Gubernur Jateng : Anak Muda Miliki Banyak Ide untuk Industri Kreatif

Fabiola Febrinastri

Rabu, 11 Maret 2020 | 14:47 WIB
Gubernur Jateng : Anak Muda Miliki Banyak Ide untuk Industri Kreatif
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. (Dok : Pemprov Jateng)

Suara.com - Anak-anak muda memiliki banyak ide untuk perkembangan industri kreatif, sehingga ide-ide merekapun layak didengar. Inilah yang menjadi salah satu alasan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, ketika mengundang perwakilan anak muda untuk bicara soal industri kreatif.

Anak-anak muda ini sengaja diundang Ganjar melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Jateng. 

"Saya sengaja mengundang anak-anak muda dalam gelaran Musrenbang untuk mendengarkan ide segar mereka. Tadi ada usulan bagus, mereka memberikan gambaran yang baru soal industri kreatif. Ini bisa memberikan inspirasi, bahwa ada banyak hal yang bisa dikerjakan untuk meningkatkan ekonomi," katanya, usai Musrenbangwil Kedungsepur, di Kota Lama Semarang, Jateng, Rabu (11/3/2020).

Ganjar mengatakan, selama ini ia selalu memberikan pembinaan kepada anak muda untuk mengoptimalkan potensi masing-masing. Belum lama ini, ia juga meluncurkan coworking space yang digunakan sebagai tempat berlatih para startup muda di Jateng.

"Tidak perlu berpikir besar untuk menggerakkan seluruh potensi ekonomi kreatif se-Jateng, tapi bisa yang kecil-kecil dulu. Misalnya Kota Lama di Semarang ini. Siapa yang mau mengembangkan ekonomi kreatif di sini kalau bukan anak-anak muda. Nanti kami akan berikan pendampingan dan pembinaan," imbuhnya.

Tak hanya perkotaan, peran anak muda dalam pengembangan ekonomi kreatif, lanjut Ganjar, juga bisa digalakkan hingga ke tingkat desa. Di Lasem Rembang misalnya, di sana ada tempat yang bisa dijadikan pengembangan industri kreatif anak muda.

Ia minta kepada seluruh bupati dan wali kota agar peduli terhadap optimalisasi peran anak muda di daerah masing-masing.

"Entah seni, film, kriya dan lainnya. Itu bisa dibuat. Saya minta kawan-kawan muda aktif dan tidak hanya menunggu. Nanti kami dorong seluruh kabupaten  dan kota memberikan ruang pada kawan-kawan ini agar eksis. Tidak hanya pada tataran konsep, tapi aksi nyata di lapangan," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Ekonomi Kreatif (KEK) Jateng, Adin Hysteria mengatakan, selama ini, upaya peningkatan ekonomi di Jateng hanya fokus pada pembangunan pabrik dan industri manufaktur lainnya. Sementara di sektor industri kreatif, peran pemerintah dirasa masih belum optimal. 

baca juga

"Padahal industri kreatif yang banyak digerakkan anak muda, terbukti berhasil menyumbang peningkatan ekonomi sangat besar di Indonesia," kata dia.

Menurut Adin, pandangan daerah terhadap industri kreatif masih sebelah mata. Selama ini, kalau bicara peningkatan ekonomi, biasanya yang dipikirkan hanya membangun pabrik dan lainnya.

"Padahal ada potensi besar yang belum digarap, yakni industri kreatif yang kini digemari anak-anak muda saat ini. Ini berpotensi bagus apabila digarap dengan benar," imbuhnya.

Menurut Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkeraf), industri kreatif menyumbang 7,44 persen dari total perekonomian nasional. Tiga industri kreatif yang paling banyak adalah kuliner, fashion dan kriva.

Selain itu, banyak daerah yang sukses dengan pengembangan industri kreatifnya. Bangka Belitung misalnya, daerah itu menjadi terkenal dan maju berkat industri film dan novel.

"Jateng bisa mengoptimalkan itu. Banyak potensi di Jateng, baik dari sisi geografis maupun sumber daya manusianya. Banyak anak muda di Jateng yang berpotensi mengembangkan itu," tegasnya.

Tak hanya di perkotaan, kemajuan teknologi kini membuat anak muda di desa juga menjadi kreatif. Banyak inovasi yang dimunculkan karena keisengan, waktu luang dan pengalaman masing-masing.

Namun selama ini, mereka belum terarah dengan baik, sehingga startup-startup yang muncul belum begitu terasa dampaknya terhadap peningkatan ekonomi di Jateng.

"Dalam forum ini, saya berharap seluruh kabupaten dan kota di Jateng bisa meningkatkan potensi ekonomi kreatif yang digerakkan anak-anak muda. Mereka bisa menciptakan inovasi baru dalam peningkatan ekonomi di Jawa Tengah," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Gubernur Jateng: Tak Cukup Begini Saja

Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Gubernur Jateng: Tak Cukup Begini Saja

Jawa Tengah | Senin, 09 Maret 2020 | 20:09 WIB

Ganjar Pranowo Hadiri Pernikahan Warga Jateng yang Terkena Talasemia

Ganjar Pranowo Hadiri Pernikahan Warga Jateng yang Terkena Talasemia

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:00 WIB

Musim Corona, Ganjar Marah Jateng Tak Punya Lab Khusus Penyakit Infeksi

Musim Corona, Ganjar Marah Jateng Tak Punya Lab Khusus Penyakit Infeksi

Jawa Tengah | Jum'at, 06 Maret 2020 | 11:52 WIB

Anak Tuna Netra Minta Kartu Khusus Disabilitas kepada Gubernur Jateng

Anak Tuna Netra Minta Kartu Khusus Disabilitas kepada Gubernur Jateng

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 09:13 WIB

Apresiasi Guru Agama, Pemprov Jateng Alokasikan Insentif Rp 253,7 Miliar

Apresiasi Guru Agama, Pemprov Jateng Alokasikan Insentif Rp 253,7 Miliar

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 08:51 WIB

Resmi! Kapal Pesiar Viking Sun Dilarang Masuk Semarang, Putusan Ganjar

Resmi! Kapal Pesiar Viking Sun Dilarang Masuk Semarang, Putusan Ganjar

Jawa Tengah | Kamis, 05 Maret 2020 | 14:39 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×