Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Ternyata Buah Mangrove Bisa Jadi Peyek, Ini Sejumlah Karya Ibu-ibu Kebaya

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 28 Mei 2021 | 09:07 WIB
Ternyata Buah Mangrove Bisa Jadi Peyek, Ini Sejumlah Karya Ibu-ibu Kebaya
Berbagai produk olahan dari buah pohon mangrove. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Ternyata, buah pohon mangrove bisa diolah menjadi berbagai macam makanan dan minuman, seperti peyek, makanan ringan, hingga dodol. Dalam bentuk minuman pun, buah dari pohon mangrove bisa diolah menjadi sirup, kopi, teh dan jus yang bisa lansung diminum.

Hal inilah yang dilakukan Karang Taruna Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat. Para anggotanya menginisiasi ibu-ibu di kawasan tersebut untuk mengolah pohon mangrove sejak 2017.

Ketua Karang Taruna Muara Gembong, Rian Hafiz Fauzi mengatakan, ide pengolahan pohon mangrove berawal dari rasa keprihatinan para anggota erhadap perekonomian warga.

"Kalau misalkan mereka tidak ada penghasilan dari laut atau tambak, otomatis memanfaatkan apa yang bisa diolah, berawalnya dari situ," kata Rian

Ide pengolahan pohon mangrove dari Rian dan kawan-kawan membuahkan hasil. Produk hasil olahan pohon mangrove mendapatkan peringkat kedua sebagai makanan pengganti nasi dari pemerintah Kabupaten Bekasi.

Hal ini membuat Karang Taruna Muara Gembong semakin serius mendorong ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok yang diberi nama Kelompok Bahagia Berkarya (Kebaya) untuk menekuni produksi pengolahan pohon mangrove.

"Bikin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Bareng-bareng kita di marketing, kita pasarkan, kita kenalkan produk Muara Gembong dari ibu-ibu Kebaya ini. Alhamdulillah sudah ada di supermarket di sekitar Kabupaten Bekasi," sambungnya.

Namun demikian, biaya produksi yang cukup tinggi membuat harga produk olahan dari pohon mangrove ini sedikit lebih mahal saat dipasarkan.

"Kita jauh dari pusat kota. Kalau mendapatkan bahan-bahan dari alam itu gampang, tetapi yang sulit itu untuk kemasannya itu yang membuat harganya tinggi," ujar Rian.

Rian berharap, biaya produksi yang tinggi bisa ditekan sehingga produk olahan pohon mangrove bisa bersaing dengan produk-produk lain di pasaran.

Secara terpisah, Alpiah (40), yang didapuk sebagai Ketua Kebaya menjelaskan, pengolahan berbagai produk makanan dan minuman dari pohon mangrove ini dilakukan untuk membantu perekonomian warga. Dalam proses produksi makanan dari pohon mangrove, anggota Kebaya yang berjumlah 15 orang dibagi menjadi tiga bagian.

"Terbagi 3 bagian petani, pencari buah, pengolah. Pencari buah ibu-ibu yang lanjut usia sebanyak 2 orang, petani mangrove ada 6 orang, dan pengolah hingga menjadi makanan ada 7 orang," kata Alpiah.

Ia menyebutkan, target utama dari pemasaran produk hasil olahan mangrove adalah para wisatawan yang berkunjung ke daerah Muara Gembong. Dia menyebutkan, omset yang diterima dari produk olahan mangrove di masa pandemi berkisar Rp3 sampai Rp5 juta per bulan.

"Kalau sebelum pandemi, omset kita bisa Rp7 sampai Rp10 juta per bulan," sambungnya.

Alpiah juga menjelaskan, respons para pembeli produk olahan pohon mangrove itu cukup baik. Namun harga yang tinggi menjadi kendala untuk bersaing di pasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ke Balai Rehabilitasi Penyandang Disabilitas, Mensos: Tiap Orang Punya Kekurangan

Ke Balai Rehabilitasi Penyandang Disabilitas, Mensos: Tiap Orang Punya Kekurangan

News | Kamis, 27 Mei 2021 | 09:57 WIB

Cek Langsung Dampak Bencana Siklon Seroja Mensos Siap Fasilitasi Kebutuhan Pemkab TTU

Cek Langsung Dampak Bencana Siklon Seroja Mensos Siap Fasilitasi Kebutuhan Pemkab TTU

News | Rabu, 26 Mei 2021 | 09:58 WIB

Mensos Serahkan Bantuan kepada 2 Ahli Waris Korban Bencana di NTT

Mensos Serahkan Bantuan kepada 2 Ahli Waris Korban Bencana di NTT

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 13:25 WIB

Hari Ini, Mensos ke NTT untuk Salurkan Bantuan dari Para Donatur

Hari Ini, Mensos ke NTT untuk Salurkan Bantuan dari Para Donatur

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 09:40 WIB

Karang Taruna Muara Gembong Tanam Ribuan Mangrove di Ujung Sungai Citarum

Karang Taruna Muara Gembong Tanam Ribuan Mangrove di Ujung Sungai Citarum

News | Minggu, 23 Mei 2021 | 14:51 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan 100 Paket Sembako ke Korban Banjir di Kota Bogor

Kemensos Salurkan Bantuan 100 Paket Sembako ke Korban Banjir di Kota Bogor

News | Minggu, 23 Mei 2021 | 13:53 WIB

Terkini

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB