Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Tahun Depan, Sektor Pertanian Diprediksi Masih Masih Terus Tumbuh

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Minggu, 08 November 2020 | 10:22 WIB
Tahun Depan, Sektor Pertanian Diprediksi Masih Masih Terus Tumbuh
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Dok : Kementan).

Suara.com - Ketua Departemen Ilmu Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB), Sahara menilai sektor pertanian diprediksi masih akan terus tumbuh pada kuartal berikutnya.

Selain mengapresiasi kinerja sektor pangan, hal ini bisa dilihat dari kebutuhan masyarakat yang setiap tahun terus bertambah. Apalagi pangan merupakan kebutuhan dasar yang wajib terpenuhi setiap hari.

"Agriculture merupakan sektor basis di Indonesia dari dulu, sekarang dan dimasa yang akan datang. Apalagi saat pandemi seperti sekarang pengeluaran masyarakat terhadap kebutuhan sekunder dan kebutuhan tersier pasti berkurang," ujar Sahara, Minggu, (8/11/2020).

Hal ini terlihat dari peningkatan kontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB) di kuartal III yang makin menguat menjadi sebesar 14,58 persen.

Diperkirakan, sektor pertanian terbukti mampu menjadi penyelamat perekonomian Indonesia di tengah kondisi sulit yang menyebabkan berbagai sektor nyaris lumpuh.

Sahara menyebutkan, pengembangan sektor pertanian dalam arti luas (hulu dan hilir) harus menjadi fokus utama pemerintah ke depan. Namun begitu, lanjut dia, pertanian tetap tidak bisa mengesampingkan sektor-sektor penunjang lainya seperti sektor perindustrian dan perdagangan.

"Di kuartal III ini sudah semakin meyakinkan kita semua bahwa sektor pertanian memang menjadi penyelamat perekonomian Indonesia," katanya.

Untuk memperkuat kinerja pemerintah di sektor ini, Sahara juga meminta agar pemerintah terus melakukan pembenahan di setiap level value chain sektor pertanian.

Salah satunya dengan melakukan pengembangan industri hulu, penerapan smart farming di tingkat onfarm, pengembangan industri hilir, dan perbaikan sistem logistik.

"Kemudian pengembangan pemasaran juga perlu dilakukan sertab penyediaan infrastruktur yang berkualitas dan sistem pembiayanan pertanian," tutupnya.

Seperti diketahui bersama, Badan Pusat Statistik (BPS) dalam rilisnya, Kamis (5/11/2020) kemarin, menyebutkan bahwa pertumbuhan sektor pertanian pada Kuartal III mencapai sebesar 2,15 persen (y-on-y) atau sebesar 1,01 persen (q-to-q). Pertumbuhan tersebut membuktikan kinerja sektor ini masih baik ditambah kondisi harga komoditas pangan seperti kelapa sawit dan kedelai di pasar internasional pada triwulan ke III meningkat secara (q to q) maupun (y on y).

Masih berdasarkan catatan BPS, 7 sektor untuk lapangan usaha secara tahunan masih tumbuh positif. Ketujuh sektor itu diantaranya sektor pertanian, real estate, jasa kesehatan, dan pengadaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indef Apresisasi Pertumbuhan Sektor Pertanian 2020 yang Tumbuh 2,15%

Indef Apresisasi Pertumbuhan Sektor Pertanian 2020 yang Tumbuh 2,15%

Bisnis | Sabtu, 07 November 2020 | 13:10 WIB

Kementan Prediksi Sektor Pertanian Bakal Terus Tumbuh Hingga 2021

Kementan Prediksi Sektor Pertanian Bakal Terus Tumbuh Hingga 2021

Bisnis | Kamis, 05 November 2020 | 16:20 WIB

Panen Kedelai, Mentan Ajak Petani Penuhi Makanan Bergizi bagi Masyarakat

Panen Kedelai, Mentan Ajak Petani Penuhi Makanan Bergizi bagi Masyarakat

Bisnis | Rabu, 04 November 2020 | 14:42 WIB

Mentan : Pasarnya Luas, Durian Jadi Buah Unggulan Indonesia

Mentan : Pasarnya Luas, Durian Jadi Buah Unggulan Indonesia

Bisnis | Rabu, 04 November 2020 | 13:54 WIB

Mentan : Sektor Pertanian Paling Kuat Kembangkan Ekonomi Rakyat

Mentan : Sektor Pertanian Paling Kuat Kembangkan Ekonomi Rakyat

Bisnis | Rabu, 04 November 2020 | 11:44 WIB

Tarik Generasi Milenial, Kementan Ubah Image Bisnis Pertanian

Tarik Generasi Milenial, Kementan Ubah Image Bisnis Pertanian

Bisnis | Rabu, 04 November 2020 | 11:30 WIB

Terkini

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB