Tikus Aneh Gagalkan Panen Petani Tapanuli Selatan, Kerap Serang Ladang Menjelang Panen

M Nurhadi

Jum'at, 27 Agustus 2021 | 08:13 WIB
Tikus Aneh Gagalkan Panen Petani Tapanuli Selatan, Kerap Serang Ladang Menjelang Panen
Hama tikus serang ladang petani Tapanuli Selatan (Antara)

Suara.com - Petani di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, terancam gagal panen gegara serangan hama tikus yang menyerang ladang.

"Kami hanya pasrah. Kalaupun dapat 20 atau 30 persen hasil panen sudah syukurlah itu," ujar Ellyyani, Ketua Kelompok Tani Wanita Cempaka Desa Sorimanaon, Kecamatan Angkola Muaratais.

Ia menjelaskan, dalam dua pekan ke belakang serangan hama tikus telah merusak ratusan hektare tanaman padi petani. Anehnya, tikus menyerang tanaman padi 10 - 45 hari setelah tanam.

"Upaya pembasmian tikus seolah tak mempan saking banyaknya yang diduga bermigrasi dari areal persawahan tetangga. Sementara warga sini bergantung hidup dari pertanian," ungkap Elly,saat menghubungi ANTARA, Kamis (26/8) malam.

Disampaikan Koordinator BPP Huta Holbung, Kecamatan Angkola Muaratais, Erwin, tidak hanya tikus, dalam beberapa bulan belakangan serangan hama wereng juga merusak tanaman.

"Hama tikus ini siklus lima tahunan, dan sebelum musim tanam kita sudah ingatkan petani bahkan kita mengajak dan melakukan perburuan," katanya.

Desa Purba Nauli, Desa Tatengger, Desa Sorimanaon, Desa Pangaribuan, Angkola Muaratais (satu hamparan) memiliki luas tanam sawah 441 hektare (ha).

"Sejumlah dari luas sawah 441 ha itu sudah mulai rusak dihantam hama tikus, dan terjadinya puso atau gagal panen cukup berpotensi," katanya.

Koordinator POPT-PHP Angkola Muaratais dan Batang Angkola Ali Husni mengatakan pihaknya bersama BPP dan masyarakat sudah berupaya melakukan pembasmian hama tikus di wilayah kerjanya namun serangan tikus semakin brutal.

baca juga

"Pemakaian tiran, racun tikus dan berburu sudah kita lakukan, hanya saja serangan tikus luar biasa. Kita akan terus bekerja secara optimal. Tikus-tikus itu bermigrasi dari areal sawah yang lebih dulu panen," jelasnya.

Untuk diketahui wilayah Kecamatan Angkola Muaratais dan Kecamatan Batang Angkola memiliki luas baku sawah 2.689 ha. Sekarang sedang musim tanam padi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Panen Petani Kopi di Lampung Meningkat 2 Ton Lebih Per Hektare

Hasil Panen Petani Kopi di Lampung Meningkat 2 Ton Lebih Per Hektare

Bisnis | Kamis, 26 Agustus 2021 | 19:48 WIB

Harga Cabai Merosot, Petani di Kalasan Bagi-Bagi Cabai ke Masyarakat

Harga Cabai Merosot, Petani di Kalasan Bagi-Bagi Cabai ke Masyarakat

Jogja | Kamis, 26 Agustus 2021 | 13:49 WIB

7 Penyebab Daun Calathea Menjadi Keriting dan Langkah Perawatannya

7 Penyebab Daun Calathea Menjadi Keriting dan Langkah Perawatannya

Lifestyle | Rabu, 25 Agustus 2021 | 21:00 WIB

Alternatif Pestisida, Minyak Mimba Ampuh Basmi Hama Lahan Pertanian di Mali

Alternatif Pestisida, Minyak Mimba Ampuh Basmi Hama Lahan Pertanian di Mali

Video | Kamis, 26 Agustus 2021 | 08:00 WIB

Buah Dari Surga yang Ditanam Petani Sukabumi Ini Punya Banyak Khasiat

Buah Dari Surga yang Ditanam Petani Sukabumi Ini Punya Banyak Khasiat

Jabar | Rabu, 25 Agustus 2021 | 17:36 WIB

Petani di Tanggamus Ditemukan Tewas dalam Gubuk, Ini Penyebabnya

Petani di Tanggamus Ditemukan Tewas dalam Gubuk, Ini Penyebabnya

Lampung | Rabu, 25 Agustus 2021 | 12:38 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×