Produk Ramah Lingkungan akan Dominasi Industri demi Kelangsungan Bumi

Fabiola Febrinastri

Selasa, 07 Juli 2020 | 13:01 WIB
Produk Ramah Lingkungan akan Dominasi Industri demi Kelangsungan Bumi
S1 - Product Design Engineering. (Dok : Prasetiya Mulya)

Suara.com - Penggunaan energi fosil tidak akan mampu bertahan lama. Jumlah sumber daya alam (SDA) yang terbatas mengharuskan masyarakat dan pemerintah harus beralih ke potensi energi baru terbarukan (EBT). Ke depan, pengembangan EBT diramalkan akan mendominasi berbagai industri demi kelangsungan Bumi.

Saat ini, pemerintah tidak mengubah rencana target investasi jangka panjang untuk EBT, yakni sekitar 17,8 miliar dolar AS hingga 2024. Di sisi lain, minat investor memberikan pendanaan untuk pembangunan EBT cukup tinggi, seiring dengan tren global yang gencar mengampanyekan gerakan pelestarian lingkungan.

"Minat orang membangun di (sektor) EBT semakin tinggi, sementara minat mendukung proyek yang berdampak negatif terhadap lingkungan semakin menurun. Banyak yang datang menawarkan pembiayaan untuk bisa berkontribusi terhadap pengembangan EBT di Indonesia," ujar Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Harris.

1. Kemampuan Teknis Jadi Kunci Pembangunan EBT di Indonesia
Selain dukungan dana, kemampuan teknis juga menjadi kunci dalam pembangunan EBT di Indonesia. Oleh karena itu, Universitas Prasetiya Mulya, dengan S-1 Renewable Energy Engineering akan berperan sebagai tenaga ahli dari sisi analisis dan teknis pengelolaan sumber energi terbarukan yang bisa berasal dari air, angin, geotermal, ombak, sampah, dan lainnya.

S-1 Renewable Energy Engineering akan menjawab kebutuhan global dengan kurikulum yang komprehensif. Mahasiswa akan belajar melalui simulasi, eksperimen, dan prototipe rekayasa energi berbasis komputer. Selain itu, mahasiswa akan mengikuti mata kuliah Renewable Energy Project pada semester empat dan enam.

Bukan belajar teori di kelas, melainkan menghabiskan satu semester penuh mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari sebelumnya dalam proyek atau eksperimen laboratorium.

Dukungan fasilitas yang diberikan akan menunjang penuntasan tugas proyek dengan baik. Collaborative STEM Lab Prasetiya Mulya merupakan gedung laboratorium tujuh lantai yang menjadi wahana pembelajaran mahasiswa. Sejumlah alat besar yang bisa dimanfaatkan mahasiswa antara lain, Solar Simulator, Gas Chromatography, High Performance Liquid Chromatography, Bomb Calorimeter, Scanning Electron Microscope, Material Testing, serta software simulasi energi seperti Aspen dan Ansys.

Selain itu, terdapat empat peminatan dalam Program S-1 Renewable Energy Engineering, yakni Solar Photovoltaic, Bioenergy, Fluid Structure Interaction, dan Energy Management.

2. Penggunaan Produk Ramah Lingkungan akan Dukung Keberlanjutan dan Kelestarian Lingkungan
Universitas Prasetiya Mulya, melalui program studi S-1 Product Design Engineering melakukan pengembangan dalam menghasilkan produk inovatif yang bermakna dan relevan saat ini, salah satunya melalui nilai hemat energi dan ramah lingkungan.

baca juga

Dalam program studi ini, mahasiswa mengeksplorasi pengembangan produk teknologi berdasarkan lima lapisan fundamental dalam desain, yaitu aesthetics, interaction, performance, construction, dan meaning atau value.

Mata kuliah terkait kelima lapisan tersebut antara lain, ialah Fundamentals of Drawing dan Product Visualization (mewakili aesthetics), Design for Interaction (mewakili interaction), Statics, Dynamics, dan Energy, Fluids, and Heat (mewakili performance), Materials and Design dan Manufacturing Methods (mewakili construction), serta Design for Meaning (mewakili value atau meaning).

