Cuan! Transaksi di Sektor Kesehatan Indonesia Capai Rp490 Triliun Dalam Setahun

M Nurhadi Suara.Com
Senin, 30 Agustus 2021 | 10:18 WIB
Cuan! Transaksi di Sektor Kesehatan Indonesia Capai Rp490 Triliun Dalam Setahun
Alat Kesehatan dari China. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Nilai transaksi sektor kesehatan di Indonesia mencapai Rp490 triliun dalam kurun setahun terakhir. Disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, data ini pengeluaran berdasarkan yang dilakukan individu, perusahaan swasta, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Dalam Forum Nasional Kemandirian dan Ketahanan Industri Alat Kesehatan di kanal YouTube Kemenkes RI, Menkes juga menyampaikan, pengeluaran terbesar diseumbang dari pembayaran layanan kesehatan yang diberikan oleh dokter maupun menggunakan alat kesehatan.

Ia menjelaskan, situasi itu menggambarkan betapa besarnya potensi usaha dan bisnis di sektor kesehatan yang saat ini bergulir di Indonesia.

"Sangat sayang bila potensi bisnis ini terjadi tanpa membangun kapasitas manufaktur atau pembuatan industri dalam negeri khususnya di sektor kesehatan tanpa membuka kesempatan bagi tenaga tenaga kerja Indonesia bagi pengusaha asli Indonesia untuk bisa berusaha di sektor kesehatan ini," katanya, dikutip dari Antara.

Selama kurun lima tahun terakhir sejak Presiden Joko Widodo mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) mengenai produksi alat kesehatan dalam negeri, kemenkes setidaknya sudah merilis 9.400-an izin edar untuk produk kesehatan produksi dalam negeri.

Jumlah itu meningkat dari sebelumnya berkisar 2.300-an izin edar.

"Saya juga sudah menyaksikan sendiri bahwa di masa pandemi ini beberapa alat kesehatan utama sudah bisa diproduksi di dalam negeri. Banyak pabrik alat perlindungan diri sudah mulai beroperasi memproduksi di dalam negeri," ungkap dia.

Kondisi serupa juga disaksikan Budi saat meninjau peralatan kesehatan di beberapa rumah sakit.

"Alat-alat high flow nasal canule (oksigen terapi dengan aliran tinggi melalui kanul nasal) juga sudah diproduksi di dalam negeri," katanya.

Baca Juga: Satgas Klaim Kasus Aktif Covid-19 di Kendari Tersisa 275 Orang

Budi menambahkan kebutuhan alat kesehatan merupakan kesempatan bagi industri alat kesehatan dalam negeri untuk bisa lebih agresif membangun kapasitas produksi di dalam negeri.

"Karena hanya dengan demikianlah ekonomi Indonesia akan bisa berputar dan Indonesia akan menjadi negara yang lebih besar dan lebih kuat," katanya.

Budi memastikan bahwa Kemenkes akan memberikan kebijakan afirmasi terhadap produsen alat kesehatan yang dibangun di dalam negeri.

"Kami akan terus mendukung pembangunan pabrik-pabrik dan industri alat kesehatan dan mengeluarkan kebijakan afirmasi yang mengarahkan agar semua pembelian oleh pemerintah pusat pemerintah daerah, diprioritaskan ke perusahaan yang memproduksi seluruh alat kesehatannya dari hulu ke hilir di Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI