Sebesar Inilah Kadar Ramah Lingkungan BBG Dibandingkan BBM

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 28 September 2019 | 17:00 WIB
Sebesar Inilah Kadar Ramah Lingkungan BBG Dibandingkan BBM
Seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta melakukan uji emisi kendaraan dinas saat peluncuran aplikasi e-Uji Emisi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/8/2019). Pemprov DKI Jakarta meluncurkan aplikasi e-Uji Emisi untuk mempermudah masyarakat melakukan uji emisi kendaraan [ANTARA Foto/Adnan Nanda/wpa/nz].

Suara.com - Seberapa besar kadar ramah lingkungan dari Bahan Bakar Minyak (BBM) dibandingkan Bahan Bakar Gas (BBG), Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) telah melakukan penelitian. Hasilnya keren punya.

Yup, seperti dikutip dari kantor berita Antara, KPBB telah melakukan pengujian emisi kendaraan atas mobil dengan parameter sama dan materi dua macam bahan bakar yang berbeda.

Ilustrasi mobil berbahan bakar gas [shutterstock]
Ilustrasi mobil berbahan bakar gas [Shutterstock]

Pengujian ini dilakukan pada 2008, dengan subjek penelitian kendaraan bermotor berspesifikasi standar euro dua. Dari hasil uji itu, emisi bahan bakar hanya tersisa sekitar 10 persen untuk kategori BBG. Atau dengan kata lain, kendaraan bermotor yang menggunakan BBG bakal 90 persen jauh lebih ramah lingkungan jika dibandingkan menggunakan BBM.

"Kami sudah melakukan pengujian emisi kendaraan yang sama menggunakan BBG, hasilnya jauh lebih ramah lingkungan," papar Ahmad Safrudin, Direktur Eksekutif KPBB saat konferensi pers di Kantor KPBB Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Sehingga, bisa disimpulkan bahwa pengurangan emisi gas buang kendaraan bermotor di Ibu Kota Jakarta bisa ditekan melalui penggunaan BBG.

"Karena emisi kendaraan bermotor itu sangat tergantung pada jenis bahan bakarnya," tandasnya.

Bahkan, menurut Ahmad Safrudin, dari hasil uji kendaraan bermotor standar euro dua menggunakan BBG, hasil emisinya setara dengan euro enam.

Kelebihan kendaraan menggunakan BBG dikarenakan emisi yang dihasilkan tidak mengandung sulfur sehingga partikel debu jauh lebih kecil apabila dibandingkan BBM.

Lebih jauh, jika pemerintah kesulitan menerapkan standar euro enam sebagai kendaraan umum di ibu kota, maka konversi BBM ke BBG merupakan alternatif terbaik.

baca juga

Meskipun demikian, Ahmad Safrudin mengakui belum memiliki data berapa pengurangan emisi gas kendaraan bermotor BBG sejak diterapkan Peraturan Gubernur (Pergub) 141 tahun 2017 tentang pemanfaatan gas untuk transportasi umum.

Secara global KPBB belum mempunyai data. Namun, apabila pemerintah membutuhkan maka simulasi uji emisi secara menyeluruh bisa dilakukan sehingga kualitas udara di Jakarta juga bisa diketahui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semangat Harhubnas, Bakal Meluncur Mobil Kancil Ramah Lingkungan

Semangat Harhubnas, Bakal Meluncur Mobil Kancil Ramah Lingkungan

Otomotif | Kamis, 19 September 2019 | 06:00 WIB

Pemkot Tangerang Gelar Uji Emisi Gratis, Bila Tak Lulus Mesti ke ...

Pemkot Tangerang Gelar Uji Emisi Gratis, Bila Tak Lulus Mesti ke ...

Otomotif | Rabu, 18 September 2019 | 13:00 WIB

KPBB Mengimbau Pemprov DKI Jakarta Kurangi Polusi Dengan Cara Begini

KPBB Mengimbau Pemprov DKI Jakarta Kurangi Polusi Dengan Cara Begini

Otomotif | Jum'at, 13 September 2019 | 12:10 WIB

Terkini

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Video | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:55 WIB

Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November

Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November

Jawa Tengah | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Berawal dari Toko Sembako, Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi

Berawal dari Toko Sembako, Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 21:38 WIB

Kronologi 5 Jurnalis Foto Hilang Kontak di Perairan Gunung Anak Krakatau, Basarnas Sisir Selat Sunda

Kronologi 5 Jurnalis Foto Hilang Kontak di Perairan Gunung Anak Krakatau, Basarnas Sisir Selat Sunda

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:35 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Diburu, Puluhan Ribu Batang Diamankan di Lamongan

Peredaran Rokok Ilegal Diburu, Puluhan Ribu Batang Diamankan di Lamongan

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 21:34 WIB

Ancaman Abu Vulkanik Belum Surut, Siswa SMA di Banten Lanjut Belajar dari Rumah Hingga 11 September

Ancaman Abu Vulkanik Belum Surut, Siswa SMA di Banten Lanjut Belajar dari Rumah Hingga 11 September

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 21:32 WIB

×