Eropa Tunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Harga Minyak Tergelincir

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 17 Maret 2021 | 08:08 WIB
Eropa Tunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Harga Minyak Tergelincir
Vaksin Covid-19 AstraZeneca. [Phil Noble/Pool/AFP]

Suara.com - Harga minyak melemah setelah Jerman, Prancis, dan beberapa negara Eropa lainnya menangguhkan penggunaan vaksin virus corona AstraZeneca sehingga mengancam pemulihan permintaan bahan bakar.

Mengutip CNBC, Rabu (17/3/2021) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup turun 49 sen menjadi 68,39 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, melemah 59 sen menjadi menetap di 64,80 dolar AS per barel.

Awal bulan ini, Brent mencapai level tertinggi sejak awal 2020, sementara minyak WTI menembus tingkat tertinggi 2018.

Jerman, Prancis dan Italia akan menangguhkan penggunaan vaksin Covid-19 Oxford/AstraZeneca setelah adanya laporan tentang kemungkinan efek samping yang serius, meski Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan tidak ada kaitan yang pasti dengan vaksin tersebut.

Pengawas obat-obatan Eropa mengatakan manfaat vaksin AstraZeneca lebih besar ketimbang risikonya. Investor khawatir lambatnya vaksinasi di Uni Eropa dapat mengganggu pemulihan ekonomi dan permintaan bahan bakar.

Pandemi meredupkan permintaan minyak. Harga pulih kembali ke tingkat yang terlihat sebelum krisis kesehatan global tersebut, tetapi kenaikannya terhambat oleh lambatnya progres peluncuran vaksin di banyak negara.

Di Amerika Serikat, persediaan minyak mentah meningkat karena kilang belum pulih sepenuhnya dari cuaca dingin ekstrim pada pertengahan Februari di Texas yang menghentikan operasi mereka.

Analis memperkirakan kenaikan mingguan dalam stok minyak mentah ketika American Petroleum Institute, kelompok industri, melaporkannya pada Selasa.

baca juga

Stok minyak mentah Amerika melonjak hampir 14 juta barel dalam sepekan hingga 5 Maret, jauh melebihi perkiraan untuk kenaikan kurang dari 1 juta barel.

Penyulingan Amerika mengurangi penyewaan kapal untuk periode yang lebih lama, tanda lain dari ketidakpastian mengenai kapan permintaan minyak global akan kembali ke tingkat sebelum pandemi, kata sumber pengiriman dan perdagangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Pastikan Indonesia Tetap Gunakan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Kemenkes Pastikan Indonesia Tetap Gunakan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Health | Selasa, 16 Maret 2021 | 18:52 WIB

Minta Asesmen Total Vaksin AstraZeneca, DPR: Pemerintah Jangan Kecolongan

Minta Asesmen Total Vaksin AstraZeneca, DPR: Pemerintah Jangan Kecolongan

News | Selasa, 16 Maret 2021 | 17:17 WIB

Buktikan Tak Ada Pembekuan Darah, PM Thailand Disuntik Vaksin AstraZeneca

Buktikan Tak Ada Pembekuan Darah, PM Thailand Disuntik Vaksin AstraZeneca

News | Selasa, 16 Maret 2021 | 15:16 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×