Trenggiling Bisa Jadi Inang Perantara Virus Corona ?

Dythia Novianty, Rezza Dwi Rachmanta

Senin, 10 Februari 2020 | 08:12 WIB
Trenggiling Bisa Jadi Inang Perantara Virus Corona ?
Ilustrasi Trenggiling. [AFP/Sam Yeh]

Suara.com - Berbagai penelitian terus dilakukan terkait Virus Corona. Terbaru, peneliti menyebut ada kemungkinan trenggiling memiliki peran penting dalam penyebaran Virus Corona baru (2019-nCoV).

Pakar independen dari Inggris mengatakan bahwa penelitian itu masuk akal tetapi harus dilakukan dan dikaji lebih hati-hati lagi sampai hasil selengkapnya dipublikasikan.

Namun, para peneliti dari South China Agricultural University telah menemukan bahwa strain Virus Corona baru yang menginfeksi trenggiling, hampir 99 persen identik dengan jenis Virus Corona yang terdapat pada orang terinfeksi.

Mengutip media berita resmi China, Xinhua, penelitian itu menunjukkan bahwa trenggiling kemungkinan merupakan inang perantara virus corona.

Hewan tersebut bertindak sebagai perantara yang memungkinkan virus melompat dari kelelawar ke manusia.

Trenggiling merupakan hewan mamalia berselimut sisik yang dapat ditemukan di Afrika dan Asia.

Beberapa spesies trenggiling diklasifikasikan IUCN sebagai Critically Endangered atau Sangat Terancam Punah.

Meskipun dilindungi oleh hukum internasional, trenggiling adalah mamalia yang paling diperdagangkan dengan harga tinggi di Asia, bahkan dunia.

Menurut dari Wikipedia yang bersumber pada jurnal berjudul "Manis tricuspis tree pangolin" dari University of Michigan, trenggiling memiliki kaki yang pendek dan kuat serta cakar yang tajam.

baca juga

Trenggiling banyak diburu karena dianggap sebagai daging yang lezat dan bisa digunakan untuk pengobatan tradisional di China dan Vietnam.

Ilustrasi tes darah untuk mengetahui pasien terinfeksi virus corona (coronavirus) atau tidak. (Shutterstock)
Ilustrasi tes darah untuk mengetahui pasien terinfeksi virus corona (coronavirus) atau tidak. (Shutterstock)

Selama 10 tahun terakhir, sebanyak 1 juta trenggiling diperdagangkan di China dan Vietnam sehingga jumlah mereka semakin menyusut di alam liar.

Dilansir dari IFLScience, para ilmuwan yakin Virus Corona baru (2019-nCoV) yang berasal dari kelewar sebelum ditularkan ke manusia, kemungkinan bisa melalui spesies lain.

Mengingat trenggiling diperdagangkan secara global melalui pasar hewan hidup dengan kebersihan buruk, itu berarti mereka dapat bertindak sebagai inang perantara yang sangat efektif.

Ilustrasi kelelawar buah. [Shutterstock]
Ilustrasi kelelawar buah. [Shutterstock]

Namun, ilmuwan lain asal Inggris mewanti-wanti bahwa penelitian di atas masih belum cukup dan harus dikaji lagi.

"Hanya melaporkan deteksi viral RNA dengan urutan kesamaan lebih dari 99 persen tidak cukup. Mungkinkah hasil ini disebabkan oleh kontaminasi dari lingkungan yang sangat terinfeksi?" kata Profesor James Wood, kepala Departemen Kedokteran Hewan di University of Cambridge.

Jika penelitian dari ilmuwan China sudah terbukti, maka pengobatan tradisional dengan daging trenggiling untuk sementara ini bisa dihindari karena mereka bisa menjadi inang dari Virus Corona.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuki Bulan Kedua, Kapan Wabah Virus Corona Berakhir?

Masuki Bulan Kedua, Kapan Wabah Virus Corona Berakhir?

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 20:10 WIB

Heboh Virus Corona, Turis dari China Diperlakukan Rasis di Italia

Heboh Virus Corona, Turis dari China Diperlakukan Rasis di Italia

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2020 | 05:00 WIB

Evakuasi WNI, BNPB: Jika Terindikasi Demam, Dilarang Keluar dari Wuhan

Evakuasi WNI, BNPB: Jika Terindikasi Demam, Dilarang Keluar dari Wuhan

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 11:18 WIB

Tak Mau Seperti Wuhan, Warga Tolak Batam Jadi Lokasi Isolasi WNI dari China

Tak Mau Seperti Wuhan, Warga Tolak Batam Jadi Lokasi Isolasi WNI dari China

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 11:10 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Virus Corona Disebar Lewat HP Xiaomi?

CEK FAKTA: Benarkah Virus Corona Disebar Lewat HP Xiaomi?

News | Senin, 27 Januari 2020 | 19:05 WIB

Website Ini Perlihatkan Penyebaran Virus Corona Secara Real-Time

Website Ini Perlihatkan Penyebaran Virus Corona Secara Real-Time

Tekno | Senin, 27 Januari 2020 | 07:34 WIB

Terkini

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

×