Gerakan Indonesia Bersih, Edukasi Masyarakat tentang Pengelolahan Sampah

Fabiola Febrinastri

Rabu, 31 Maret 2021 | 16:59 WIB
Gerakan Indonesia Bersih, Edukasi Masyarakat tentang Pengelolahan Sampah
DWP Kementerian BUMN dan IIP BUMN. (Dok : BRI)

Suara.com - Lingkungan yang bersih dan lestari memberi dampak positif bagi kelangsungan hidup manusia. Sebagaimana lingkungan memiliki peran penting dalam kehidupan, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tugas dan tanggung jawabutama manusia.

Dalam hidup sehari-hari, masih banyak perilaku manusia yang berdampak buruk terhadap lingkungan seperti membuang sampah sembarangan, menebang pohon secara liar, serta penggunaan kemasan plastik yang menimbulkan bencana seperti banjir, longsor dan sebagainya.

DWP Kementerian BUMN dan IIP BUMN. (Dok : BRI)
DWP Kementerian BUMN dan IIP BUMN. (Dok : BRI)

Salah satu masalah lingkungan yang dihadapi masyarakat perkotaan saat ini adalah masalah sampah. Persoalan sampah terus meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas masyarakat kota yang tidak diimbangi dengan jumlah tempat pembuangan sampah yang memadai, hingga akhirnya masyarakat memilih membuang sampah ke sungai.

Menyadari hal tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Ikatan Istri Pimpinan (IIP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengambil peran melalui “Gerakan Indonesia Bersih”, yaitu sebuah program yang mendukung Gerakan Revolusi Mental yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Tujuan utama dalam gerakan ini adalah menjaga kebersihan dan kelestarian alam Indonesia dengan mengurangi dampak buruk sampah bagi lingkungan sekitar.

Untuk mendukung dan melaksanakan Gerakan Indonesia Bersih ini, DWP Kementerian BUMN dan IIP BUMN membentuk sebuah Tim Gerakan Indonesia Bersih, yang beranggotakan Ibu-ibu dari DWP Kementerian BUMN dan IIP BUMN. Salah satu kegiatan yang dijalankan adalah Program Bersih-Bersih Sungai #JagaSungaiJagaKehidupan sebagai bentuk dukungan bagi kelestarian sungai sebagai penyangga siklus kehidupan manusia.

DWP Kementerian BUMN dan IIP BUMN. (Dok : BRI)
DWP Kementerian BUMN dan IIP BUMN. (Dok : BRI)

“Sungai memiliki peran vital sebagai penyangga siklus kehidupan alam sekitar. Program ini merupakan salah satu upaya mengembalikan fungsi dan manfaat sungai bagi manusia dan alam sekitar. Sungai yang bersih, sehat dan bebas dari sampah pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan dan membawa perbaikan kualitas hidup masyarakat” ungkap Liza Erick Thohir, selaku Penasihat DWP Kementerian BUMN dan Ketua Umum IIP BUMN.

Tim Gerakan Indonesia Bersih telah melaksanakan Program Bersih-bersih Sungai #JagaSungaiJagaKehidupan di Sungai Pagarsih, Kota Bandung, Jawa Barat. Kegiatan bersih-bersih di Sungai Pagarsih ini dilakukan berupa dua kegiatan utama yaitu edukasi pengelolaan sampah dan penataan sarana pra sarana fisik di bantaran sungai.

Dalam edukasi pengolahan sampah, masyarakat dibekali pengetahuan untuk memilah sampah rumah tangga, yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah organik yang sudah dipilah kemudian diolah dengan metode composting bin yaitu pengolahan sampah organik dengan memanfaatkan Maggot BSF (Black Soldier Fiy).Hasilnya dapat dimanfaatkan untuk pupuk kompos, tambahan pakan ternak, urban farming, bahkan bisa diolah menjadi biogas.

“Dalam pelatihan tentang sampah kami menghadirkan Guru Besar Institut Pertanian Bogor yaitu Prof.Dr.Ir. Arief Sabdo Yuwono,MSc dan Ibu-ibu Anggota Tim Gerakan Indonesia Bersih DWP Kementerian BUMN-IIP BUMN. Setelah pelatihan dilaksanakan, monitoring dan evaluasi juga dilakukan untuk memastikan pelatihan yang diberikan dapat diterapkan dan diimpelmentasikan oleh masyarakat," imbuh Rena Sunarso, Ketua Tim Gerakan Indonesia Bersih.

baca juga

Sementara itu,penataan sarana prasarana di pinggir Sungai Pagarsih dilakukan di dua lokasi, yaitu di RW 01 Kelurahan Babakan Taragong, Kecamatan Bojong Loa Kaleran di RW 04, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung.

