Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Tak Disangka, Ini 4 Sisi Positif Punya Rekan Kerja yang Menyebalkan

Arsito Hidayatullah

Selasa, 14 April 2020 | 09:48 WIB
Tak Disangka, Ini 4 Sisi Positif Punya Rekan Kerja yang Menyebalkan
Ilustrasi pekerja, rekan kerja, tempat kerja. (Shutterstock)

Suara.com - Tentunya menyenangkan jika bisa bekerja di sebuah perusahaan dengan rekan kerja yang cocok dalam jangka panjang. Masalahnya, terkadang di tempat kerja kita ada beberapa orang yang belum tentu memiliki pemikiran yang sama atau cocok untuk diajak bekerja bersama.

Dalam lingkungan kerja, terkadang kita bahkan bisa berhadapan dengan satu atau beberapa rekan kerja yang menyebalkan. Hal itu tentu tidak dapat dihindari, mengingat kita berada di tempat kerja yang sama, bahkan bisa jadi malah di satu tim atau divisi yang sama.

Situasi seperti ini pasti akan membuat kita tidak nyaman. Rekan kerja yang menyebalkan pastinya akan mendatangkan dampak buruk terhadap kondisi mental kita.

Namun, tidak selamanya bekerja dengan rekan kerja yang menyebalkan membawa kerugian. Simak beberapa keuntungannya berikut ini.

1. Lebih Objektif saat Memberi Kritik

Saat memberikan kritik kepada rekan kerja yang baik, tentu kita akan merasa sungkan atau tidak enak. Hal ini tidak akan terjadi apabila rekan kerjamu adalah orang yang menyebalkan.

Kamu akan lebih mudah memberikan kritik dan saran ke orang tersebut, karena pada dasarnya kamu tidak terlalu akrab dan dekat. Hal ini sangat baik untuk melatih diri memberikan kritik yang lebih objektif terhadap orang lain. Memberikan kritik yang objektif itu cukup sulit, apalagi ke orang yang dekat dengan kita.

Melalui rekan kerja ini, kita bisa belajar untuk menilai orang berdasarkan kinerja mereka tanpa memperhatikan perasaan pribadi. Hal ini akan sangat berguna untuk perkembangan pribadimu di masa depan.

2. Mendapatkan Banyak Perspektif Berbeda

baca juga

Berbicara dengan orang lain yang tidak kita sukai juga bisa memberikan perspektif yang berbeda terhadap berbagai macam hal. Selama kita bergaul, tanpa disadari kita memilih orang-orang yang memiliki pemikiran atau perspektif yang sama dengan kita. Hal ini tentu baik, namun lama-kelamaan akan membatasi pandangan kita.

Dengan berbicara atau bekerja dengan rekan kerja yang menyebalkan, tentu perspektif yang dia berikan akan sangat berbeda. Dia juga tidak akan segan-segan memberi tahu kekurangan kita dari sudut pandang lain yang bisa jadi luput dari pandangan kita. Pola pikir yang berbeda ini akan membuahkan ide-ide atau terobosan baru yang bisa membantu kita di masa depan.

Kita akan mengetahui berbagai hal yang perlu ditingkatkan dan mengetahui pola pikir seseorang yang tidak kita sukai. Suka atau tidak, pada kenyataannya memang kita tidak bisa berekspektasi bahwa semua orang bisa menerima cara pikir kita. Ini adalah cara terbaik untuk introspeksi diri dan mengembangkan kepribadian kita.

3. Bisa Lebih Produktif saat Bekerja

Rekan kerja yang terlalu akrab bisa mengaburkan garis antara hubungan profesional dan pribadi. Ini bisa menyebabkan kamu tidak produktif bekerja, karena terlalu banyak ngobrol sehingga pekerjaan tertunda.

Melalui rekan kerja yang menyebalkan ini, kamu akan lebih fokus bekerja karena hubungan yang tidak terlalu dekat. Ini menyebabkan hubungan tetap dalam garis profesional. Hal ini juga bisa memicu persaingan yang sehat untuk membuktikan diri terhadap rekan kerja, sehingga kita bisa lebih cepat berkembang dan lebih produktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Dicoba, 5 Aktivitas Produktif Saat di Rumah Aja

Bisa Dicoba, 5 Aktivitas Produktif Saat di Rumah Aja

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2020 | 06:20 WIB

Apakah Soft Skill Bisa Ditingkatkan?

Apakah Soft Skill Bisa Ditingkatkan?

Your Say | Selasa, 03 Maret 2020 | 09:44 WIB

Sikap Ambisius di Dunia Kerja, Menguntungkan atau Merugikan?

Sikap Ambisius di Dunia Kerja, Menguntungkan atau Merugikan?

Bisnis | Jum'at, 14 Februari 2020 | 07:20 WIB

Terkini

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:36 WIB

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:20 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:43 WIB

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:21 WIB

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:16 WIB

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:10 WIB

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

MUTU Umumkan Private Placement Rp 29,9 Miliar, Incar Ekspansi Bisnis Karbon

MUTU Umumkan Private Placement Rp 29,9 Miliar, Incar Ekspansi Bisnis Karbon

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:08 WIB

Kenapa Upload File Ditolak Server? Ini 5 Penyebab yang Sering Terjadi

Kenapa Upload File Ditolak Server? Ini 5 Penyebab yang Sering Terjadi

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:00 WIB

×