Wujudkan Pembangunan Ekonomi Berbasis Masyarakat, BRI Bentuk UMI - UMKM

Fabiola Febrinastri

Selasa, 15 Juni 2021 | 18:24 WIB
Wujudkan Pembangunan Ekonomi Berbasis Masyarakat, BRI Bentuk UMI - UMKM
Direktur Utama BRI, Sunarso. (Dok: BRI)

Suara.com - Langkah awal proses pembentukan ekosistem BUMN sektor Ultra Mikro - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMi - UMKM) telah dimulai. Melalui proses ini, pemerintah tetap mempertahankan kepentingan pengendali dalam ekosistem untuk mewujudkan pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.

Rencana ini tertulis didalam Keterbukaan Informasi yang disampaikan Perseroan melalui website BEI (Bursa Efek Indonesia), KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) dan website perseroan, https://bri.co.id/announcement, Senin (14/6/2021).

Direktur Utama BRI, Sunarso mengatakan, keterbukaan informasi ini menandakan proses pembentukan ekosistem BUMN sektor UMI-UMKM dimulai. Dia menjelaskan, semangat dan tujuan utama adalah memusatkan dan mensinergikan keahlian dalam satu "rumah besar", agar bisa melayani pelaku usaha Ultra Mikro secara end-to-end dengan lebih luas.

Sunarso menambahkan, tujuannya tak lain adalah supaya mereka (pelaku bisnis UMi-UMKM) bisa segera bangkit.

“Kami meyakini bahwa kunci bangkitnya perekonomian Indonesia terletak pada pelaku usaha ultra mikro dan UMKM, sehingga ekosistem ini mampu mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi Covid-19. Tujuan kami dalam mendukung ekosistem adalah untuk mendukung fase pertumbuhan ekonomi Indonesia berikutnya, yang telah tergelincir oleh pandemi Covid-19,” ujarnya.

BRI menjadi perusahaan induk holding BUMN sektor UMi - UMKM melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). Pemerintah akan melaksanakan haknya melalui inbreng seluruh saham seri B miliknya di Pegadaian dan PNM kepada BRI dan menyisakan kepemilikan 1 saham Seri A Dwiwarna.

Pembentukan holding dengan BRI sebagai induknya, penting untuk mengintegrasikan kapabilitas setiap perusahaan guna melayani pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan lebih baik lagi. Selain menyediakan layanan pembiayaan yang komprehensif, integrasi ekosistem ultra mikro ini juga akan memberikan akses simpanan, pembayaran, dan investasi bagi nasabah ataupun calon nasabah yang pada ujungnya akan meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di Indonesia.

Sunarso menegaskan, keikutsertaan pemerintah dalam PMHMETD membuat negara tetap menjadi pemegang saham pengendali atas BRI, Pegadaian, dan PNM. Dia menjamin, pihaknya siap bahu-membahu dengan Pegadaian dan PNM untuk mewujudkan tujuan mulia tersebut.

Rencana PMHMETD akan menjadi efektif setelah disetujui oleh RUPSLB dan diperolehnya pernyataan efektif dari regulator. Proses inbreng yang dilakukan pemerintah membuat Pegadaian dan PNM akan terkonsolidasi dengan BRI.

baca juga

Pembentukan holding ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya memperkuat pemberdayaan serta perluasan akses keuangan untuk UMKM. Pembentukan ekosistem ini juga berdampak positif bagi valuasi dan efisiensi BRI, PNM, Pegadaian, serta membangun organisasi bisnis yang lebih berbasis nilai-nilai environment, social, dan governance.

Keterbukaan Informasi sebagai Langkah Awal
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Project Management Officer (PMO) Integrasi Ekosistem Ultra Mikro, sekaligus Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto mengatakan,  keterbukaan informasi yang dipublikasikan adalah awal dari langkah pembentukan ekosistem UMi - UMKM yang mengusung visi ke depan.

Dia menyebut, langkah ini akan memberikan dukungan optimal bagi jutaan pelaku usaha di segmen tersebut, yang saat ini potensinya belum tergarap, jika ketiga perusahaan pelat merah tersebut tidak diselaraskan.

“Masih ada serangkaian proses yang akan dilalui hingga tuntasnya proses ini. Sebagai perusahaan terbuka, BRI bertanggung jawab untuk melaksanakan keseluruhan prosesnya sesuai dengan regulasi yang berlaku secara transparan. Selama proses tersebut, kami juga akan memastikan seluruh operasional dan layanan berjalan normal seperti biasa baik di BRI, Pegadaian maupun PNM,” jelasnya.

Ekosistem ultra-mikro diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi daerah-daerah secara nasional, menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan bisnis baru di segmen ultra-mikro, serta untuk memperkuat kerangka sistem keuangan melalui integrasi layanan keuangan strategis.

Bagi pengusaha ultra-mikro, integrasi akan memastikan mereka mendapatkan akses yang lebih luas ke layanan keuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuatkan Talenta Muda Profesional, BUMN Muda Diresmikan

Kuatkan Talenta Muda Profesional, BUMN Muda Diresmikan

Bisnis | Selasa, 15 Juni 2021 | 07:27 WIB

Dengan Bantuan BRI, Bisnis Kerupuk Kulit Zetria Kini Beromzet Rp200 Juta per Bulan

Dengan Bantuan BRI, Bisnis Kerupuk Kulit Zetria Kini Beromzet Rp200 Juta per Bulan

Sulsel | Senin, 14 Juni 2021 | 16:55 WIB

BRI Salurkan Kredit hingga 45% pada Usaha Mikro Tanah Air

BRI Salurkan Kredit hingga 45% pada Usaha Mikro Tanah Air

Bogor | Minggu, 13 Juni 2021 | 16:56 WIB

BRI Perbanyak Penyaluran Kredit di Segmen Usaha Mikro

BRI Perbanyak Penyaluran Kredit di Segmen Usaha Mikro

Sulsel | Minggu, 13 Juni 2021 | 16:49 WIB

Bank Mikro Sejati, BRI Kejar Porsi Kredit Mikro Hingga 45% pada 2025

Bank Mikro Sejati, BRI Kejar Porsi Kredit Mikro Hingga 45% pada 2025

Bisnis | Minggu, 13 Juni 2021 | 16:45 WIB

BRI Raih Juara I dan Juara Favorit Lomba Balas Pantun Tingkat Nasional

BRI Raih Juara I dan Juara Favorit Lomba Balas Pantun Tingkat Nasional

Bisnis | Kamis, 10 Juni 2021 | 19:17 WIB

Terkini

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

Bekaci | Senin, 21 September 2026 | 19:51 WIB

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:50 WIB

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

News | Senin, 21 September 2026 | 19:49 WIB

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

News | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

News | Senin, 21 September 2026 | 19:38 WIB

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

Dua Pria Ditangkap Polres Bogor, Produksi 20 Video Porno dan Raup Rp19 Juta

Dua Pria Ditangkap Polres Bogor, Produksi 20 Video Porno dan Raup Rp19 Juta

News | Senin, 21 September 2026 | 19:35 WIB

Bye Jerawat Meradang! 4 Hybrid Sunscreen Heartleaf Kontrol Produksi Sebum

Bye Jerawat Meradang! 4 Hybrid Sunscreen Heartleaf Kontrol Produksi Sebum

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 19:35 WIB

×