Bareksa Catatkan Rekor Penjualan Surat Berharga Negara

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:35 WIB
Bareksa Catatkan Rekor Penjualan Surat Berharga Negara
Bareksa Catatkan Rekor Penjualan Surat Berharga Negara. (Dok: Bareksa)

Suara.com - Tren penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online, terus meningkat tajam. Yang menarik, di tengah pandemi Covid-19 dan memasuki era New Normal, marketplace finansial Bareksa membukukan rekor tertinggi penjualan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI017, sejak ditunjuk menjadi mitra distribusi Kementerian Keuangan RI pada April 2018.

Pada penutupan penawaran 9 Juli, nilai penjualan ORI017 di Bareksa melesat 608 persen dibandingkan ORI016 jauh lebih tinggi dari angka pertumbuhan secara nasional. Jumlah nasabah juga melonjak drastis sebesar 382 persen.

Masa penawaran ORI017 dibuka sejak 15 Juni hingga 9 Juli 2020. Total angka penjualan ORI017 secara nasional mencapai sekitar Rp 18,33 triliun. Angka ini naik 123 persen dari realisasi penjualan ORI016 yang hanya Rp 8,2 triliun.

Atas capaian ini, Co-founder atau CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra mengatakan, kontribusi nilai penjualan ORI017 dari Bareksa terhadap total penjualan nasional melesat tiga kali lipat dibandingkan ORI016. Ini rekor tertinggi sepanjang sejarah penjualan SBN di Bareksa.

"Fenomena ini menarik dan penting untuk kita cermati bersama. Di tengah pandemi Covid-19 dan era New Normal, kita justru melihat akselerasi penjualan di segmen retail melalui teknologi digital dan terus meluasnya demokratisasi obligasi negara yang sebelumnya merupakan wilayah yang elitis, yang jauh dari jangkauan masyarakat luas," kata Karaniya dalam keterangannya yang ditulis, Sabtu (11/7/2020).

Sebelumnya penjualan SBN tertinggi di Bareksa terjadi pada penjualan Savings Bond Ritel seri SBR005 yang ditawarkan pada Januari 2019 lalu. Tidak hanya dari sisi nominal pembelian, jumlah investor yang melakukan pembelian di Bareksa juga mencetak rekor.

Per tanggal 9 Juli 2020, jumlah investor yang membeli ORI017 di Bareksa dibandingkan jumlah investor secara nasional mencapai sekitar 12 persen. Sebelumnya, rata-rata kontribusi jumlah investor dari Bareksa berkisar 10 persen.

Seperti diketahui, imbal hasil SBN 100 persen dijamin pemerintah. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar modal akibat pandemi Covid-19, produk investasi yang aman risiko seperti SBN semakin menarik minat investor ritel.

"Ini momentum yang bagus untuk semakin memasyarakatkan dan mendemokratisasi pasar SBN kita, sehingga pemerintah memiliki sumber pendanaan baru yang berasal dari segmen investor ritel. Bareksa akan terus mendukung Kementerian Keuangan RI dalam mencapai tujuan strategis bagi perekonomian nasional ini," imbuh Karaniya.

baca juga

Seri ORI017 merupakan SBN yang dapat diperdagangkan (tradable) ketiga setelah seri ORI016 dan SR012 mulai dijual secara online. Secara nasional, hasil penjualan ORI17 juga lebih tinggi 51,48 persen, dari realisasi penjualan Sukuk Ritel (SR012) pada Februari 2020, yang mencapai Rp 12,1 triliun.

Akan tetapi, penjualan ORI17 di Bareksa justru melonjak 307 persen atau lebih dari empat kali lipat realisasi penjualan SR012 dari sisi nilai transaksi dan naik lebih dari tiga kali lipat dari sisi jumlah investor yang melakukan pembelian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Andalkan BI Beli SBN Rp 397 Triliun Buat Program PEN

Sri Mulyani Andalkan BI Beli SBN Rp 397 Triliun Buat Program PEN

Bisnis | Senin, 06 Juli 2020 | 19:48 WIB

Tutupi Bolong Anggaran, Sri Mulyani Kejar Penerbitan SBN Rp 900,4 Triliun

Tutupi Bolong Anggaran, Sri Mulyani Kejar Penerbitan SBN Rp 900,4 Triliun

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2020 | 10:41 WIB

Menjaga Negeri Lewat Investasi di ORI017

Menjaga Negeri Lewat Investasi di ORI017

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2020 | 08:56 WIB

Terkini

Apa Saja Opsi Motor Matic Baru di Bawah Rp25 Juta? Ini 6 Opsinya

Apa Saja Opsi Motor Matic Baru di Bawah Rp25 Juta? Ini 6 Opsinya

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 18:31 WIB

Series Still Single: Saat Jodoh Tidak Sesuai Ramalan Zodiak

Series Still Single: Saat Jodoh Tidak Sesuai Ramalan Zodiak

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:30 WIB

Deretan Momen Manis Shin Tae-yong dan Marselino Ferdinan: Kaki Diinjak hingga Nebeng Pulang

Deretan Momen Manis Shin Tae-yong dan Marselino Ferdinan: Kaki Diinjak hingga Nebeng Pulang

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 18:28 WIB

Pengusaha Bisa Tersenyum, Insentif Pajak 2026 Tembus Rp576 Triliun

Pengusaha Bisa Tersenyum, Insentif Pajak 2026 Tembus Rp576 Triliun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:26 WIB

Menjelajah Kemegahan Heydar Aliyev Center, Ikon Arsitektur Kota Baku

Menjelajah Kemegahan Heydar Aliyev Center, Ikon Arsitektur Kota Baku

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 18:23 WIB

BUMN Dana Pensiun Mulai Investasi SDM dari Anak Peserta

BUMN Dana Pensiun Mulai Investasi SDM dari Anak Peserta

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:22 WIB

Psywar Ala Bintang Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia: Kami Tak Takut

Psywar Ala Bintang Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia: Kami Tak Takut

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 18:13 WIB

Harga BBM Pertalite Tetap Hingga Akhir Tahun Dibanderol Rp10.000/Liter

Harga BBM Pertalite Tetap Hingga Akhir Tahun Dibanderol Rp10.000/Liter

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:12 WIB

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:09 WIB

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:08 WIB

×