Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Hilirisasi Nikel Cegah Kontraksi Ekonomi di Maluku Utara

Iwan Supriyatna

Jum'at, 25 Juni 2021 | 06:43 WIB
Hilirisasi Nikel Cegah Kontraksi Ekonomi di Maluku Utara
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke PT IWIP di Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Suara.com - Di tengah pandemi covid-19 yang melanda tanah air, investasi di Maluku Utara (Malut) terus meningkat. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, Malut termasuk salah satu dari empat provinsi di Indonesia yang tidak mengalami kontraksi ekonomi dampak dari pandemi Covid-19.

Menurut Luhut, meningkatnya investasi di Malut berkat keberadaan industri hilirisasi nikel di Halmahera yang membantu pergerakan ekonomi masyarakat di provinsi tersebut. Salah satu industri hilirisasi nikel di Malut adalah PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang berada di Halmahera Tengah.

“Saya kira pertumbuhan ekonomi ini salah satu dari empat kota di Indonesia yang tidak tidak kontraksi. Pertumbuhan di sini 7 persen. Padahal secara nasional kita masih minus nol koma sekian persen. Artinya keberadaan pabrik ini memberikan manfaat buat daerah,” ujar Luhut dalam kunjungannya ke PT IWIP, Halmahera Tengah, Maluku Utara ditulis Jumat (25/6/2021).

Luhut mengatakan, salah satu manfaat dari keberadaan PT IWIP terhadap perekonomian Malut adalah terbukanya lapangan kerja yang sangat luas. Saat ini saja, lanjutnya, sudah ada sekitar 23.000 pegawai dan akan terus bertambah ke depannya.

“Jadi, total pegawai akan mencapai 32.000 orang pada tahun 2024. Tapi kalau nanti pengembangan lagi sampai kepada turunan lithium baterai, saya kira jumlah pegawai itu akan bisa hampir dua kali lipat dari situ. Nah, akibatnya apa? itu jumlah penduduk daerah ini kan cuman 70.000, jadi sampai anak-anak yang baru lahir pun tidak cukup untuk tenaga kerja di sini,” imbuhnya.

Menko Luhut menuturkan, pertumbuhan ekonomi di Malut semakin meningkat pada 2024, di mana saat itu Indonesia akan menjadi salah satu produsen lithium baterai terbesar di dunia.

“Di mana nanti pakai pakai hydropower sehingga pakai green energy, dan itu akan diminati oleh banyak negara terutama di Eropa yang mereka pada tahun 2030 sudah tinggal menggunakan 15% fosil energi. Jadi kita memainkan peran strategis ke depan,” sambungnya.

Untuk mempersiapkan hal tersebut, Luhut juga berharap pembangunan politeknik di Halmahera Tengah yang didukung PT IWIP dapat berjalan lancar. Nantinya, keberadaan politeknik tersebut diharapkan membantu meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat.

“Semua nanti di industri seperti ini ada Politeknik yang khusus untuk anak-anak di sekitar pabrik untuk dipersiapkan menjadi tenaga kerja terampil dan dapat bersaing di Kawasan Industri,” pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PT IWIP Mulai Bangun Konstruksi Pabrik Bahan Baterai Kendaraan Listrik

PT IWIP Mulai Bangun Konstruksi Pabrik Bahan Baterai Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 11 Juni 2021 | 17:50 WIB

IWIP Gandeng Komunitas Daerah untuk Kembangkan SDM Lokal

IWIP Gandeng Komunitas Daerah untuk Kembangkan SDM Lokal

Bisnis | Selasa, 11 Mei 2021 | 14:49 WIB

Implementasikan UU Ciptaker, PT IWIP Angkat 16.000 Pekerja Tetap

Implementasikan UU Ciptaker, PT IWIP Angkat 16.000 Pekerja Tetap

Bisnis | Rabu, 28 April 2021 | 10:02 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×