Data Penumpang dan Driver Bocor, Grab Kena Denda di Singapura

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 17 September 2020 | 15:14 WIB
Data Penumpang dan Driver Bocor, Grab Kena Denda di Singapura
Aplikasi layanan transportasi online Grab pada sebuah ponsel dan komputer. [Shutterstock]

Suara.com - Pengawas privasi Singapura, Komisi Perlindungan Data Pribadi (PDPC) kembali mendenda aplikasi layanan taksi online GrabCar sebesar 10 ribu dolar Singapura.

GrabHitch - unit bisnis startup Grab dinilai telah melakukan update aplikasi yang membuat data bocor dan mengancam penyalahgunaan data pribadi.

Dalam keterangan resmi yang dirilis 10 September 2020 lalu, PDPC menyebutkan pembaharuan aplikasi itu membuat sejumlah data pengguna dan driver berisiko diakses secara tidak sah.

Hal ini termasuk pelanggaran keempat dari peraturan privasi data dan tergolong penyebab kekhawatiran yang signifikan.

Meski pembaruan aplikasi tersebut hanya berlangsung selama 40 menit karena Grab langsung mengembalikan ke aplikasi versi sebelumnya dan mengambil langkah korektif.

Wakil Komisaris PDPC Yeong Zee Kin mengatakan bisnis perusahaan melibatkan pemrosesan data pribadi dalam jumlah besar setiap harinya.

"Ini menjadi penyebab kekhawatiran yang signifikan," kata dia dalam keterangan resmi, dikutip dari channelnewsasia.com, Kamis (17/9/2020).

Pada 30 Agustus 2019, GrabCar melaporkan kepada PDPC bahwa data profil 5.651 pengemudi GrabHitch terpapar risiko akses tidak sah oleh pengemudi GrabHitch lainnya lewat aplikasi Grab. Setelah ditelisik penyebabnya adalah pembaruan pada aplikasi di hari yang sama.

"Pembaruan ini bertujuan untuk mengatasi potensi kerentanan yang ditemukan dalam aplikasi Grab," kata Yeong.

baca juga

Dia menjelaskan URL (uniform resource locator) antar muka pemrograman aplikasi tersebut memungkinkan pengemudi GrabHitch untuk mengakses data mereka.

Melalui itu, pengemudi dapat melihat ID pengguna, sehingga berpotensi untuk dimanipulasi dan digunakan untuk mengakses data pengemudi lain.

Untuk memperbaiki risiko tersebut, perseroan melakukan pembaruan dan menghapus ID pengguna dari URL. Kemudian, ID pengguna tersebut disingkat menjadi "pengguna/profil" dengan kode statik (hard-coded).

Namun, perusahaan layanan taksi online itu gagal memperhitungkan mekanisme cache berbasis URL di aplikasi tersebut.

Mekanisme cache itu terkonfigurasi untuk menyegarkan setiap 10 detik. Mekanisme ini menyajikan konten yang disimpan dalam cache sebagai tanggapan atas permintaan data. Sehingga dapat mengurangi beban akses langsung ke database GrabCar.

Dengan pembaruan tersebut, semua URL di aplikasi Grab diakhiri dengan "pengguna/profil" tanpa "userID". Dengan demikian, hal ini mengarahkan permintaan data ke akun pengemudi GrabHitch yang benar. Mekanisme caching tidak dapat lagi membedakan antara pengemudi.

Kendati demikian, Yeong menuturkan GrabCar tidak menerapkan proses yang cukup kuat untuk mengelola perubahan pada sistem teknologi informasinya. Hal itu pun dapat membahayakan data pribadi yang sedang diproses.

"Ini adalah kesalahan yang sangat besar, mengingat ini adalah kedua kalinya (GrabCar) melakukan kesalahan serupa meskipun dengan sistem yang berbeda," sebut Yeong.

Sementara itu, Grab mengaku telah menerapkan proses yang lebih kuat untuk mencegah kesalahan itu terualang kembali.

"Kami telah memperkenalkan proses yang lebih kuat, terutama yang berkaitan dengan pengujian lingkungan teknologi informasi kami," ungkap Grab.

Perseroan juga melakukan pembaharuan pada prosedur tata Kelola. Grab juga melakukan tinjauan arsitektur dari aplikasi lama miliknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingatkan Penumpang untuk Memakai Masker, Sopir Bus Ini Malah Dicekik

Ingatkan Penumpang untuk Memakai Masker, Sopir Bus Ini Malah Dicekik

News | Kamis, 17 September 2020 | 14:28 WIB

Bantu Industri Pariwisata, Singapura Beri Warganya Voucher Liburan Gratis

Bantu Industri Pariwisata, Singapura Beri Warganya Voucher Liburan Gratis

News | Rabu, 16 September 2020 | 18:56 WIB

7 Rekomendasi Tempat Wisata Singapore

7 Rekomendasi Tempat Wisata Singapore

Lifestyle | Senin, 14 September 2020 | 19:34 WIB

Terkini

Orang Dalam Berkhianat! Eks Satpam Dalangi Pencurian Kabel Rp480 Juta di Lampung Tengah

Orang Dalam Berkhianat! Eks Satpam Dalangi Pencurian Kabel Rp480 Juta di Lampung Tengah

Lampung | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:45 WIB

ICCN Sampaikan 10 Manifesto Suara Ekraf Indonesia Lewat Pertunjukan Teatrikal di WCCE 2026

ICCN Sampaikan 10 Manifesto Suara Ekraf Indonesia Lewat Pertunjukan Teatrikal di WCCE 2026

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Perhatikan Urutan Skincare, Ini 7 Cara Mencegah agar Sunscreen Tidak Pilling

Perhatikan Urutan Skincare, Ini 7 Cara Mencegah agar Sunscreen Tidak Pilling

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:20 WIB

SGER Lunasi Obligasi Senilai Rp273,64 Miliar

SGER Lunasi Obligasi Senilai Rp273,64 Miliar

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Belajar Atur Waktu Layar Anak Lewat Buku Cerita Gara-Gara Game Online

Belajar Atur Waktu Layar Anak Lewat Buku Cerita Gara-Gara Game Online

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Kali Bekasi Kembali Menghitam dan Berbusa

Kali Bekasi Kembali Menghitam dan Berbusa

Foto | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Tak Sekadar Syarat Keberangkatan, Mengapa Pemeriksaan Kesehatan Calon Pekerja Migran Penting?

Tak Sekadar Syarat Keberangkatan, Mengapa Pemeriksaan Kesehatan Calon Pekerja Migran Penting?

Health | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:57 WIB

BMKG: Ada Potensi Hujan di Sumatra dan Kalimantan Hari Ini

BMKG: Ada Potensi Hujan di Sumatra dan Kalimantan Hari Ini

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:56 WIB

Riset: Adaptasi Hunian terhadap Panas Perkotaan Tentukan Masa Depan Kota di Asia Tenggara

Riset: Adaptasi Hunian terhadap Panas Perkotaan Tentukan Masa Depan Kota di Asia Tenggara

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Bank Mandiri Sudah Salurkan Kredit Rp1,606 Triliun, Tumbuh 16 Persen

Bank Mandiri Sudah Salurkan Kredit Rp1,606 Triliun, Tumbuh 16 Persen

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:43 WIB

×