Jaga Harga Bahan Pokok Stabil, Peritel Ingin Penegakkan Hukum Lebih Tegas

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 05 Maret 2021 | 15:36 WIB
Jaga Harga Bahan Pokok Stabil, Peritel Ingin Penegakkan Hukum Lebih Tegas
Ilustrasi Bahan Pokok

Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey berharap ada penegakan hukum yang lebih tegas, dalam setiap distribusi rantai pasok bahan pokok (bapok).

Sebab, mahalnya harga bahan pokok dikarenakan tingginya biaya rantai pasok yang panjang.

"Kami juga menyarankan penegakan hukum yang lebih tegas dalam rantai pasok bapok," kata Roy dalam rapat kerja Kementerian Perdagangan secara virtual, Jumat (5/3/2021).

Maka dari itu, kata dia, pemerintah perlu membuat road map kolaborasi distribusi bapok nasional antara pemerintah dan kementerian/lembaga(K/L) dengan stakeholder terkait.

Bahkan Aprindo juga menyarankan rantai pasok bapok bisa melakukan digitalisasi total untuk e-distribusi bapok, serta akselerasi teknologi demi ketahanan bapok, agar mahalnya biaya distribusi bahan pokok bisa lebih ditekan.

"Situasinya sekarang, harga masih fluktuatif karena ada isu produksi dan impor. Juga ada disparitas harga akibat isu logistik dan transportasi," ujarnya.

Selain itu, masih ada beberapa masalah lain yang menjadi tantangan seperti predatory price, serta ketidakseimbangan stok dan data yang tidak akurat dari para stakeholders. 

"Objektif yang ingin kami capai, diantaranya adalah peritel tidak melakukan fungsi produksi bahan pokok (bapok) terkecuali private label," ungkap Roy.

Dia menambahkan, adalah peritel tidak menjadi pengontrol utama atas ketersediaan bapok, tetapi dapat sharing data demand bapok di ritel modern.

baca juga

"Peritel ingin menjadi price leader dalam menjaga kestabilan harga dan fixed price. Juga menjaga tingkat inflasi yang wajar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aprindo Ingatkan Peritel Modern Tak Jual Rokok ke Anak di Bawah 18 Tahun

Aprindo Ingatkan Peritel Modern Tak Jual Rokok ke Anak di Bawah 18 Tahun

Bisnis | Jum'at, 19 Februari 2021 | 14:13 WIB

Peritel Tetap Ngotot Ingin Buka saat Jakarta Kembali PSBB Total

Peritel Tetap Ngotot Ingin Buka saat Jakarta Kembali PSBB Total

Bisnis | Jum'at, 11 September 2020 | 19:51 WIB

Pejualan Ritel Mei 2020 Alami Penurunan Terbesar Sejak 2008

Pejualan Ritel Mei 2020 Alami Penurunan Terbesar Sejak 2008

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2020 | 15:39 WIB

Pembatasan Pembelian Sembako Dapat Dukungan dari Pengusaha

Pembatasan Pembelian Sembako Dapat Dukungan dari Pengusaha

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2020 | 17:53 WIB

Imbas Panic Buying karena Corona, Ada Kenaikan Belanja Hingga 15 Persen

Imbas Panic Buying karena Corona, Ada Kenaikan Belanja Hingga 15 Persen

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:20 WIB

Warga Borong Bahan Pokok Setelah Kabar Corona, Aprindo: Jangan Panic Buying

Warga Borong Bahan Pokok Setelah Kabar Corona, Aprindo: Jangan Panic Buying

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 02:00 WIB

Warga Borong Sembako Akibat Corona, Peritel Cari Untung?

Warga Borong Sembako Akibat Corona, Peritel Cari Untung?

Bisnis | Senin, 02 Maret 2020 | 23:02 WIB

Warga Borong Makanan Usai 2 WNI Positif Corona, Aprindo: Jangan Panik

Warga Borong Makanan Usai 2 WNI Positif Corona, Aprindo: Jangan Panik

Bisnis | Senin, 02 Maret 2020 | 19:47 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×