Langkah Cepat BUMN Respons Gelombang Pandemi Diapresiasi

Iwan Supriyatna

Rabu, 21 Juli 2021 | 08:29 WIB
Langkah Cepat BUMN Respons Gelombang Pandemi Diapresiasi
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Suara.com/Achamad Fauzi)

Suara.com - Pengamat Komunikasi Korporasi, Fatimah Ibtisam mengapresiasi langkah BUMN yang tanggap dalam penanganan pandemi Covid-19. Sejak awal pandemi terjadi, BUMN menjadi salah satu motor utama pemerintah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.

Tisam mencatat langkah tanggap BUMN itu sudah terlihat sejak awal pandemi menghantam Wuhan. Saat itu, sejumlah BUMN memberikan bantuan ke luar negeri pada WNI yang terdampak.

“Saya mencatat sejak Februari 2020, BUMN sudah bergerak mengirimkan bantuan, khususnya pada WNI yang terdampak,” kata Tisam ditulis Rabu (21/7/2021).

Saat pandemi melanda Indonesia pun, Kementerian BUMN cepat mengkoordinasikan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak dari sisi kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Salah satunya adalah cepat membuka sejumlah rumah sakit darurat, seperti di Wisma Atlet.

Selain itu, sejumlah hotel milik BUMN juga dialihfungsikan sebagai rumah sakit tambahan atau tempat istirahat khusus tenaga kesehatan.

Selain itu, Kementerian BUMN dinilainya cepat untuk menjalin kerja sama dengan pihak di luar negeri. Mulai dari kerja sama untuk mendatangkan mesin untuk memproses uji PCR dari Korsel, APD untuk tenaga kesehatan, hingga mengamankan bahan baku vaksin.

“Saya kira, langkah yang dilakukan tersebut merupakan langkah proaktif sekaligus reaktif. Proaktis sejak sebelum pandemi melanda, dan reaktif saat pandemi masuk ke Indonesia,” ujar pengamat asal Universitas Indonesia itu.

Salah satu bentuk langkah reaktif yang dilakukan BUMN adalah dengan memberi sejumlah subsidi yang terkait kebutuhan dasar rakyat, seperti listrik. Tak hanya itu subsidi juga dilakukan sejumlah Bank Himbara untuk membantu usaha dalam negeri yang terdampak akibat pandemi.

Selain itu, langkah tanggap BUMN juga terlihat ketika gelombang pandemi kedua menghantam Indonesia pada Juni-Juli 2021. Dia menilai langkah Kementerian BUMN yang cepat dalam mengalihfungsikan oksigen dari untuk kebutuhan produksi perusahaan menjadi konsumsi masyarakat adalah langkah yang efektif.

baca juga

“Langkah cepat terlihat dilakukan sejumlah BUMN seperti Pertamina, PGN, maupun Krakatau Steel terkait penyediaan dan distribusi oksigen. Langkah ini penting sebagai respons atas ancaman kelangkaan oksigen di beberapa rumah sakit,” ujarnya.

Namun Tisam mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah bagi pemerintah, khususnya BUMN. Ini di antaranya terkait vaksinasi. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta, kebutuhan stok vaksin merupakan hal yang tidak mudah untuk diwujudkan.

Oleh karena itu butuh banyak daya dan upaya untuk memastikan ketersediaan vaksinasi. Tisam merujuk bahwa kendala soal ketersediaan vaksin ini juga dialami hampir seluruh negara di dunia. Menurutnya, negara membutuhkan waktu untuk memproduksi vaksin secara massal.

Oleh karenanya, banyak negara membuka pintu sektor swasta untuk terlibat dalam mengadakan vaksin. Walau pada akhirnya vaksin tersebut tidak cuma-cuma.

“Langkah mengadakan vaksin secara mandiri oleh pihak swasta memang sempat menjadi diskursus di sini. Tentu pro dan kontra adalah hal yang biasa. Namun sisi terpenting kini adalah bagaimana vaksinasi bisa berlangsung secara masif, cepat, dan efektif,” ujar Tisam.

Dalam kesempatan terpisah, pengamat politik dari Voxpol Research Pangi Syarwi Chaniago menilai langkah pemerintah terkait penanganan Covid-19 sudah berada pada trek yang tepat.

Dari hasil penelitiannya, masyarakat memberi apresiasi atas kinerja sejumlah kementerian, seperti Kementerian Sosial, Kesehatan, dan BUMN dalam menangani pandemi.

Dari hasil survei terakhir Voxpol yang dirilis Juni 2021 menunjukkan angka kepuasan pada penanganan pandemi hampir sebesar 60 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Statuta UI Direvisi, Rektor Boleh Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN

Statuta UI Direvisi, Rektor Boleh Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN

Bogor | Selasa, 20 Juli 2021 | 18:33 WIB

Ngeri! Laba Krakatau Steel Meningkat 6 Kali Lipat Dibanding Tahun 2020

Ngeri! Laba Krakatau Steel Meningkat 6 Kali Lipat Dibanding Tahun 2020

Batam | Selasa, 20 Juli 2021 | 14:57 WIB

Penerapan Etika Bisnis pada Garuda Indonesia

Penerapan Etika Bisnis pada Garuda Indonesia

Your Say | Senin, 19 Juli 2021 | 21:17 WIB

Terkini

5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta

5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:51 WIB

PLTSa DIY Ubah Sampah Jadi Listrik, Solusi Masalah atau Beban Baru?

PLTSa DIY Ubah Sampah Jadi Listrik, Solusi Masalah atau Beban Baru?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:50 WIB

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:49 WIB

Say No to Cup Plastik! 5 Rekomendasi Tumbler Mini Terbaik untuk Ngopi Hemat dan Ramah Lingkungan

Say No to Cup Plastik! 5 Rekomendasi Tumbler Mini Terbaik untuk Ngopi Hemat dan Ramah Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Demi Pasien, Dokter Anak Jalan 7 Km saat BBM Langka di Bali

Demi Pasien, Dokter Anak Jalan 7 Km saat BBM Langka di Bali

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:46 WIB

5 Perbedaan Pengalaman Terbang ke Kota Besar dan Destinasi Wisata Alam yang Perlu Dipertimbangkan

5 Perbedaan Pengalaman Terbang ke Kota Besar dan Destinasi Wisata Alam yang Perlu Dipertimbangkan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Bukan Sekadar Dokumen, Meutya Hafid Dorong Arsip Digital Jadi Dasar Kebijakan

Bukan Sekadar Dokumen, Meutya Hafid Dorong Arsip Digital Jadi Dasar Kebijakan

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Ini Urutan Potong Kuku Menurut Islam Sesuai Ajaran Nabi

Ini Urutan Potong Kuku Menurut Islam Sesuai Ajaran Nabi

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:35 WIB

The Full Moon Eye Clinic: Klinik Aneh yang Menyembuhkan Luka Masa Lalu

The Full Moon Eye Clinic: Klinik Aneh yang Menyembuhkan Luka Masa Lalu

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:30 WIB

POCO F9 Pro Jadi Kurang Menarik? Ini Alasan F9 Ultra Lebih Worth It!

POCO F9 Pro Jadi Kurang Menarik? Ini Alasan F9 Ultra Lebih Worth It!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×