Prediksi Sri Mulyani soal Pertumbuhan Ekonomi Meleset

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 05 Mei 2020 | 13:10 WIB
Prediksi Sri Mulyani soal Pertumbuhan Ekonomi Meleset
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang triwulan I tahun 2020 hanya sebesar 2,97 persen saja, angka ini tentu jauh dari harapan pemerintah yang menginginkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 4,5 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan 1 2020 ini tumbuh 2,97 persen," kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konfrensi pers secara virtual di Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Angka pertumbuhan tersebut mengalami kontraksi yang cukup besar yakni mencapai 2,41 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Dibandingkan dengan triwulan sebelumnya pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi 2,41 persen," papar Kecuk.

Kecuk menjelaskan rendahnya pertumbuhan ekonomi ini disebabkan oleh pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda dunia sehingga berdampak negatif pada perekonomian global.

"Penyebaran covid-19 ini membuat ekonomi global terkontraksi," katanya.

Tengok saja kata dia beberapa harga komoditas global anjlok akibat virus yang berasal dari Kota Wuhan Provinsi Hubei, China ini.

"Harga komoditas migas dan hasil tambang dipasar internasional mengalami penurunan," kata Kecuk.

Sementara, ekonomi beberapa mitra dagang Indonesia terkontraksi sebagai akibat adanya pembatasan aktivitas lockdown untuk mengendalikan penyerbaran Covid-19.

baca juga

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tampak percaya diri perihal pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2020 ini, dirinya memperkirakan sepanjang periode tersebut ekonomi Indonesia bisa tumbuh 4 persen meskipun ditengah-tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

"Sampai Maret BPS belum keluar (angka pertumbuhan ekonomi) yang tadi now casting kita 4.5 sampai 4.7 (persen) kalau dibandingkan AS yang sudah kontraksi Insya Allah kita diatas 4 itu cukup baik," kata Sri Mulyani dalam rapat secara virtual bersama dengan Komisi XI DPR RI, Kamis (30/4/2020).

Masih positifnya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal tersebut dikarenakan dua bulan pertama tahun 2020 kondisi perekonomian nasional baik-baik saja belum ada tanda-tanda penyebaran virus corona.

Namun sejak awal Maret ketika kasus pasien positif Covid-19 yang pertama diumumkan oleh pemerintah barulah sektor-sektor keuangan mulai terganggu.

"Bulan Maret kemarin adalah masa yang luar biasa sangat menantang karena eskalasi dan tindakan disebut kepanikan akibat menjalarnya pandemik ini telah menyebabkan reaksi yang sangat irasional di sektor keuangan," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Jenis Usaha Ini Kebal dari Hantaman Corona, Malah Untung Banyak

3 Jenis Usaha Ini Kebal dari Hantaman Corona, Malah Untung Banyak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2020 | 12:53 WIB

Dihantam Corona, Ekonomi Indonesia Kuartal I Hanya Tumbuh 2,97 Persen

Dihantam Corona, Ekonomi Indonesia Kuartal I Hanya Tumbuh 2,97 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2020 | 12:32 WIB

Hikmah Wabah Corona, Inflasi Ramadan Lebih Rendah dari Biasanya

Hikmah Wabah Corona, Inflasi Ramadan Lebih Rendah dari Biasanya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2020 | 12:01 WIB

Terkini

30 Ide Hadiah Terbaik untuk Zodiak Sagitarius Cewek dan Cowok

30 Ide Hadiah Terbaik untuk Zodiak Sagitarius Cewek dan Cowok

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 12:55 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Beragam Bansos Bagi Warga Probolinggo Senilai Rp19,631 Miliar

Gubernur Khofifah Salurkan Beragam Bansos Bagi Warga Probolinggo Senilai Rp19,631 Miliar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 12:49 WIB

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:40 WIB

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 12:38 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 12:35 WIB

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

×