Temuan Vaksin Moderna Tercemar Hingga Dua Warga Tewas di Jepang, Bagaimana Indonesia?

M Nurhadi

Senin, 30 Agustus 2021 | 10:38 WIB
Temuan Vaksin Moderna Tercemar Hingga Dua Warga Tewas di Jepang, Bagaimana Indonesia?
Vaksin Moderna. [Nhac Nguyen/AFP]

Suara.com - Pemerintah Jepang mengklaim adanya temuan vaksin COVID-19 Moderna yang tercemar pada Minggu (29/8/2021). Kasus yang ditemukan di prefektur Gunma itu jadi yang pertama terjadi di negara tersebut.

Petugas media menemukan bercak hitam kecil di dalam ampul vaksin Moderna yang membuat otoritas perfektur menunda vaksinasi yang menggunakan botol vaksin kelompok Moderna tersebut.

Kementerian Kesehatan setempat pada Sabtu menyampaikan, dua orang meninggal usai menerima dosis vaksin Moderna. Beberapa hari kemudian, vaksinasi dihentukan usai adanya temuan unsur kontaminasi.

Meski demikian, otoritas setempat mengklaim, tidak ada masalah keamanan atau efikasi yang teridentifikasi dan penangguhan tersebut hanyalah langkah antisipasi.

Hingga kini, pihak berwajib masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian masih berlangsung.

Sementara itu, pada awal Agustus tahun ini, Indonesia kedatangan 3,5 juta dosis vaksin Moderna yang dikemas dalam 66 pallet, yang merupakan kedatangan tahap ke-32.

Vaksin tersebut, dikutip dari covid19.go.id, merupakan hibah pemerintah Amerika Serikat hasil kerja sama multilateral dengan skema COVAX Facility.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti apakah pemerintah dan pihak terkait akan merespon temuan kontaminasi vaksin tersebut.

 Untuk informasi, pada pekan lalu Jepang menghentikan penggunaan 1,63 juta dosis vaksin Moderna setelah distributor lokal Takeda Pharmaceutical menerima laporan, adanya ampul yang terkontaminasi.

baca juga

Beberapa saat lalu, Moderna dan perusahaan farmasi Spanyol Rovi juga mengabarkan bahwa kontaminasi bisa jadi disebabkan oleh masalah manufaktur di salah satu jalur produksi Rovi.

"Vaksin yang dimaksud di Gunma berasal dari kelompok Moderna yang berbeda dari yang penggunaannya telah ditangguhkan," kata pejabat Gunma dikutip dari reuters via Antara.

Vaksin dari kelompok yang sama telah diberikan kepada 4.575 orang di Gunma, namun otoritas prefektur tidak mendengar adanya laporan sakit, lanjutnya.

Unsur kontaminasi ditemukan pada vaksin Moderna di prefektur Okinawa di Jepang selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sederet Fungsi Aplikasi PeduliLindungi yang Wajib Dimiliki selama PPKM

Sederet Fungsi Aplikasi PeduliLindungi yang Wajib Dimiliki selama PPKM

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 10:32 WIB

Kasus Aktif Tercatat 1,057 %, Batam Menuju Zona Bebas Covid

Kasus Aktif Tercatat 1,057 %, Batam Menuju Zona Bebas Covid

Batam | Senin, 30 Agustus 2021 | 10:18 WIB

Cuan! Transaksi di Sektor Kesehatan Indonesia Capai Rp490 Triliun Dalam Setahun

Cuan! Transaksi di Sektor Kesehatan Indonesia Capai Rp490 Triliun Dalam Setahun

Bisnis | Senin, 30 Agustus 2021 | 10:18 WIB

PPKM Diperpanjang atau Tidak? Ini Bocoran dari Luhut

PPKM Diperpanjang atau Tidak? Ini Bocoran dari Luhut

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 10:08 WIB

RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.185 Pasien Positif Covid-19, BOR 15 Persen

RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.185 Pasien Positif Covid-19, BOR 15 Persen

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 09:27 WIB

Update Covid-19 Global: Selandia Baru Laporan Kasus Positif Vovid-19 Harian Tertinggi

Update Covid-19 Global: Selandia Baru Laporan Kasus Positif Vovid-19 Harian Tertinggi

Health | Senin, 30 Agustus 2021 | 09:25 WIB

Terkini

Harga Emas Bisa Tembus Rp2,7 Juta Pekan Ini? Ini Analisis Lengkapnya

Harga Emas Bisa Tembus Rp2,7 Juta Pekan Ini? Ini Analisis Lengkapnya

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Survei CELIOS: Skala 1-10, Kinerja Prabowo Dinilai 2,8 dan Gibran 2,2

Survei CELIOS: Skala 1-10, Kinerja Prabowo Dinilai 2,8 dan Gibran 2,2

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:10 WIB

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Prabowo dan El-Sisi Bertemu, Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama

Prabowo dan El-Sisi Bertemu, Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Apa Bahaya Mencongkel Bunga Es di Kulkas Menggunakan Pisau atau Benda Tajam? Ini 5 Risikonya

Apa Bahaya Mencongkel Bunga Es di Kulkas Menggunakan Pisau atau Benda Tajam? Ini 5 Risikonya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:56 WIB

3 Penyebab Area Belakang Kulkas Jadi Tempat Bertelur Kecoa dan Cara Membasminya

3 Penyebab Area Belakang Kulkas Jadi Tempat Bertelur Kecoa dan Cara Membasminya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham-saham Hari Ini

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham-saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:47 WIB

BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob

BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:42 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran: Purbaya Dinilai Jadi Menteri Terbaik, Bahlil Masuk Daftar Terbawah

2 Tahun Prabowo-Gibran: Purbaya Dinilai Jadi Menteri Terbaik, Bahlil Masuk Daftar Terbawah

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:42 WIB

×