Mata kuliah lain, seperti Product Design and Development dan Business Innovation, akan memberikan wawasan mengenai alur pengembangan dan aspek bisnis dan kewirausahaan.

Peralatan dan fasilitas yang tersedia untuk menunjang perkuliahan dan pembuatan produk mahasiswa antara lain, 3-axis Vertical Milling CNC, Design Assembly Room, 10-kN Universal Testing Machine, Fused Deposition Model 3D printer, stereolithography 3D printer, 3D scanner, Augmented Reality headset, Virtual Reality headset, Physical Ergonomics Lab, Virtual Laboratory (Solidworks & Autodesk CAD & CAE software), dan High Performance Computing Cluster.

3. Investasi Besar dalam Industri EBT akan Berujung pada Perbaikan Bumi
Sementara itu, Program Studi S-1 Product Design Engineering (PDE) melakukan kerja sama dengan perusahaan seperti Vivere dan Dynapack. Selain itu, S-1 PDE juga berkolaborasi dalam penyelenggaraan student exchange jangka pendek dengan Singapore University of Technology and Design dalam bidang Design and Entrepreneurship, serta terdaftar sebagai afiliasi perguruan tinggi di Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII).

Industri EBT dan produk ramah lingkungan, dalam pengembangannya juga mengandalkan peran investasi. S-1 Finance & Banking Universitas Prasetiya Mulya, yang berperan sebagai ahli investasi dalam mengalokasikan aset yang memberikan profit dari bisnis. Lebih dari 70 persen kurikulum di S-1 Finance & Banking mengacu pada Certified Financial Analyst (CFA), sertifikasi profesi prestisius di bidang investasi dan keuangan yang diakui secara internasional.

Besarnya persentase tersebut menjadikan Prasetiya Mulya sebagai satu dari 4 universitas di Indonesia yang bergabung dalam CFA Affiliation Program. Mahasiswa juga memiliki keuntungan dapat mengakses, membandingkan dan menganalisis laporan keuangan perusahaan mana pun di seluruh dunia secara lengkap melalui bloomberg terminal, software penyedia data dan berita pasar secara real time dan global.

Investasi besar dalam industri EBT dan dukungan produk yang hemat energi dan ramah lingkungan akan berujung pada perbaikan Bumi. Transisi ini menjanjikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat ke tingkat yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramah Lingkungan, Sepatu Vegan Ini Jadi Incaran Banyak Orang

Ramah Lingkungan, Sepatu Vegan Ini Jadi Incaran Banyak Orang

Lifestyle | Jum'at, 24 Januari 2020 | 14:09 WIB

Sebesar Inilah Kadar Ramah Lingkungan BBG Dibandingkan BBM

Sebesar Inilah Kadar Ramah Lingkungan BBG Dibandingkan BBM

Otomotif | Sabtu, 28 September 2019 | 17:00 WIB

Unik, Seniman Ini Bikin Kalung Berhias Tanaman Hidup

Unik, Seniman Ini Bikin Kalung Berhias Tanaman Hidup

Lifestyle | Selasa, 08 Januari 2019 | 12:41 WIB

Ramah Lingkungan, Reebok Rilis Sepatu Berbahan Tanaman

Ramah Lingkungan, Reebok Rilis Sepatu Berbahan Tanaman

Lifestyle | Selasa, 04 September 2018 | 20:00 WIB

Yuk! Cintai Lingkungan dengan Produk Kecantikan Ini

Yuk! Cintai Lingkungan dengan Produk Kecantikan Ini

Lifestyle | Kamis, 13 Juli 2017 | 17:05 WIB

Tetap Cantik Meski Peduli Lingkungan, Bisa Loh!

Tetap Cantik Meski Peduli Lingkungan, Bisa Loh!

Lifestyle | Kamis, 07 April 2016 | 19:02 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×