Investasi di Sektor Digital Dorong Kinerja TelkomGroup

Iwan Supriyatna

Selasa, 11 Mei 2021 | 07:25 WIB
Investasi di Sektor Digital Dorong Kinerja TelkomGroup
Logo Telkom. [Antara]

Suara.com - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) diperkirakan bisa meningkatkan kinerja keuangan lewat strategi digitalisasi yang semakin gencar dilakukan anak-anak usahanya.

Suntikan modal 300 juta dolar AS yang diberikan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) kepada Gojek Indonesia, menjadi bagian dari strategi tersebut.

Analis Senior CSA Research Institute, Reza Priyambada mengatakan, imbas positif dari suntikan dana Telkomsel setara Rp 4,3 triliun kepada Gojek akan bisa terlihat pada strategi dan target dari aksi korporasi.

"Kalau kita lihat imbas positif, tentu tergantung strategi dan target aksi tersebut. Apakah transaksi itu hanya untuk portofolio, atau ada yang ingin dicapai Telkomsel? Misalnya mendapatkan pelanggan baru dari mitra-mitra Gojek yang menggunakan Simpati atau kartu Halo, ini bisa jadi sasaran," ujar Reza ditulis Selasa (11/5/2021).

Sebagai informasi, pada akhir 2019 lalu jumlah mitra Gojek tercatat sebanyak 1,8 juta orang terdiri dari 600 ribu pengemudi GoCar dan 1,2 juta orang pengemudi Goride.

Tambahan modal dari Telkomsel tersebut menurut Reza tentunya bisa digunakan untuk melakukan ekspansi layanan sehingga memberikan dampak positif bagi Telkomsel.

"Sementara bagi Telkom, kontribusi Telkomsel ini merupakan penyumbang konsolidasi paling besar. Sehingga harapannya dengan adanya tambahan pelanggan baru dari Gojek maka diharapkan pendapatan layanan dan konsolidasi akan berdampak positif," jelas Reza.

Digitalisasi Telkom

Secara keseluruhan, Telkomsel menyuntikkan dana setara Rp 6,3 triliun kepada Gojek. Investasi tersebut dilakukan secara bertahap, yaitu 150 juta dolar AS pada November 2020 dan Mei 2021 sebesar 300 juta dolar AS.

baca juga

Manajemen Telkomsel menyatakan investasi ini menjadi momentum integrasi ekosistem kedua perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mitra. Serta menghadirkan lebih banyak solusi yang mampu mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Hal tersebut sejalan dengan strategi digitalisasi sebagai motor penggerak bisnis di tengah pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang ditetapkan Telkom sebagai induk usaha Telkomsel.

Strategi digitalisasi terbukti berhasil membuat Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 136,46 triliun. Angka ini tumbuh sebesar 0,7 persen jika dibandingkan tahun 2019.

Selain itu laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) perseroan tahun 2020 tercatat sejumlah Rp 72,08 triliun dengan laba bersih Rp 20,80 triliun. Di mana masing-masing tumbuh sebesar 11,2 persen dan 11,5 persen dibandingkan tahun 2019.

Analis Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat dan Henry Tedja dalam risetnya menyatakan kinerja Telkom sepanjang tahun lalu lebih baik dibandingkan ekspektasi mereka.

"Estimasi kami pertumbuhan laba Telkom hanya akan mencapai 8,1 persen. Namun ternyata bisa kembali tumbuh dua digit," kata Kresna dan Henry.

Keduanya juga menyebut Telkom memiliki arus kas dan neraca keuangan yang sehat sepanjang 2020. Kondisi yang menurut mereka memberikan angin segar bagi investor dari sisi pembagian dividen.

Senada dengan Mandiri Sekuritas, kajian Nomura International Ltd terhadap emiten berkode saham TLKM juga menyatakan Telkom berhasil mencatatkan kinerja yang bagus sepanjang tahun lalu.

Analis Verdhana Sekuritas Indonesia Nicholas Santoso dan Raymond Kosasih yang berkontribusi terhadap kajian Nomura tersebut menjelaskan peningkatan kinerja Telkom ditopang oleh pendapatan bisnis data dan internet serta Telkomsel sebagai bisnis seluler perseroan.

"Beberapa hal yang harus diwaspadai Telkom adalah tren ekonomi makro, migrasi data yang lebih cepat yang dapat menurunkan pertumbuhan pendapatan, regulasi asimetris yang dapat merugikan, persaingan data yang tidak rasional, pengeluaran pelanggan yang lebih rendah, dan kesulitan dalam mengamankan situs baru, yang diperlukan untuk perluasan jaringan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telkomsel Kembali Guyur Investasi ke Gojek Sebesar Rp 4,2 Triliun

Telkomsel Kembali Guyur Investasi ke Gojek Sebesar Rp 4,2 Triliun

Tekno | Senin, 10 Mei 2021 | 13:53 WIB

Telkom Kerja Sama dengan Sabre untuk Pemasaran Platform Digital Pariwisata

Telkom Kerja Sama dengan Sabre untuk Pemasaran Platform Digital Pariwisata

Bisnis | Senin, 10 Mei 2021 | 13:41 WIB

Idul Fitri 1442 H, Telkom Pastikan Kualitas Layanan Prima

Idul Fitri 1442 H, Telkom Pastikan Kualitas Layanan Prima

Bisnis | Senin, 10 Mei 2021 | 13:41 WIB

Terkini

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

×