Bansos Jadi Jurus Sri Mulyani Tekan Peningkatan Orang Miskin

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 16 Juli 2020 | 15:26 WIB
Bansos Jadi Jurus Sri Mulyani Tekan Peningkatan Orang Miskin
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 telah membawa jumlah penduduk miskin di Indonesia meningkat 1,63 juta orang pada Maret 2020, agar jumlah ini tak makin meningkat pemerintah bakal terus menggelontorkan bantuan sosial (bansos) kepada kelompok masyarakat yang rentan miskin.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bahkan mengatakan bahwa wabah ini diperkirakan belum akan selesai sampai akhir tahun ini.

"Covid mungkin tidak selesai akhir tahun maka semua program perlindungan sosial sudah diperpanjang hingga Desember," kata Sri Mulyani dalam acara 'Indonesia Economic Prospect' yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (16/7/2020).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, bahwa corona benar-benar meluluhlantakkan pendapatan masyarakat kecil ke bawah, sehingga perlu dibantu oleh pemerintah agar tetap bisa bertahan di tengah pandemi.

"Perlindungan sosial di Indonesia sudah diperluas karena pandemi ini sudah mempengaruhi bukan hanya dari pekerjaan, tapi penghasilan masyarakat," katanya.

Bahkan kata dia, pemerintah telah melakukan evaluasi secara mendalam agar bantuan pemerintah tepat sasaran dan benar-benar dinikmati hingga masyarakat kelas paling bawah.

"Program yang sudah diluncurkan di 2020 dan akan dievaluasi berapa yang akan dilanjutkan dan kelompok sasaran, dan ini kami diskusikan dengan parlemen dan dokumennya sudah kami masukan, dan masih ada waktu ini sudah efektif ini sudah baik," pungkasnya.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah penduduk miskin di Indonesia, hasilnya pada bulan Maret 2020 angkanya naik sebesar 0,56 persen atau setara 1,63 juta orang, sehingga total penduduk miskin di Indonesia mencapai 26,42 juta jiwa atau setara 9,78 persen dari total penduduk Indonesia.

Peningkatan jumlah penduduk miskin ini terjadi karena pengaruh menurunnya pendapatan masyarakat sejak wabah covid-19 masuk ke Indonesia pada Maret 2020.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Omnibus Law dan Tuntut Bansos, Buruh di Jogja Gelar Unjuk Rasa

Tolak Omnibus Law dan Tuntut Bansos, Buruh di Jogja Gelar Unjuk Rasa

Jogja | Kamis, 16 Juli 2020 | 12:36 WIB

120 Juta Orang Masuk ke Jurang Kemiskinan Imbas Corona

120 Juta Orang Masuk ke Jurang Kemiskinan Imbas Corona

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2020 | 11:51 WIB

Orang Miskin Bertambah 1,63 Juta Jiwa, Sri Mulyani Salahkan PSBB

Orang Miskin Bertambah 1,63 Juta Jiwa, Sri Mulyani Salahkan PSBB

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2020 | 11:22 WIB

Terkini

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

×