Antisipasi Kemarau 2020, Kementan Bangun Embung dan Parit

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 31 Maret 2020 | 19:41 WIB
Antisipasi Kemarau 2020, Kementan Bangun Embung dan Parit
Ilustrasi embung. (Dok : Kementan).

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) akan mengantisipasi musim kemarau tahun ini melalui beberapa upaya. Salah satunya dengan membangun embung, dam parit dan long storage.

"Kita harus melakukan upaya antisipasi perubahan iklim terutama pada saat kemarau. Karena memang manfaat infrastruktur air seperti embung, dam parit maupun long storage baru terasa ketika kemarau datang," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Bangunan air seperti embung dan dam parit sangat bermanfaat, meskipun sumber airnya kecil bisa ditampung dulu. Setelah terkumpul air bisa dialirkan ke sawah-sawah petani. Sehingga petani bisa menambah pertanaman dalam setahun, dari satu kali menjadi dua kali.

"Insfrastruktur air ini juga sangat berguna dalam pengelolaan lahan kering maupun tadah hujan," tambah Mentan SYL.

Sementara, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementan, Sarwo Edhy
Berbeda dengan embung, dam parit dibangun dengan membendung sungai kecil atau parit alami. Untuk pengembangan dam parit, sungai yang dibendung memiliki debit minimal 5 liter per detik dan dengan luas lahan usaha tani yang dapat diairi minimal 25 ha.

Tak hanya itu, agar sumberdaya air  memberikan manfaat yang lebih besar maka pembangunan dampak dam parit bisa dilakukan secara bertingkat dari hulu ke hilir dalam satu aliran Daerah Aliran Sungai (DAS) mikro. 

"Model pengembangan dam parit bertingkat di DAS hulu sangat ideal untuk dikombinasikan dengan pengelolaan air dan sedimen di waduk atau embung besar," jelas Sarwo Edhy.

Contohnya dam parit yang dibangun Poktan Mappabengngae III di Kelurahan Tiroang, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Dam parit di sini luas layanannya hingga 75 Ha.

Kemudian di Desa Tundagan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Dam parit yang dibangun Poktan Maju Karya ini luas layanannya 32 ha. 

baca juga

Sedangkan pembangunan embung di Desa Pangadegan, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap dibangun dengan dimensi 18×13×2,5 m3. Embung yang dibangun P3A Usaha Tani Makmur ini mampu melayani areal sawah seluas 31 ha.

"Dari pembangunan embung dan dam parit ini peningkatan IP yang diharapkan semula 200 menjadi 300," harap Sarwo Edhy.

Namun, Sarwo Edhy memperingatkan agar pemeliharaan air sungai dan bangunan air tersebut harus dirawat. 

"Biar saat musim kemarau debit air tidak kecil dan musim hujan air tidak meluap, sebaiknya perawatan, pemeliharaan dan konservasi harus dilakukan," tuturnya.

Misalnya dengan memelihara konservasi daerah hulu, pengerukan sedimen sungai yang sebaiknya dilakukan secara rutin sebelum musim penghujan datang. Kemudian perawatan rutin seperti membersihkan sampah yang menghalangi aliran air. 

"Semuanya bisa dilakukan dengan komitmen bersama di desa setempat," pungkasnya.(*)
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi IV Sayangkan Pembebasan Impor Bawang Putih Hingga 31 Mei 2020

Komisi IV Sayangkan Pembebasan Impor Bawang Putih Hingga 31 Mei 2020

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2020 | 08:15 WIB

Program Asuransi Usaha Tani Padi, Petani Sebaiknya Tahu Cara Daftarnya

Program Asuransi Usaha Tani Padi, Petani Sebaiknya Tahu Cara Daftarnya

Bisnis | Senin, 30 Maret 2020 | 07:54 WIB

Di Bandung, Kementan akan Rehabilitasi Irigasi Seluas 1200 Hektare

Di Bandung, Kementan akan Rehabilitasi Irigasi Seluas 1200 Hektare

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2020 | 14:12 WIB

Masuk Musim Tanam, Kementan Ingatkan Petani Ikut Asuransi Usaha Tani Padi

Masuk Musim Tanam, Kementan Ingatkan Petani Ikut Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:28 WIB

Tahun Ini, Alokasi Pupuk Subsidi untuk Sumenep Meningkat dari Sebelumnya

Tahun Ini, Alokasi Pupuk Subsidi untuk Sumenep Meningkat dari Sebelumnya

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2020 | 07:38 WIB

Kementan Gencar Sosialisasi Penyerapan Kredit Usaha Rakyat

Kementan Gencar Sosialisasi Penyerapan Kredit Usaha Rakyat

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2020 | 10:01 WIB

Terkini

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:14 WIB

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

×