Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Memulai Bisnis Kecil-kecilan, Kini Pengusaha Ini Raup Omzet Miliaran Rupiah

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 15:10 WIB
Memulai Bisnis Kecil-kecilan, Kini Pengusaha Ini Raup Omzet Miliaran Rupiah
Laksono Prayogi (34), pemuda asal Bandung, yang sukses mengembangkan fashion. (Dok : BRI)

Suara.com - Ide untuk memulai usaha bisa datang dari siapapun dan kapanpun. Bahkan, acap kali kehadirannya tidak diduga-duga, datang di waktu yang tidak terbayangkan.

Hal ini diamini Laksono Prayogi (34), pemuda asal Bandung, Jawa Barat, yang sukses mengembangkan usaha produk fashion dan meraih berkah pasar di masa pandemi. Laksono bersama istri mendapat inspirasi untuk membuka usaha produksi piyama wanita dengan merek "CKL Looks", di saat yang unik, yaitu ketika tengah menantikan kelahiran buah hati pertama.

Cerita bermula 3 tahun lalu. Pada medio 2017, ketika tengah menantikan kelahiran anak pertama, Laksono mulai fokus mencari pakaian yang nyaman untuk ibu hamil dan menyusui.

Tak diduga, dari hasil pencariannya tersebut, terbesit ide untuk memanfaatkan kebutuhan sang istri. Dia berpikir, mengapa tidak memanfaatkan kebutuhan tersebut sebagai pijakan untuk mulai berjualan pakaian yang nyaman bagi wanita?

“Awalnya, CKL Looks lahir dari kebutuhan ibu menyusui akan busana yang nyaman. Setelah itu, banyak pelanggan yang melirik produk kami,” ujar Laksono ketika dihubungi lewat telepon, Jabar, Jumat (23/10/2020).

Setelah itu, Laksono dan istri pun mulai usaha kecil-kecilan, berjualan pakaian untuk ibu menyusui. Dihadapkan pada munculnya kebutuhan pelanggan yang makin beragam, Laksono mulai menjual produk sandang yang lebih menjangkau kebutuhan para perempuan, yaitu piyama.

Piyama dipilih bukan tanpa alasan. Pelanggan CKL Looks di awal berdiri, banyak yang curhat kesulitan menemukan piyama multifungsi. Mereka ingin memiliki piyama yang bisa dikenakan untuk, tidak hanya tidur, namun juga saat menerima tamu, berbelanja, hingga pergi ke kantor atau bersantai di kala libur.

Alhasil, Laksono dan istri pun membanting setir produksi dan mulai membuat piyama casual untuk wanita. Tak disangka, keputusan mereka mendapat sambutan baik.

Alih-alih kehilangan pelanggan, jumlah pembeli produk mereka justru terus bertambah.

baca juga

“Karena pembeli makin banyak, akhirnya kami sematkan brand CKL Looks. Nama brand ini terinspirasi anak saya yang bernama Cassandra Keil Laksono,” kata Laksono.

Di awal berjualan piyama, Laksono menemui kendala dalam hal produksi. Produksi piyama kerap mengandalkan tenaga konveksi dan vendor yang berbeda-beda.

Akibatnya kualitas piyamanya pun tidak merata. Terkadang sesuai harapan, tapi tak jarang juga yang gagal total.

Namun rintangan ini tidak mematikan semangat Laksono dan istri. Mereka tetap tekun memproduksi piyama dengan brand sendiri. Hingga akhirnya, rezeki menghampiri mereka di awal 2020.

Saat pandemi Covid-19 mulai merebak, Laksono dan istri justru menuai berkah. Sejak awal tahun, permintaan produk piyama CKL Looks makin banyak.

Kondisi ini dimulai dari melonjaknya permintaan hingga mencapai 5.000 piyama dalam waktu dua pekan. Karena membludaknya pesanan, Laksono mulai membenahi seluruh sistem produksi, distribusi, dan pelayanan pelanggan.

