Terdampak Covid-19, Koperasi Bali Kencana telah Susun Beberapa Kebijakan

Fabiola Febrinastri

Selasa, 07 April 2020 | 17:34 WIB
Terdampak Covid-19, Koperasi Bali Kencana telah Susun Beberapa Kebijakan
Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Bali Kencana. (Dok : LPDB - KUMKM)

Suara.com - Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Bali Kencana, I Wayan Sudira, mengatakan, pihaknya telah menyusun beberapa kebijakan dalam menyikapi usaha anggota yang terdampak Covid-19. Usaha itu diantaranya restrukturisasi bagi anggota yang terdampak, memberikan pembayaran musiman baik angsuran bunga maupun sebagian angsuran pokoknya, dan memberikan kebijakan pembayaran angsuran bunga saja selama satu tahun bagi anggota yang terdampak.

“Upaya koperasi untuk jemput bola terhadap pembayaran angsuran telah dilakukan, baik melalui telepon maupun mendatangi langsung ke rumah atau usahanya. Kondisi beberapa usaha anggota sangat memprihatinkan, sepinya pembeli atau penyewa mengakibatkan usaha tidak berjalan normal. Hal ini dampak dari instruksi pemerintah dengan melakukan pembatasan sosial (social distancing) dan work from home (WFH), karena Covid-19 merebak dengan sangat cepat. Selain itu, pembatasan wisatawan asing yang masuk ke Indonesia juga menjadi faktor dominan atas menurunnya jumlah pengunjung yang datang ke Bali,” ujar Wayan, Bali, Selasa (7/4/2020).

Sejarah ekonomi dunia tahun 2020 mencatat, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) paling terdampak atas merebaknya Corona Virus Disease (Covid-19). Selain UMKM, koperasi juga mengalami dampak signifikan akibat kondisi luar biasa, mulai dari kemampuan daya bayar mitra yang menurun drastis, hingga pengembalian angsuran pinjaman yang tertunda akibat penurunan omzet penjualan.

Tak heran, banyak pelaku usaha menjerit dan berharap segera terealisasinya kebijakan pemerintah terkait penundaan pembayaran angsuran bagi UMKM. Lebih dari 70 persen anggota terdampak Covid-19, khususnya dari sektor perdagangan seperti usaha warung dan pasar tradisional, para perajin batu hitam, pariwisata, sewa/rental transportasi dan para tenaga harian atau buruh.

Bagi anggota yang tidak terdampak Covid-19, mereka tetap melakukan kewajiban pembayaran seperti biasa. Koperasi juga telah menerapkan kebijakan khusus, yakni pencairan pinjaman sementara dihentikan untuk mengantisipasi penarikan simpanan secara serentak.

Pembatasan jam kerja karyawan diberlakukan, hanya berlangsung empat jam dalam sehari dan menurunkan gaji karyawan sebesar 25 persen. Pengembalian pinjaman dari anggota juga menurun drastis. Untuk Maret ini saja, pembayaran angsuran bunga yang masuk ke kas koperasi hanya 40 persen," lanjut Wayan.

Miliki Pinjaman untuk Perkuat Modal
KSU Bali Kencana yang berlokasi di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali ini memiliki sejumlah pinjaman/pembiayaan untuk memperkuat modal koperasi. Di antaranya, dari Bank Pembangunan Daerah (BPD), Lembaga Pengkreditan Desa (LPD), dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB - KUMKM).

Wayan menuturkan, pihaknya telah berkonsultasi dengan BPD dan LPD terkait kondisi koperasi saat ini. Pihak tersebut menyarankan untuk membayar minimal angsuran bunga saja selama satu tahun, dan untuk tahun berikutnya, pembayaran pokok dan bunga kembali normal seperti biasa.

Demikian juga dengan kebijakan yang diharapkan koperasi dari LPDB - KUMKM. Koperasi yang beranggotakan 1.839 orang dan mendapatkan pinjaman pada tahun 2011 tersebut berharap besar pada kebijakan LPDB - KUMKM yang sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi.

baca juga

“Kami berharap ada penangguhan pembayaran angsuran pokok dan bunga selama satu tahun tanpa ada perhitungan denda selama menunggak pembayaran. Selain kebijakan dari LPDB  -KUMKM di atas, penerapan kebijakan sesuai arahan presiden terhadap UMKM sangat kami tunggu agar segera ditindaklanjuti dan direalisasikan kepada anggota,” tutup Wayan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Corona Covid-19 Tak Kunjung Usai, Klinik Kecantikan Pilih Tutup

Pandemi Corona Covid-19 Tak Kunjung Usai, Klinik Kecantikan Pilih Tutup

Lifestyle | Selasa, 07 April 2020 | 17:21 WIB

Hanung Buat Film Horor di Jogja Bareng Keluarga, Setannya Malah Bikin Gemas

Hanung Buat Film Horor di Jogja Bareng Keluarga, Setannya Malah Bikin Gemas

Jogja | Selasa, 07 April 2020 | 17:20 WIB

Dilarang karena Corona! Mudik Boncengan Naik Motor Bakal Dicegat Polisi

Dilarang karena Corona! Mudik Boncengan Naik Motor Bakal Dicegat Polisi

News | Selasa, 07 April 2020 | 17:16 WIB

Peta Virus Corona RI Catat Rekor Penambahan Pasien Positif COVID-19

Peta Virus Corona RI Catat Rekor Penambahan Pasien Positif COVID-19

News | Selasa, 07 April 2020 | 17:11 WIB

Tim Medis Covid-19 di Bandung Tidur di Hotel, Setiap Hari Dapat Jamu

Tim Medis Covid-19 di Bandung Tidur di Hotel, Setiap Hari Dapat Jamu

Jabar | Selasa, 07 April 2020 | 17:10 WIB

Hari Ini Langit Cerah! Kualitas Udara di Jakarta Membaik Selama Corona

Hari Ini Langit Cerah! Kualitas Udara di Jakarta Membaik Selama Corona

News | Selasa, 07 April 2020 | 16:57 WIB

Terkini

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

×