Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mensos Terima Bantuan Rp 1,6 M dari Krakatau Karya Abadi untuk Masyarakat

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 13 Februari 2021 | 19:18 WIB
Mensos Terima Bantuan Rp 1,6 M dari Krakatau Karya Abadi untuk Masyarakat
Mensos, Tri Rismaharini saat memberikan bantuan. (Dok : Kemensos)

Suara.com - PT. Krakatau Karya Abadi memberikan donasi bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 sebesar Rp 1,6 miliar dalam bentuk masker sebanyak 96.000 lembar dan 17. 400 botol hand sanitizer. Donasi ini akan segera disebarkan oleh Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini 

"Saya ucapkan terima kasih kepada PT. Krakatau Karya Abadi. Kami akan segera menyalurkan bantuan ini untuk masyarakat yang membutuhkan," katanya, di Surabaya, Jatim, dalam acara seremoni penyerahan donasi, Sabtu (13/2/2021).

Ia mengatakan, pembangunan kesejahteraan sosial tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dunia usaha dan masyarakat luas bisa berkontribusi sesuai peran dan kapasitasnya sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawabnya.

"Saya mengapresiasi langkah PT. Krakatau Karya Abadi, karena dengan donasi ini menunjukkan kepedulian dan perasaan terpanggil mereka untuk memutus rantai pandemi, " kata Risma.

Ia berharap, langkah PT Krakatau menjadi inspirasi dan motivasi bagi dunia usaha dan masyarakat lainnya untuk bersama-sama pemerintah berkontribusi dalam memutus rantai pandemi.

Risma melihat adanya kesesuaian antara tugas Kemensos dalam penanganan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi dengan lini bisnis PT Krakatau. Perusahaan yang bergerak dengan nama Aplikasi Super ini mengembangkan usaha distribusi sembako secara daring.

Hal ini baru diketahui Risma dan membuatnya terkejut. Ia menantang Aplikasi Super untuk meningkatkan kontribusinya kepada negara. Aplikasi penyalur sembako dan barang kebutuhan pokok "Super" ini dimintanya untuk menyediakan sembako murah bagi masyarakat di Indonesia Timur.

"Saya kaget, ternyata ada usaha yang luar biasa dalam penyediaan sembako di Jawa Timur yang dikelola anak muda. Saya tantang Anda untuk memperluas usaha Anda bagi masyarakat Indonesia Timur, " kata Risma.

"Saya tahunya bahwa hari ini akan menerima donasi dari Aplikasi Super, ternyata ada yang lain dan membuat saya kaget, karena mereka menjadi penyedia sembako dengan harga yang relatif murah. Ini sangat nyambung dengan apa yang saya pikirkan," lanjut Risma.

baca juga

Saat ini menurut Risma, ia tengah memikirkan bagaimana bisa menyediakan sembako murah di Indonesia Timur. Jika sembako bisa murah atau sama dengan harga di provinsi lain, maka ada uang lebih yang bisa digunakan masyarakat untuk hal yang lain, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan.

"Saat ini, kita di Kemensos tengah memikirkan bagaimana saudara kita di Indonesia Timur bisa mendapatkan sembako murah. Saya sudah komunikasi dengan tokoh masyrakat di sana, seperti pastor atau lainnya. Nah ternyata ada aplikasi yang seperti ini, karenanya saya ingin mereka ikut terlibat dalam program ini, " katanya.

Mensos ingin agar keinginannya tersebut bisa direspons cepat oleh Aplikasi Super, sehingga nanti bisa segera disinergikan dengan jaringan Kemensos di Indonesia Timur.

Hal ini disampaikan, karena kondisi geografis dan tantangan alam membuat penyaluran bantuan sembako le wilayah timur Indonesia tidak mudah dilakukan.

"Nanti jika sudah siap, saya undang ke Jakarta untuk paparan. Nanti saya akan bantu link di wilayah terkait, agar lebih mudah penyalurannya," ujar Risma.

Keinginan Mensos disambut dengan antusias oleh pihak Aplikasi Super. Head of Business Development Aplikasi Super, Angelina Wu mengaku senang dengan tantangan tersebut. Pihaknya akan segera merumuskan tata kelola distrubusi sembako untuk wilayah Indonesia Timur

"Kami merasa terhormat dengan tawaran dari Bu Risma. Tentu ini akan kami tindaklanjuti, untuk nantinya bisa membantu Kementerian Sosial menyedialan sembako murah di Indonesia Timur," kata Angelina.

Sementara itu, terkait donasi yang diberikan hari ini, Risma menegaskan akan disalurkan ke daerah -daerah yang berat dalam menangani Covid-19, karena juga harus menanggung kondisi bencana alam.

"Nantinya, bantuan ini yang berupa masker dan hand sanitezer akan kita salurkan di daerah yang berat, karena selain Covid-19, juga ada bencana," Risma.

Dalam kesempatan berbeda, jajaran Kemensos yang dipimpin Risma bergerak menuju lokasi terdampak banjir di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Mensos berkeliling membagikan bantuan. Di Desa Gondang Manis, Mensos membagikan makanan anak, perlengkapan bayi dan kasur lipat.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir di Jombang, Kemensos menyalurkan dua unit truk masing-masing berupa kidsware 15 paket, selimut sebanyak 140 lembar, kasur lipat sebanyak 140 potong dan makanan anak sebanyak 140 paket.

Risma meninjau pengungsi korban banjir sekaligus menyalurkan bantuan yang dibutuhkan di Dusun Prayungan, Desa Gondangmanis. Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, Kab. Jombang, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (13/2/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libur Imlek, Objek Wisata di Cianjur Anjlok Gegara Ganjil Genap Bogor

Libur Imlek, Objek Wisata di Cianjur Anjlok Gegara Ganjil Genap Bogor

Bogor | Sabtu, 13 Februari 2021 | 16:12 WIB

Pakar Australia: Pandemi COVID-19 Berakhir 6 Tahun Lagi

Pakar Australia: Pandemi COVID-19 Berakhir 6 Tahun Lagi

Batam | Sabtu, 13 Februari 2021 | 12:41 WIB

Sepi Pengunjung, Hotel Bintang 5 Jualan Nasi Rames di Pinggir Jalan

Sepi Pengunjung, Hotel Bintang 5 Jualan Nasi Rames di Pinggir Jalan

Bali | Sabtu, 13 Februari 2021 | 11:02 WIB

Bioskop di Kota Malang Boleh Buka, Begini Syaratnya

Bioskop di Kota Malang Boleh Buka, Begini Syaratnya

Malang | Sabtu, 13 Februari 2021 | 08:21 WIB

Kemensos Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Longsor di Kebumen

Kemensos Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Longsor di Kebumen

News | Sabtu, 13 Februari 2021 | 08:15 WIB

Imlek Saat Pandemi, Pedagang Burung Pipit Pasrah

Imlek Saat Pandemi, Pedagang Burung Pipit Pasrah

Sumsel | Jum'at, 12 Februari 2021 | 19:54 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×