Pabrik Tepung Terigu Bungasari di Makassar dan Medan Resmi Beroperasi

Iwan Supriyatna

Kamis, 17 Desember 2020 | 07:26 WIB
Pabrik Tepung Terigu Bungasari di Makassar dan Medan Resmi Beroperasi
Mesin pengayak tepung terigu di pabrik PT Bungasari Flour Mills Indonesia, yang resmi dioperasikan di Medan, Sumatera Utara.

Suara.com - Perusahaan terigu PT Bungasari Flour Mills Indonesia telah meresmikan dua pabrik terbarunya di Medan, Sumatra Utara dan Makassar, Sulawesi Selatan.

Sebuah tonggak bersejarah bagi Bungasari dalam perjalanannya, dengan keberhasilan menyelesaikan pembangunan dua pabrik sekaligus, guna menjamin ketersediaan pasokan tepung terigu berkualitas dengan harga terjangkau bagi para pelanggan.

"Tujuan utama pembangunan dua pabrik ini untuk meningkatkan kapasitas produksi serta menjamin ketersediaan pasokan bagi pelanggan. Pada segi lain, kehadiran pabrik ini juga meningkatkan efisiensi sisi logistik guna melayani permintaan terigu di wilayah Sumatra dan kawasan Indonesia Timur," jelas President Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia Budianto Wijaya, dalam keterangannya Kamis (17/12/2020).

Acara seremonial peresmian pabrik yang mengusung tema "Bungasari Horas-Ewako" ini dilakukan tanpa pertemuan tatap muka.

Para pemegang saham serta jajaran direksi Bungasari yang berada di Indonesia, Jepang, dan Malaysia, secara bersamaan menekan tombol khusus melalui situs mikro www.horas-ewako.com, sebagai penanda awal pengoperasian dua pabrik tersebut.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menyampaikan ucapan selamat melalui aplikasi konferensi video yang juga disaksikan para distributor Bungasari, karyawan, serta rekan bisnis, dari berbagai kota di Indonesia.

Bungasari menanamkan investasi sebesar 75 juta dolar AS untuk pembangunan pabrik di Kawasan Industri Medan, yang dikerjakan atas tanah seluas 6,2 hektare.

Sementara keberadaan pabrik Bungasari dengan luas 1,9 hektare di Kawasan Pergudangan dan Industri Parangloe Indah, Makassar, menelan biaya pembangunan sebesar 15 juta dolar AS.

Lebih lanjut Budianto menjelakan, sejak kali pertama didirikan pada tahun 2012, komitmen Bungasari selalu konsisten.

baca juga

Salah satunya adalah terus berekspansi dan mengembangkan kapasitas pabrik, guna memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

"Kini, pabrik pertama Bungasari di Sumatra ini diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar dengan target utilisasi mencapai 50% dan diharapkan terus meningkat di masa mendatang," paparnya.

"Sementara dengan keberadaan pabrik pertama Bungasari di Makassar ini, kami optimis kemampuan penetrasi produk-produk Bungasari akan semakin meluas ke berbagai kota di belahan timur Indonesia," kata Budianto.

Dua pabrik di dua kawasan berbeda ini menjamin kontinuitas pasokan dan memangkas rantai logistik, yang sebelumnya berasal dari pabrik Bungasari di Cilegon, Banten.

Pada segi lain, Bungasari juga melihat peluang bahwa masih belum banyak produsen terigu yang mampu melayani permintaan dalam kapasitas besar di kawasan ini.

"Kapasitas pabrik Bungasari di Cilegon sudah penuh. Kehadiran pabrik-pabrik baru di Makassar dan Medan ini akan mendongkrak peningkatan efisiensi pasokan dalam menjangkau lebih banyak lagi pelanggan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Keluarga di Depok Makan Terigu karena Tak Dapat Bansos COVID-19

Satu Keluarga di Depok Makan Terigu karena Tak Dapat Bansos COVID-19

Bogor | Kamis, 10 Desember 2020 | 14:10 WIB

Natal dan Tahun Baru, Bulog Pastikan Stok Terigu di Sumut Aman

Natal dan Tahun Baru, Bulog Pastikan Stok Terigu di Sumut Aman

Sumut | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 09:30 WIB

Pecinta Manis, Siap-siap Jakarta Dessert Week 2020 Bakal Digelar Online!

Pecinta Manis, Siap-siap Jakarta Dessert Week 2020 Bakal Digelar Online!

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 19:34 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×