Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Menhub Akui Pengawasan Kesehatan di Bandara Soetta Minim

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 11 Mei 2020 | 16:08 WIB
Menhub Akui Pengawasan Kesehatan di Bandara Soetta Minim
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membenarkan bahwa pengawasan kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang (Soetta) terutama pada jumlah personil pengawas kesehatan yang tak sebanding dengan jumlah penumpang yang datang.

Sehingga, beberapa penumpang bisa lolos dari pemeriksaan kesehatan saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

"Kita punya pengalaman pada tanggal 7 mei itu jadi masalah, kenapa jadi masalah, kami sudah menginvetarisasi bahwa petugas dari mereka yang mengawal kesehatan benar hanya 1-2 orang," ujar Menhub saat Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI lewat virtual di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Menurut Menhub, hari ini terdapat 1.300 orang akan tiba di Indonesia. Maka dari itu, ia meminta para operator Bandara untuk bisa mengetatkan pengawasan agar penumpang tak bisa lolos dari pemeriksaan kesehatan.

"Kami juga minta bandara, masing-masing operator melakukan self corection melakukan perbaikan atas apa yang harus ditingkatkan," ucapnya.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura II (Persero) bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melakukan pemeriksaan rapid test terhadap penumpang di dalam penerbangan repatriasi WNI yang baru mendarat di Soekarno-Hatta.

Hal ini merupakan prosedur keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat di tengah pandemi COVID-19.

"Ketika mendarat di Soekarno-Hatta, penumpang pesawat di dalam penerbangan repatriasi diwajibkan antara lain mengisi kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC), pemeriksaan suhu tubuh, lalu menjalani rapid test untuk pendeteksian dini terkait COVID-19," ujar Senior Manager Branch Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Febri Toga dalam keterangannya.

Adapun berkat proses rapid test yang dilakukan oleh KKP kemarin, 7 Mei 2020, dan juga berdasarkan keterangan KKP diketahui terdapat 11 penumpang di dalam penerbangan repatriasi yang terdeteksi reaktif terhadap COVID-19.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Sebut 1.300 Orang dari Luar Negeri Hari Ini Tiba di Soetta

Menhub Sebut 1.300 Orang dari Luar Negeri Hari Ini Tiba di Soetta

Bisnis | Senin, 11 Mei 2020 | 15:44 WIB

Menhub Akui Masih Ada Kebingungan Masyarakat soal Aturan Boleh Bepergian

Menhub Akui Masih Ada Kebingungan Masyarakat soal Aturan Boleh Bepergian

Bisnis | Senin, 11 Mei 2020 | 15:31 WIB

Agen Tiket Bus di Lebak Bulus Bingung dengan Kebijakan Menhub

Agen Tiket Bus di Lebak Bulus Bingung dengan Kebijakan Menhub

Bisnis | Senin, 11 Mei 2020 | 14:32 WIB

Terkini

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:39 WIB

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:12 WIB

×