Untuk masyarakat RW 01, telah dilakukan penataan sarana dan prasarana berupapembersihan, pengecoran, pengecatan di sepanjang bantara sungai, pembangunan wastafel, pengadaan tong sampah terpilah organik dan non organik di 5 titik lokasi, pengadaan composting bin, pengadaan Kolam Fiber dan budi daya lele, pembuatan vertical garden di 5 titik lokasi, pengadaan urban farming, playground dan tempat sampah untuk 100 Kepala Keluarga (KK).

Untuk wilayah RW 04, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, dilakukan penataan dan pembangunan MCK umum 3 pintu, renovasi MCK dan tempat Wudhu Masjid, pengadaan composting bin dan pengadaaan tempat sampah untuk 100 KK.

“Kami mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar Sungai Pagarsih dan Pemerintah Daerah setempat. Program kami ini tidak hanya menata dan memperbaiki sungai menjadi asri dan lestari namun kami juga memberi solusi dalam mengatasi persoalan sampah dan menggerakan ekonomi masyarakat,” tegas Rena.

Ke depan, Gerakan Indonesia Bersih akan diakukan di daerah lain dengan berbagai bentuk kegiatan yang secara langsung dapat memberkan manfaat bagi kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Personalized Learning Experience, Cara BRI Kembangkan Kompetensi Pekerjanya

Personalized Learning Experience, Cara BRI Kembangkan Kompetensi Pekerjanya

Bisnis | Rabu, 31 Maret 2021 | 10:02 WIB

BRI Dorong Pertumbuhan 5 Sektor Kunci untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

BRI Dorong Pertumbuhan 5 Sektor Kunci untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Bisnis | Sabtu, 27 Maret 2021 | 14:57 WIB

BRI Dorong Kolaborasi Demi Tingkatkan Keamanan Transaksi Digital

BRI Dorong Kolaborasi Demi Tingkatkan Keamanan Transaksi Digital

Bisnis | Jum'at, 26 Maret 2021 | 18:35 WIB

Bagi-bagi Dividen Rp12,1 Triliun, BRI Setor ke Negara Rp6,88 Triliun

Bagi-bagi Dividen Rp12,1 Triliun, BRI Setor ke Negara Rp6,88 Triliun

Bisnis | Kamis, 25 Maret 2021 | 17:02 WIB

Fundamental Kuat di Tengah Krisis, BRI Bagikan Dividen Rp 12,1 Triliun

Fundamental Kuat di Tengah Krisis, BRI Bagikan Dividen Rp 12,1 Triliun

Bisnis | Kamis, 25 Maret 2021 | 16:55 WIB

Atasi Limbah, Pemkot Bandar Lampung akan Kelola Sampah Jadi Briket

Atasi Limbah, Pemkot Bandar Lampung akan Kelola Sampah Jadi Briket

Lampung | Rabu, 24 Maret 2021 | 09:17 WIB

Terkini

Meutya Hafid Gandeng Polri Perangi Judi Online hingga Penipuan Digital

Meutya Hafid Gandeng Polri Perangi Judi Online hingga Penipuan Digital

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Dari Cegil hingga Rizz: Fenomena Algoritma Medsos Mengubah Gaya Bahasa Gen Z

Dari Cegil hingga Rizz: Fenomena Algoritma Medsos Mengubah Gaya Bahasa Gen Z

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Pilar Penting Bangsa, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pemerintah Perkuat Kelembagaan Pesantren

Pilar Penting Bangsa, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pemerintah Perkuat Kelembagaan Pesantren

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:04 WIB

Mugiyanto Ungkap Data HAM yang Bakal Dibuka ke Publik, dari Desa Sadar HAM hingga Pengaduan Warga

Mugiyanto Ungkap Data HAM yang Bakal Dibuka ke Publik, dari Desa Sadar HAM hingga Pengaduan Warga

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Review Film Wonderland: Dunia Kecil untuk Mereka yang Belum Rela Kehilangan

Review Film Wonderland: Dunia Kecil untuk Mereka yang Belum Rela Kehilangan

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Gaya Dosen Gen Z di Medan Saat Mengajar Jadi Sorotan, Warganet Ikut Terpukau

Gaya Dosen Gen Z di Medan Saat Mengajar Jadi Sorotan, Warganet Ikut Terpukau

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng

Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng

Kaltim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Bros Mencolok Lamine Yamal di Gala Ballon d'Or 2026 Curi Perhatian: Pernah Dipakai Bintang Hollywood

Bros Mencolok Lamine Yamal di Gala Ballon d'Or 2026 Curi Perhatian: Pernah Dipakai Bintang Hollywood

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara

Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara

Lampung | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Karhutla Berulang, Tata Air Gambut Jadi Kunci Lindungi Habitat Satwa

Karhutla Berulang, Tata Air Gambut Jadi Kunci Lindungi Habitat Satwa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:54 WIB

×