Harga Minyak Dunia Anjlok Khawatir Pembatasan Baru Virus Corona

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 10 Agustus 2021 | 08:08 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Khawatir Pembatasan Baru Virus Corona
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak anjlok lebih dari 2 persen ke level terendahnya sehingga memperpanjang penurunan tajam minggu lalu.

Selain itu dukungan penguatan dolar AS dan kekhawatiran bahwa pembatasan baru terkait virus corona di Asia, terutama China, dapat memperlambat pemulihan permintaan bahan bakar global.

Mengutip CNBC, Selasa (10/8/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup merosot 1,66 dolar AS atau 2,4 persen menjadi 69,04 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menyusut 1,80 dolar AS atau 2,6 persen menjadi menetap di posisi 66,48 dolar AS per barel.

Itu adalah penutupan terendah bagi kedua benchmark tersebut sejak 19 Juli. Dalam perdagangan intraday, WTI jatuh ke level terendah sejak Mei.

Sejumlah bank Wall Street, Goldman Sachs, JPMorgan dan Morgan Stanley, semuanya memangkas perkiraan pertumbuhan China, setelah pertumbuhan ekspor melambat secara tak terduga dan di tengah kekhawatiran bahwa virus korona yang bangkit kembali dapat menghambat aktivitas ekonomi.

China melaporkan 125 kasus baru Covid-19, naik dari 96 sehari sebelumnya. Di Malaysia dan Thailand, infeksi mencapai rekor harian.

Pertumbuhan ekspor China melambat lebih dari ekspektasi pada Juli setelah meningkatnya kasus Covid-19 dan banjir besar, sementara pertumbuhan impor juga lebih lemah dari perkiraan.

Impor minyak mentah China merosot pada Juli dan turun tajam dari level rekor Juni 2020.

baca juga

Reli Indeks Dolar AS (Indeks DXY), yang mencapai level tertinggi hampir tiga pekan terhadap sekeranjang mata uang lainnya, juga membebani harga minyak setelah laporan ketenagakerjaan Amerika, Jumat, yang lebih kuat dari perkiraan memicu spekulasi bahwa Federal Reserve dapat bergerak lebih cepat untuk memperketat kebijakan moneter.

Apresiasi dolar AS membuat minyak lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Presiden Federal Reserve Bank Atlanta, Raphael Bostic, mengatakan ekonomi Amerika membaik lebih cepat dari ekspektasi dan inflasi sudah pada titik yang dapat memenuhi satu langkah ujian utama untuk awal kenaikan suku bunga.

Permintaan bahan bakar di India, sementara itu, naik pada Juli ke level tertinggi sejak April karena pelonggaran pembatasan pandemi dan penguncian di sebagian besar negara bagian, meningkatkan aktivitas industri dan mobilitas.

Analis mengatakan pasar minyak sedang mencari arah dari data bulanan yang akan dirilis pekan ini - Badan Informasi Energi Amerika pada Selasa, serta Organisasi Negara Eksportir Minyak dan Badan Energi Internasional pada Kamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Sawit Mentah Turun, Dampak Stok Berlebih dan Minyak Kedelai

Harga Minyak Sawit Mentah Turun, Dampak Stok Berlebih dan Minyak Kedelai

Batam | Senin, 09 Agustus 2021 | 11:25 WIB

Covid Varian Delta Menyerang Lagi, Harga Minyak Anjlok

Covid Varian Delta Menyerang Lagi, Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Senin, 09 Agustus 2021 | 07:44 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Selama Sepekan Rontok

Harga Minyak Mentah Dunia Selama Sepekan Rontok

Kaltim | Senin, 09 Agustus 2021 | 06:40 WIB

Terkini

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG, TNI Amankan TKP

Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG, TNI Amankan TKP

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:25 WIB

×