Hingga akhirnya, ia dan istri memutuskan untuk fokus memproduksi piyama di salah satu pabrik pakaian (garmen) berkualitas ekspor.

Keputusan tersebut menuai hasil positif. Kualitas produk yang meningkat membuat pesanan CKL Looks membludak, hingga kini mencapai 20.000 piyama setiap bulan. Omset CKL Looks juga melonjak hingga sekitar Rp 4 miliar - Rp5 miliar per bulannya.

“Karena pesanan makin banyak, saya butuh tempat penampungan yang lebih besar. Saya sempat kesulitan mencari dana untuk memenuhi kebutuhan ini, hingga akhirnya datang kesempatan untuk mengajukan kredit dari BRI,” ungkap Laksono.

Menurut Laksono, kesulitan dialami karena kebutuhannya untuk ekspansi tempat usaha tiba di tengah pandemi. Banyak lembaga keuangan yang menahan diri untuk menyalurkan pembiayaan. Akan tetapi, hal yang sama tidak dialami ketika ia mengajukan kredit ke BRI.

Dia bahkan menyebut, respons BRI begitu cepat untuk menjawab kebutuhannya. Hal ini sangat membantu keberlangsungan usahanya yang mendesak. Alhasil, setelah melalui proses yang singkat dan memenuhi segala persyaratan, Laksono berhasil mendapat kucuran kredit investasi dari BRI Kantor Cabang Bandung Martadinata.

“Saya suka sekali marketingnya BRI ini, sangat kooperatif dan aktif menghubungi saya agar proses pembiayaan selesai cepat. Akhirnya alhamdulillah, pinjaman bisa saya dapatkan untuk ekspansi tempat usaha,” ujarnya.

Efisiensi waktu penyaluran pembiayaan memang telah diimplementasikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, setelah perseroan mentransformasi layanan hingga bertumpu pada penggunaan teknologi dan sistem digital. Melalui konsep go shorter, go smaller, and go faster, BRI bertekad menjadi bank terdepan untuk menjawab seluruh kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan.

Direktur Utama BRI, Sunarso mengatakan, penerapan sistem digital untuk menyalurkan pembiayaan dan berbagai insentif bagi pelaku usaha makin intensif dilakukan selama pandemi. Bantuan yang cepat dan penyaluran pembiayaan bagi pelaku usaha diharapkan berdampak pada membaiknya kondisi perekonomian masyarakat.

“Bagi BRI yang fokus di UMKM, meskipun krisis, pada situasi seberat apapun, BRI harus terus ekspansi. Dukungan bagi mereka [UMKM] justru harus dimaksimalkan agar roda perekonomian bisa segera berjalan normal. Untuk itu, BRI siap menjadi garda terdepan untuk membantu segala kebutuhan layanan keuangan masyarakat,” tutup Sunarso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Antre Ambil Bantuan Sosial di Bank, Satpol PP Minta Warga Jaga Jarak

Marak Antre Ambil Bantuan Sosial di Bank, Satpol PP Minta Warga Jaga Jarak

Jogja | Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:00 WIB

OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit, Ini Respons BRI

OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit, Ini Respons BRI

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:55 WIB

Cara Cek Penerima BLT UMKM secara Online via eform.bri.co.id

Cara Cek Penerima BLT UMKM secara Online via eform.bri.co.id

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:04 WIB

Gandeng Pegadaian, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan Manfaat Gadai Efek

Gandeng Pegadaian, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan Manfaat Gadai Efek

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:46 WIB

BRI Permudah Masyarakat Terima Bantuan BPUM dari Pemerintah

BRI Permudah Masyarakat Terima Bantuan BPUM dari Pemerintah

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:38 WIB

BRI Berpotensi Kembali Turunkan Suku Bunga Dasar Kredit

BRI Berpotensi Kembali Turunkan Suku Bunga Dasar Kredit

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2020 | 11:50 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:39 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08 WIB

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:49 WIB

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:45 WIB

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:40 WIB

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

×