Karang Taruna Muara Gembong Tanam Ribuan Mangrove di Ujung Sungai Citarum

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 23 Mei 2021 | 14:51 WIB
Karang Taruna Muara Gembong Tanam Ribuan Mangrove di Ujung Sungai Citarum
Pemuda Karang Taruna Muara Gembong melakukan penanaman ribuan pohon mangrove di ujung Sungai Citarum. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Pernah dengar cerita perkampungan di pinggir laut yang hilang? Cerita tersebut bukan rekayasa, bukan juga sekadar cerita fiksi. Cerita itu benar adanya.

Perkampungan itu adalah Kampung Muarajaya RT/01/RW 02 Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Kampung tersebut hilang akibat abrasi selama 10 tahun.

Mahmudi, salah satu anggota Karang Taruna Muara gembong mengatakan, keberadaan hutang mangrove sangat penting bagi kehiidupan di pesisir pantai. Sebab, mangrove bukan hanya sekedar tanaman biasa, tetapi berfungsi sebagai tanaman penyangga.

Jika ekosistem mangrove rusak, maka abrasi akan terjadi karena membuat daerah pesisir tak lagi dapat mengatasi limpahan air laut. Untuk itu, keberadaan green belt berupa hutan mangrove sangat diperlukan bagi kelangsungan hidup manusia dan biota lainnya.

Berangkat dari permasalahan itu, Karang Taruna Muara Gembong melakukan aksi nyata yaitu, melakukan penanaman pohon mangrove di ujung Sungai Citarum.

"Dengan cara menanam ulang pohon mangrove bisa mengurangi dampak abrasi," ujar Mahmudi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, (23/5/2021).

Penanaman pohon mangrove itu tak dilakukannya seorang diri, Mahmudi mengaku memberdayakan para pemuda dan warga yang ada di sekitar kawasan tersebut.

Awalnya, aksi tanam pohon mangrove ini tidak banyak peminatnya. Namun, setelah dua hari program tersebut berjalan, antusiasme masyarakat kian meningkat.

Terbukti, sejak dimulai pada Oktober 2020 lalu, hingga saat ini sudah ada sekitar 600.000 batang pohon mangrove yang ditanam di atas lahan seluas 46 hektare tersebut.

baca juga

Menurut Mahmudi, fenomena ini menunjukkan bahwa para pemuda bukannya tidak peduli terhadap lingkungan, melainkan harus ada yang memotori aksi cinta lingkungan tersebut. Supaya mereka yang memiliki kesadaran tinggi terhadap lingkungan bisa melakukan aksi nyata.

Sementara itu, Rian Hafiz Fauzi, Ketua Karang Taruna Muara Gembong mengatakan, aksi penanaman pohon mangrove bukan hanya bisa memberikan kontribusi untuk lingkunga. Nilai keekonomiannya juga ada di sana.

"Ibu-ibu setempat jug bisa buka UMKM dengan memanfaatkan daun mangrove yang bisa dijadikan bahan olahan makanan ringan" kata Rian.

Menurut Rian, ini adalah kebangaan terbesar bagi para anggota karang taruna. Sebab, selain berkontribusi untuk menyelamatkan lingkungan, aksi nyata ini juga bisa berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar di tengah pandemi Covid-19.

Rian dan anggotanya berharap, ke depan kesadaran terhadap lingkungan dikalangan pemuda bisa terus meningkat, tidak hanya di Karang Taruna Muara Gembong, aksi nyata ini juga bisa juga diadaptasi di Karang Taruna lain.

Sementara terkait anggarannya, Mahmudi menjelaskan, penanaman ribuan pohon mangrove di ujung Sungai Citarum adalah sebanyak Rp1,3 miliar. Anggaran ini bersumber dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum-Ciliwung dan LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan).

BPDAS Citarum-Ciliwung adalah unit pelaksana yang bertugas melaksanakan penyusunan rencana, pengembangan kelembagaan dan evaluasi pengelolaan Daerah Aliran Sungai.

Sementara LMDH atau Lembaga Masyarakat Desa Hutan merupakan lembaga masyarakat sebagai wadah pengelolaan hutan bersama antara Perum Perhutani dengan masyarakat desa hutan dan pihak yang berkepentingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Salurkan Bantuan 100 Paket Sembako ke Korban Banjir di Kota Bogor

Kemensos Salurkan Bantuan 100 Paket Sembako ke Korban Banjir di Kota Bogor

News | Minggu, 23 Mei 2021 | 13:53 WIB

Dulu Penerima PKH Kemensos, IRT Bandung Jadi Pedagang Sayur Sukses

Dulu Penerima PKH Kemensos, IRT Bandung Jadi Pedagang Sayur Sukses

Bisnis | Minggu, 23 Mei 2021 | 11:15 WIB

Libatkan Pemuda, Kota Tangsel Kembangkan Berbagai Usaha Bernilai Ekonomi

Libatkan Pemuda, Kota Tangsel Kembangkan Berbagai Usaha Bernilai Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 22 Mei 2021 | 13:10 WIB

Penerima BST Kemensos Wafat? Ahli Waris Boleh Cairkan, Ini 5 Syaratnya

Penerima BST Kemensos Wafat? Ahli Waris Boleh Cairkan, Ini 5 Syaratnya

Jakarta | Sabtu, 22 Mei 2021 | 09:05 WIB

Mensos Minta Nasyiatul Aisyiyah Bantu Tangani Berbagai Masalah Anak

Mensos Minta Nasyiatul Aisyiyah Bantu Tangani Berbagai Masalah Anak

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 18:34 WIB

Pengalaman Atasi Banjir di Kota Surabaya, Begini Mensos Berbagi Cerita

Pengalaman Atasi Banjir di Kota Surabaya, Begini Mensos Berbagi Cerita

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 18:21 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×