Aris dalam riset hariannya, Senin (10/2/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Jumat pekan kemarin (7/2/2020) berada di level Rp 13.690 per dolar AS.

Level itu menguat bila dibanding pergerakan Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 13.675 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat Pekan kemarin berada di level Rp 13.647 per dolar AS.

Posisi itu menguat bila dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 13.662 per dolar AS.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS