Digemari Masyarakat, Tahu Time Jadi Peluang Bisnis Menggiurkan

Iwan Supriyatna

Rabu, 25 Agustus 2021 | 07:20 WIB
Digemari Masyarakat, Tahu Time Jadi Peluang Bisnis Menggiurkan
Ilustrasi Uang. (pixabay.com/EmAji)

Suara.com - Pandemi Covid-19 telah membuat banyak orang kehilangan pekerjaan. Untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup, membuka usaha menjadi salah satu pilihan terbaik. Namun demikian, dalam memilih peluang bisnis juga harus jeli dalam memilih usaha.

Lantas usaha yang seperti apa yang masih bisa jalan? Ada beberapa sektor usaha yang menjadi peluang usaha di masa pandemi, salah satunya adalah Food & Beverage.

Bisnis kuliner menjadi salah satu sektor bisnis tahan krisis ekonomi, karena masyarakat masih membutuhkan makan dalam kondisi apapun.

Tidak hanya itu, kuliner cemilan tahu saat ini juga tengah naik daun dipicu maraknya cara penyajiannya yang lebih kekinian. Sebut saja Tahu Time, cemilan berbahan dasar tahu ini bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan, karena tahu sendiri merupakan salah satu cemilan favorit masyarakat Indonesia.

Sementara, Tahu Time, dikemas dengan kualitas rasa yang menjadi ciri khas, yang dapat dinikmati dengan sambal yang disesuaikan dengan selera, sehingga menghasilkan cita rasa yang khas dan bikin ketagihan.

Tahu Time memiliki 3 varian rasa, yaitu Tahu Krispi dengan lapisan tepung bumbu dengan cita rasa yang khas, Tahu Walik yang unik karena dibuat dengan metode dibalik sehingga kulitnya crunchy dan diisi dengan aci yang kenyal. Dan terakhir Tahu isi Pedas atau jeletot, yang menawarkan rasa pedas namun bikin nagih.

Stepanus, Owner & CEO Tahu Time mengatakan, tahu adalah makanan tradisional yang sudah menjadi jajanan favorit masyarakat Indonesia dari kalangan bawah sampai atas.

Rasanya yang gurih sangat digemari oleh semua kalangan untuk disantap kapanpun dan dimanapun. Sementara itu, dengan konsep bisnis modern untuk mengangkat tahu sebagai jajanan tradisional menjadi makanan kekinian yang bisa menjangkau berbagai kalangan, dengan harga ramah di kantong.

Tidak hanya itu, Tahu Time juga telah melakukan survei dari sisi Brand, Produk, Harga, Model, Gerobak, modal hingga lokasi usaha yang tepat untuk dijalankan bisnis tahu ini.

baca juga

Menurutnya, dengan mengusung konsep gerobak, akan dapat menjangkau lebih banyak konsumen karena relatif gampang untuk ditemukan di manapun, dan membuat bisnis ini menjamur di berbagai tempat.

“Tahu Time menjadi produk yang unggul karena memiliki teksture luar yang renyah, tekture dalam yang kenyal dan empuk, serta cita rasa yang cocok untuk konsumen Indonesia,” ujar Stepanus ditulis Rabu (25/8/2021).

Sementara, Maria Johana Salvatrix de Rozari Marketing Direktur Tahu Time menambahkan, Tahu Time bisa menjadi bisnis yang menjanjikan bagi mitra, karena memiliki beberapa keunggulan dan kemudahan, seperti pemasaran produk yang dilakukan dengan offline melalui outlet, online melalui GoFood, dan Mitra Reseller sehingga menjadi solusi dimasa pandemi sekarang.

Menerapkan standar operating procedure (SOP) untuk standarisasi baik dalam cita rasa, bentuk produk, outlet, kemasan dan keunikan. Dan tentu saja produknya yang digemari oleh masyarakat.

“Bisnis tahu memiliki margin yang tinggi, pembayaran tunai dan tingkat pengembalian modal yang relatif cepat. Selain itu mitra usaha akan ditraining baik training produk, pelayanan, control bisnis, dan pendampingan sebelum operasional usaha,” jelas Yetty panggilan akrab Marketing Direktur Tahu Time.

Selanjutnya, untuk menjadi mitra, syaratnya cukup mudah yaitu memiliki niat dan tekad untuk sukses dan memahami bisnis memiliki resiko. Berminat untuk menjalankan bisnis. Memiliki modal usaha yang cukup. Menyediakan usaha lokasi yang strategis. Menyiapkan karyawan untuk training, mengisi formulir peluang bisnis. Mengikuti SOP, tidak memiliki usaha sejenis. Dan bersedia terlibat secara langsung atau tidak langsung dalam operasional outlet.

Dan yang tidak kalah penting untuk diketahui, lanjut Yetty, nilai paket peluang bisnis yang terjangkau dengan modal Rp 20 juta. Dengan proyeksi harian dapat menjual 25 box per hari, dikali harga Rp 15 ribu per box, dalam satu bulan (30 hari) akan mendapatkan omset kisaran Rp 11.250.000. Jika dikurangi dikurangi biaya-biaya, mitra akan mendapatkan keuntungan bersih sekitar Rp 3.200.000 per bulan.

“Dengan keuntungan terjadi, mitra akan balik modal kisaran 6,5 bulan,” tutup Yetty.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cari Peluang Bisnis dengan Modal Rp 6 Jutaan? Intip Kuliner Croffle

Cari Peluang Bisnis dengan Modal Rp 6 Jutaan? Intip Kuliner Croffle

Bisnis | Senin, 09 Agustus 2021 | 08:03 WIB

Penjualan Daging Beku Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan Saat Pandemi di Jakarta

Penjualan Daging Beku Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan Saat Pandemi di Jakarta

Bisnis | Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:19 WIB

Raup Untung dari Sampah, Urban Compost Bali Ubah Sisa Makanan Jadi Pupuk

Raup Untung dari Sampah, Urban Compost Bali Ubah Sisa Makanan Jadi Pupuk

Video | Jum'at, 30 Juli 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Wajib Pesta Gol Lawan Bangladesh Demi Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Wajib Pesta Gol Lawan Bangladesh Demi Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.581.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.581.000/Gram

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh, Trio Penyerang Ganas Memanas

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh, Trio Penyerang Ganas Memanas

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Puluhan Dokter Muda Resmi Ditempatkan di Pekanbaru dan Kuansing

Puluhan Dokter Muda Resmi Ditempatkan di Pekanbaru dan Kuansing

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Minum Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Profesor Jantung: Salah Kaprah Mendarah Daging

Minum Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Profesor Jantung: Salah Kaprah Mendarah Daging

Health | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Rupiah Kembali Loyo Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Rupiah Kembali Loyo Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Program Pemerintah Harus Punya Umur Panjang, Bukan Sekadar Anggaran Panjang

Program Pemerintah Harus Punya Umur Panjang, Bukan Sekadar Anggaran Panjang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Industri Kretek Terancam Aturan Nikotin-TAR, 600 Ribu Pekerja SKT Jadi Taruhan

Industri Kretek Terancam Aturan Nikotin-TAR, 600 Ribu Pekerja SKT Jadi Taruhan

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

×