Kemensos Tingkatkan Bantuan demi Kurangi Dampak Ekonomi akibat Pandemi

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 10:10 WIB
Kemensos Tingkatkan Bantuan demi Kurangi Dampak Ekonomi akibat Pandemi
Mensos, Juliari P Batubara, dalam Plenary Session, Rabu (21/10/2020). (Dok : Kemensos)

Suara.com - Demi mengurangi dampak sosial-ekonomi selama pandemi Covid-19, Kementerian Sosial (Kemensos) meningkatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), memperluas cakupan Program Sembako, menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres), dan Bantuan Sosial Tunai untuk 20 juta rumah tangga.

“Pemerintah memiliki sistem perlindungan sosial, identifikasi dan pemilihan penerima manfaat, pembayaran serta memantau program melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), ” ujar Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara, dalam Plenary Session bertema "Long-term Resilience in a Post-Covid World", sebagai bagian dari event For Making Finance Work for Women Virtual Summit 2020, Rabu (21/10/2020).

Pada kesempatan itu, pemerintah mengakui pentingnya kesetaraan gender, dalam pembangunan dengan tujuan pengentasan kemiskinan di Indonesia. Dalam perlindungan sosial, Kemensos menyebut berhasil menargetkan individu dan keluarga miskin untuk mengurangi angka kemiskinan, sekaligus gerak cepat merespons bencana.

“Meningkatkan kesejahteraan sosial warga, tunjangan pra kerja, menggratiskan tagihan listrik, dana desa, bantuan tunai bersyarat, bantuan darurat dan alat pelindung diri, memberikan layanan konseling dan dukungan psikososial, serta meningkatan kapasitas bagi fasilitator program, ” paparnya lagi.

Berbagai program pemerintah tersebut menargetkan 30 juta warga miskin, kelompok miskin baru, kelompok rentan seperti lanjut usia, perempuan berpenghasilan rendah, penyandang disabilitas, serta pekerja informal terdampak Covid-19.

“Ada tantangan tidak hanya dari keakuratan penerima, tetapi menghindari tumpang tindih dalam pencairan bantuan sosial tersebut,” jelas Juliari.

DTKS yang berfungsi sebagai bank data lengkap, berisi status sosial ekonomi warga dan divalidasi teratur, memungkinkan pemerintah memiliki informasi valid untuk menentukan setiap keluarga yang berhak menerima bantuan sosial.

“Manfaat lain DTKS, agar semakin tepat sasaran perlindungan sosial, baik dari pemerintah pusat dan daerah, serta untuk mendukung perluasan layanan yang lebih cepat, serta ketahanan jangka panjang upaya perlindungan sosial,” terangnya.

Agar mencapai ketahanan jangka panjang warga pasca Covid-19, pemerintah belajar dari pengalaman jaring pengaman sosial dalam penyelenggaraan layanan publik dengan empat langkah.

baca juga

Pertama, perlindungan sosial akan terus dilakukan dalam jangka menengah dan perlu mendapat dukungan untuk memastikan jaring pengaman sosial Covid-19 berfungsi secara efektif dan efisien.

Kedua, penanganan Covid-19 difokuskan pada bantuan sosial dan asuransi sosial, dengan intervensi terbatas sehubungan dengan layanan perawatan sosial. Investasi selanjutnya juga diarahkan pada layanan sosial.

Ketiga, memperluas sistem perlindungan sosial, memasukkan program sensitif gender, membuat sistem lebih responsif terhadap krisis di masa depan akan menjadi komponen penting dari fase pemulihan, membantu ekonomi untuk membangun kembali dengan lebih baik serta membangun ketahanan warga.

Keempat, tidak kalah penting, mendorong solusi digital dalam pemberian perlindungan sosial. Digitalisasi bantuan sosial (bansos) mampu menjawab tantangan terkait mengkomunikasikan hak, menyalurkan uang atau makanan masih terbatasan gerak dan pertemuan besar.

“Semua kebijakan bisa meningkatkan ketahanan, sekaligus mengubah program perlindungan sosial jika diperlukan dengan inovasi, sebab kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, kita semua bersama-sama, ” pungkas Juliari.

Turut hadir dalam plenary session tersebut, Kshama Fernandes, Direktur Pelaksana & Chief Executive Officer; Northern Arc Capital Ltd Ms. Ceyla Pazarbasioglu; Wakil Presiden untuk Pertumbuhan yang Setara Keuangan dan Lembaga (EFI) di Bank Dunia Ms. Janet Truncale; serta Organisasi Jasa Keuangan (FSO).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi, Libur Panjang? Coba Ajak Anak Berkebun di Rumah, Ini Tipsnya

Pandemi, Libur Panjang? Coba Ajak Anak Berkebun di Rumah, Ini Tipsnya

Riau | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 10:05 WIB

Ini Produk Anak yang Paling Diburu Orangtua Saat Pandemi Covid-19

Ini Produk Anak yang Paling Diburu Orangtua Saat Pandemi Covid-19

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:51 WIB

Meeting Online di Rumah Tetap Produktif, Ini Caranya

Meeting Online di Rumah Tetap Produktif, Ini Caranya

Video | Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:44 WIB

Anggaran Terserap dengan Baik, Kemensos Dapat Pujian DPR

Anggaran Terserap dengan Baik, Kemensos Dapat Pujian DPR

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 11:25 WIB

Bar dan Kafe Tutup, Belgia Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

Bar dan Kafe Tutup, Belgia Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

Video | Kamis, 22 Oktober 2020 | 11:30 WIB

Libur Panjang Akhir Bulan di Rumah Aja? Yuk Isi dengan 5 Kegiatan Asyik Ini

Libur Panjang Akhir Bulan di Rumah Aja? Yuk Isi dengan 5 Kegiatan Asyik Ini

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×