Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Tahu Tempe Melonjak, Kemendag Jamin Stok Kedelai Aman

Erick Tanjung | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 02 Februari 2021 | 13:03 WIB
Harga Tahu Tempe Melonjak, Kemendag Jamin Stok Kedelai Aman
Harga kedelai melonjak di pasaran. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kementerian Perdagangan memastikan stok kedelai untuk kebutuhan dalam negeri masih cukup aman, meski harga kedelai melonjak.

"Berdasarkan hasil pantauan kami bawa stok kedelai sampai saat ini sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional," Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Syailendra dalam konferensi pers melalui akun YouTube Kementerian Perdagangan, Selasa (2/2/2021).

Dia menyatakan, Kementerian Perdagangan menjamin pasokan kedelai bagi kebutuhan masyarakat ataupun industri pengrajin tahu dan tempe agar tetap bisa berproduksi meski harga kedelai mahal.

"Kami akan terus memantau dan mengevaluasi pergerakan harga kedelai dunia pada saat terjadi penurunan atau kenaikan harga," ujarnya.

Hal ini dilakukan guna memastikan harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe serta harga tahu dan tempe di pasaran masih pada tingkat yang wajar, tidak ada kenaikan yang berlebihan.

"Kami juga telah mengimbau kepada para importir untuk terus memastikan kelancaran pasokan kedelai secara kontinyu kepada para pengrajin tahu dan tempe," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, Kemendag telah berkoordinasi dengan pengurus gabungan koperasi tahu dan tempe Indonesia atau Gakoptindo bersama-sama untuk memastikan produksi tahu dan tempe tetap terus berjalan. Dan masyarakat masih tetap mendapatkan tahu dan tempe dengan harga yang terjangkau.

Saat ini harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe secara umum berada pada kisaran Rp9.100 per Kg sampai dengan Rp9.200 per Kg.

Adapun harga kedelai impor pada bulan Februari diperkirakan akan menjadi kisaran Rp9.500 per Kg di tingkat pengrajin tahu dan tempe.

Hal ini tentu akan berdampak terjadinya penyesuaian kembali harga tahu yang sebelumnya rata-rata sekitar Rp600 perpotong ditingkat pengrajin menjadi kisaran Rp650 per potong.

Sementara untuk harga tempe yang sebelumya rata-rata sebesar Rp15 ribu per Kg akan meningkat menjadi berkisar Rp16 ribu per Kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Kedelai, Harga Tempe Tahu Sekarang Naik 20 Persen

Gara-gara Kedelai, Harga Tempe Tahu Sekarang Naik 20 Persen

Bisnis | Senin, 01 Februari 2021 | 07:52 WIB

Tuntutan Dipenuhi, Pedagang Daging Sapi Diminta Kembali Berjualan

Tuntutan Dipenuhi, Pedagang Daging Sapi Diminta Kembali Berjualan

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2021 | 10:23 WIB

Mahalnya Sapi Australia Jadi Penyebab Naiknya Harga Daging Sapi

Mahalnya Sapi Australia Jadi Penyebab Naiknya Harga Daging Sapi

Sumsel | Jum'at, 22 Januari 2021 | 07:43 WIB

Terkini

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 15:12 WIB

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 10:09 WIB

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:39 WIB

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:24 WIB

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:11 WIB

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 06:17 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB