Apresiasi Guru Agama, Pemprov Jateng Alokasikan Insentif Rp 253,7 Miliar

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 06 Maret 2020 | 08:51 WIB
Apresiasi Guru Agama, Pemprov Jateng Alokasikan Insentif Rp 253,7 Miliar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Sebagai bentuk apresiasi kepada para guru agama, tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengalokasikan anggaran insentif pengajar keagamaan se-Jateng sebesar Rp 253,7 miliar. Tahun 2019, penerima insentif sebanyak 171.131 guru, dan tahun ini ada peningkatan menjadi 211.455 penerima.

Hal itu dikemukakan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Jateng, Imam Maskur.

“Tahun 2019, penerima insentif sebanyak 171.131 guru. Tahun ini ada peningkatan menjadi 211.455 penerima. Insentif yang diterima sebesar Rp 1,2 juta per tahun, dengan pencairan bertahap setiap tiga bulan sekali,” katanya.

Anggaran itu akan dibagikan kepada 211.455 orang, baik guru madrasah diniyah (madin), pondok pesantren, TPQ, sekolah minggu (Katolik/Kristen), Vijjalaya (Budha) dan Pasraman (Hindu). Jumlah penerima insentif tahun ini juga bertambah, yaitu sebanyak 40.324 orang.

Bantuan tersebut diberikan oleh Pemprov Jateng sebagai apresiasi terhadap para guru agama. Jika pada 2019 penerima bantuan hanya pendidik dari agama Islam, seperti pondok pesantren, taman pendidikan Al Quran, dan madrasah diniyah, maka tahun ini juga diberikan kepada guru agama non-Islam.

Adapun rinciannya, guru Islam 206.302 orang (22.924 lembaga), Kristen 4.057 orang (1.661 lembaga), Katolik 434 orang (76 lembaga), Budha 498 orang (40 lembaga) dan Hindu 164 orang (61 lembaga).

Imam menjelaskan, syarat penerima bantuan antara lain berasal dari lembaga pendidikan keagamaan nonformal yang terdaftar pada Kantor Kementerian Agama kabupaten dan kota setempat.

Mereka juga diusulkan oleh lembaga pendidikan kegamaan nonformal kepada Kantor Kemenag setempat, memiliki surat mengajar, memiliki rekening bank aktif atas nama penerima bantuan insentif dan berdomisili di Jateng.

Penuhi Janji Kampanye
Sementara itu, Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen mengatakan, pemberian insentif merupakan bentuk penunaian janji kampanyenya dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, pada pilkada 2018. Saat itu, Ganjar - Yasin berjanji membangun pendidikan keagamaan dan sumber daya manusia (SDM) pondok pesantren.

“Janji ini langsung kami tunaikan, agar pembangunan mental dan spiritual anak-anak kita lebih baik. Mentalnya baik, tidak mudah terpapar hoaks. Bisa juga menjadi modal untuk membuka usaha,” kata Taj Yasin, Jateng, Kamis (5/3/2020).

Dia berharap, insentif ini dapat membantu mengurangi beban masyarakat, khususnya guru agama, sehingga dapat menurunkan angka kemiskinan di Jateng.

"Kalau soal jumlah, harapan kami, tiap tahun bisa bertambah nominalnya untuk per orangnya. Jika mereka sejahtera, maka upaya pengentasan kemiskinan di Jateng juga terlaksana. Apalagi selama Maret 2019 - September 2019, jumlah orang miskin di Jawa Tengah telah berkurang 63.830 ribu orang, atau 0,22 persen," paparnya.

Gus Yasin berharap, masyarakat dapat menjadi mata dan telinga bagi Pemprov Jateng, khususnya dalam mengawasi pelaksanaan program dan kegiatan pengentasan kemiskinan agar semakin tepat sasaran.

"Saya berharap, di akhir masa jabatan kami, angka kemiskinan dapat ditekan di bawah 2 digit. Tiada gading yang tak retak. Saya menyadari masih banyak kekurangan di dalam upaya pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah. Untuk itu, partisipasi publik menjadi sangat penting," tandasnya.

Selain memberikan insentif untuk pengajar keagamaan, Pemprov Jateng juga mengucurkan bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) senilai Rp 26,57 miliar untuk 177.114 siswa Madrasah Aliyah (MA) negeri dan swasta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Kapal Pesiar Viking Sun Dilarang Masuk Semarang, Putusan Ganjar

Resmi! Kapal Pesiar Viking Sun Dilarang Masuk Semarang, Putusan Ganjar

Jawa Tengah | Kamis, 05 Maret 2020 | 14:39 WIB

Masker Banyak Ditimbun, Ganjar: Jangan Bersenang-senang di Atas Penderitaan

Masker Banyak Ditimbun, Ganjar: Jangan Bersenang-senang di Atas Penderitaan

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 13:15 WIB

Sepanggung Bareng Tri Rismaharini, Ganjar Pranowo Malah Kena 'Semprot'

Sepanggung Bareng Tri Rismaharini, Ganjar Pranowo Malah Kena 'Semprot'

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 11:35 WIB

Ganjar Pranowo Lesehan Pakai Jas Hujan Nonton White Snake di JogjaROCKarta

Ganjar Pranowo Lesehan Pakai Jas Hujan Nonton White Snake di JogjaROCKarta

Jogja | Senin, 02 Maret 2020 | 07:01 WIB

Penjual Es Terciduk Curi Susu demi Anaknya, Ganjar Pranowo Turun Tangan

Penjual Es Terciduk Curi Susu demi Anaknya, Ganjar Pranowo Turun Tangan

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Februari 2020 | 10:08 WIB

Penangguhan Jemaah Umrah, Ganjar Pranowo : Konsumen Jangan Dirugikan

Penangguhan Jemaah Umrah, Ganjar Pranowo : Konsumen Jangan Dirugikan

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 05:53 WIB

Terkini

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:30 WIB

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:27 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 10:22 WIB

IHSG Anjlok Parah! Asing Bawa Kabur Rp559,16 Miliar dalam Sepekan

IHSG Anjlok Parah! Asing Bawa Kabur Rp559,16 Miliar dalam Sepekan

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:14 WIB

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 10:11 WIB

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:10 WIB

Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra

Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:10 WIB

5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Makin Berminyak di Siang Hari Setelah Pakai Moisturizer

5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Makin Berminyak di Siang Hari Setelah Pakai Moisturizer

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:09 WIB

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:07 WIB

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 09:58 WIB

×