Vaksin Sputnik V Beri Perlindungan dari Covid-19 Selama 2 Tahun

Iwan Supriyatna

Selasa, 22 Desember 2020 | 09:38 WIB
Vaksin Sputnik V Beri Perlindungan dari Covid-19 Selama 2 Tahun
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

Suara.com - Keberhasilan uji coba vaksin Covid-19 mendapat respons positif dari masyarakat di seluruh dunia. Banyak pihak merasa optimis jika vaksin corona tersebut bisa meningkatkan kekebalan tubuh seseorang yang pada akhirnya akan menghentikan pandemi Covid-19.

Salah satu vaksin yang menjadi pusat perhatian dunia ialah Sputnik V yang diproduksi oleh para ilmuwan Rusia di bawah payung lembaga Institut Penelitian Gamaleya. Para ilmuwan Rusia meyakinkan bahwa vaksin Sputnik V mampu memberikan perlindungan dan kekebalan tubuh dari COVID-19 selama dua tahun.

"Vaksin kami dibuat di platform yang juga digunakan untuk vaksin Ebola. Data eksperimental yang diterima saat itu menunjukkan bahwa vaksin serupa akan menawarkan perlindungan selama dua tahun, mungkin lebih," kata Profesor Alexander Gintsburg dikutip dari The Sun, Selasa (22/12/2020).

Kelapa Institut Penelitian Gamaleya ini menambahkan bahwa tingkat efektivitas vaksin Sputnik V mencapai 96 persen di mana empat persen sisanya tidak lebih dari pilek, batuk, dan demam ringan. Dia menjamin paru-paru penerima vaksin tidak akan terpengaruh.

Laporan yang disampaikan oleh Alexander Gintsburg tersebut tentu merupakan kabar baik bagi seluruh masyarakat di dunia. Apalagi, sebuah studi yang dimuat di New England Journal of Medicine melaporkan bahwa mayoritas vaksin virus corona hanya bisa melindungi tubuh seseorang dari virus selama kurang lebih tiga bulan.

Misalnya, vaksin virus corona buatan Moderna. Studi tersebut menyebutkan bahwa pada awalnya tubuh membentuk antibodi, namun antibodi itu akan menurun dalam beberapa minggu setelah vaksin virus corona diberikan.

Selaras dengan studi tersebut, Gintsburg memprediksi durasi perlindungan vaksin Pfizer buatan Amerika Serikat maksimal lima bulan.

Upaya ekstra keras yang dilakukan para ilmuwan Rusia juga dibarengi dengan gerak cepat pemerintah Negeri Beruang Putih tersebut. Teranyar, Pemerintah Rusia menyebut telah mendaftarkan vaksin COVID-19 Sputnik V ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, mengatakan pihaknya mengharapkan vaksin Sputnik V dapat digunakan negara mitra Rusia untuk mengatasi pandemi Covid-19, termasuk Indonesia. Sejauh ini Vaksin Sputnik V telah didaftarkan di beberapa negara di dunia seperti Brasil, India, dan Belarus.

baca juga

Apalagi, Presiden Joko Widodo telah menjalin komitmen kerja sama kesehatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada April 2020 lalu. Kala itu kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan kerja sama guna mengatasi pandemi Covid-19.

"Saya ingin menegaskan kembali bahwa Rusia siap untuk bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia," pungkas Dubes Vorobieva.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDI Minta Tokoh Masyarakat Dilibatkan dalam Program Vaksinasi Covid-19

IDI Minta Tokoh Masyarakat Dilibatkan dalam Program Vaksinasi Covid-19

Riau | Senin, 21 Desember 2020 | 07:50 WIB

Siap Didenda, Melanie Subono Ogah Jadi Kloter Pertama Divaksin Corona

Siap Didenda, Melanie Subono Ogah Jadi Kloter Pertama Divaksin Corona

Entertainment | Minggu, 20 Desember 2020 | 13:47 WIB

Biaya Perawatan Covid-19 Mahal, Warga Diminta Tetap Jalankan Prokes

Biaya Perawatan Covid-19 Mahal, Warga Diminta Tetap Jalankan Prokes

Bisnis | Minggu, 20 Desember 2020 | 10:03 WIB

Terkini

Nusron Wahid Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pertimbangkan Langkah Lanjutan

Nusron Wahid Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pertimbangkan Langkah Lanjutan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:20 WIB

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

×