BRI Salurkan Bantuan PIP Senilai Rp 6,9 Triliun Sepanjang 2020

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 03 Februari 2021 | 20:29 WIB
BRI Salurkan Bantuan PIP Senilai Rp 6,9 Triliun Sepanjang 2020
Sejumlah karyawan menggunakan masker saat keluar dari kantor Bank BRI, Jakarta, Kamis (23/1). [Suara.com.Angga Budhiyanto]

Suara.com - Stimulus dan bantuan yang disalurkan pemerintah sepanjang 2020 tidak hanya menyasar pemulihan ekonomi jangka pendek dengan membantu para pelaku usaha. Lebih dari itu, penyaluran bantuan juga dilakukan terhadap para siswa yang terdaftar sebagai peserta Program Indonesia Pintar (PIP), sebuah program untuk membangun SDM yang unggul dari pemerintah.

Penyaluran dana PIP tersebut tetap berlangsung selama pandemi Covid-19 dan di sepanjang tahun 2020, BRI turut melakukan penyaluran sebesar Rp 6,9 triliun kepada 14,84 juta peserta didik, dengan persentase pencairan sebesar 79,39 persen.

Penyaluran bantuan tunai PIP juga telah dilakukan BRI pada 2019 lalu. Bantuan yang disalurkan oleh BRI saat itu sebesar Rp 6,9 triliun dan disalurkan kepada 14,93 juta siswa dengan persentase pencairan sekitar 93,56 persen.

Bantuan tunai PIP yang disalurkan BRI langsung masuk ke rekening 10,43 juta siswa SD, dan 4,41 juta siswa SMP. Peran BRI dalam penyaluran bantuan tunai PIP menjadi bukti komitmen BRI dalam mendukung pemerintah untuk meningkatkan SDM dan menumbuhkan ekonomi nasional dalam jangka panjang.

Pada pernyataan persnya (3/2/2021), Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI Agus Noorsanto mengatakan bahwa BRI sebagai pihak penyalur memastikan pencairan PIP tahun 2019 dan 2020 bisa dilayani di Seluruh Unit Kerja BRI sampai dengan adanya surat instruksi tenggat akhir penyaluran PIP dari Kemendikbud RI.

Agus menambahkan bahwa penyaluran bantuan tunai PIP selama pandemi tersebut dilakukan oleh BRI dengan mengandalkan sistem host-to-host (H2H) dashboard BRI dengan Sistem Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (SiPintar). Teknologi ini memberikan nilai tambah berupa dashboard monitoring pencairan bantuan tunai PIP secara akurat oleh Kemendikbud yang dapat diakses melalui berbagai perangkat.

Untuk memperlancar dan mempercepat penyaluran bantuan tunai PIP, BRI aktif melakukan pengawasan proses pencairan. Selain itu, BRI juga memberikan pelatihan terhadap jajaran operasional BRI di seluruh Indonesia mengenai tata cara dan seluruh hal yang berkaitan dengan pelayanan bantuan PIP.

Sosialisasi ke berbagai sekolah juga kerap dilakukan untuk mempercepat dan memperlancar pencairan dana bantuan oleh BRI. Selain itu juga dilakukan berbagai rangkaian program dan koordinasi dengan seluruh Dinas Pendidikan di Kabupaten/ Kota se-Indonesia.

Sebagai catatan, PIP merupakan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM berupa pemberian bantuan tunai kepada siswa sekolah usia 6-21 tahun. Program ini dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga prasejahtera agar tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah. Pendidikan tersebut dapat ditempuh melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak lulus SMA/SMK/MA), maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).

baca juga

Teknisnya daftar penerima bantuan tunai PIP tersebut diinformasikan oleh Kemendikbud ke Dinas Pendidikan di seluruh daerah. Kemudian, Dinas Pendidikan masing-masing wilayah menginfokan ke pihak sekolah. Pihak Diknas dan Sekolah dapat mengakses Sistem Informasi Program Indonesia Pintar (Si Pintar) untuk mengetahui daftar SK penerima PIP.

Adapun besaran bantuan tunai PIP untuk siswa di bangku SD/sederajat sebesar Rp 450 ribu/ tahun. Kemudian, bantuan untuk siswa SMP/sederajat mencapai Rp 750 ribu/tahun. Peserta didik SMA/SMK/MA/Paket C yang menjadi penerima PIP berhak mendapat bantuan Rp 1 juta/tahun.

Melalui program ini Pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikan. Selain itu, PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Perlambatan Ekonomi, BRI Berhasil Jaga Kualitas Kredit

Di Tengah Perlambatan Ekonomi, BRI Berhasil Jaga Kualitas Kredit

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2021 | 10:02 WIB

BRIAPI, Open API Pertama di Asia Tenggara Bersertifikasi PA-DSS & ISO:27001

BRIAPI, Open API Pertama di Asia Tenggara Bersertifikasi PA-DSS & ISO:27001

Bisnis | Selasa, 02 Februari 2021 | 10:38 WIB

BRI Raih Best of The Best Communications 2021, Ini Kata Erick Thohir

BRI Raih Best of The Best Communications 2021, Ini Kata Erick Thohir

Bisnis | Minggu, 31 Januari 2021 | 10:34 WIB

Pencairan BPUM Diperpanjang Hingga 18 Februari 2021

Pencairan BPUM Diperpanjang Hingga 18 Februari 2021

Bisnis | Sabtu, 30 Januari 2021 | 17:45 WIB

LSM Paksa Masuk Bank BRI Tanpa Masker Minta Maaf : Lapar Mau Ambil Uang

LSM Paksa Masuk Bank BRI Tanpa Masker Minta Maaf : Lapar Mau Ambil Uang

Sulsel | Jum'at, 29 Januari 2021 | 17:52 WIB

Geger Pria Ngamuk Ditegur Satpam Bank, Mau ke ATM Tapi Tak Pakai Masker

Geger Pria Ngamuk Ditegur Satpam Bank, Mau ke ATM Tapi Tak Pakai Masker

Jabar | Jum'at, 29 Januari 2021 | 12:53 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×