Harga Tahu Tempe Melonjak, Kemendag Jamin Stok Kedelai Aman

Erick Tanjung, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 02 Februari 2021 | 13:03 WIB
Harga Tahu Tempe Melonjak, Kemendag Jamin Stok Kedelai Aman
Harga kedelai melonjak di pasaran. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kementerian Perdagangan memastikan stok kedelai untuk kebutuhan dalam negeri masih cukup aman, meski harga kedelai melonjak.

"Berdasarkan hasil pantauan kami bawa stok kedelai sampai saat ini sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional," Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Syailendra dalam konferensi pers melalui akun YouTube Kementerian Perdagangan, Selasa (2/2/2021).

Dia menyatakan, Kementerian Perdagangan menjamin pasokan kedelai bagi kebutuhan masyarakat ataupun industri pengrajin tahu dan tempe agar tetap bisa berproduksi meski harga kedelai mahal.

"Kami akan terus memantau dan mengevaluasi pergerakan harga kedelai dunia pada saat terjadi penurunan atau kenaikan harga," ujarnya.

Hal ini dilakukan guna memastikan harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe serta harga tahu dan tempe di pasaran masih pada tingkat yang wajar, tidak ada kenaikan yang berlebihan.

"Kami juga telah mengimbau kepada para importir untuk terus memastikan kelancaran pasokan kedelai secara kontinyu kepada para pengrajin tahu dan tempe," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, Kemendag telah berkoordinasi dengan pengurus gabungan koperasi tahu dan tempe Indonesia atau Gakoptindo bersama-sama untuk memastikan produksi tahu dan tempe tetap terus berjalan. Dan masyarakat masih tetap mendapatkan tahu dan tempe dengan harga yang terjangkau.

Saat ini harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe secara umum berada pada kisaran Rp9.100 per Kg sampai dengan Rp9.200 per Kg.

Adapun harga kedelai impor pada bulan Februari diperkirakan akan menjadi kisaran Rp9.500 per Kg di tingkat pengrajin tahu dan tempe.

baca juga

Hal ini tentu akan berdampak terjadinya penyesuaian kembali harga tahu yang sebelumnya rata-rata sekitar Rp600 perpotong ditingkat pengrajin menjadi kisaran Rp650 per potong.

Sementara untuk harga tempe yang sebelumya rata-rata sebesar Rp15 ribu per Kg akan meningkat menjadi berkisar Rp16 ribu per Kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Kedelai, Harga Tempe Tahu Sekarang Naik 20 Persen

Gara-gara Kedelai, Harga Tempe Tahu Sekarang Naik 20 Persen

Bisnis | Senin, 01 Februari 2021 | 07:52 WIB

Tuntutan Dipenuhi, Pedagang Daging Sapi Diminta Kembali Berjualan

Tuntutan Dipenuhi, Pedagang Daging Sapi Diminta Kembali Berjualan

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2021 | 10:23 WIB

Mahalnya Sapi Australia Jadi Penyebab Naiknya Harga Daging Sapi

Mahalnya Sapi Australia Jadi Penyebab Naiknya Harga Daging Sapi

Sumsel | Jum'at, 22 Januari 2021 | 07:43 WIB

Terkini

Perbedaan Toner, Essence, dan Serum, Ini Urutan Pemakaian yang Benar agar Wajah Glowing

Perbedaan Toner, Essence, dan Serum, Ini Urutan Pemakaian yang Benar agar Wajah Glowing

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:09 WIB

Menperin Sarmuji Targetkan Kontribusi Industri ke PDB Tembus 25 Persen

Menperin Sarmuji Targetkan Kontribusi Industri ke PDB Tembus 25 Persen

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Kabut Asap Masih Selimuti Langit Pontianak

Kabut Asap Masih Selimuti Langit Pontianak

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Vaseline Petroleum Jelly Bisa untuk Apa Saja? Cek 10 Manfaat dan Cara Pakainya

Vaseline Petroleum Jelly Bisa untuk Apa Saja? Cek 10 Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 06:45 WIB

BREN, DSSA, hingga GOTO Masuk Radar MSCI, IHSG Bersiap Hadapi Rebalancing MSCI

BREN, DSSA, hingga GOTO Masuk Radar MSCI, IHSG Bersiap Hadapi Rebalancing MSCI

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Penataan Setu Babakan, Lapak Pedagang Mulai Dibongkar

Penataan Setu Babakan, Lapak Pedagang Mulai Dibongkar

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Bank Danamon-MUFG Merger, Bagaimana Nasib Nasabah?

Bank Danamon-MUFG Merger, Bagaimana Nasib Nasabah?

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 05:50 WIB

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

×