Takut Harga Anjlok, Pemkab Temanggung Minta PT Djarum Segera Beli Tembakau Petani

M Nurhadi

Rabu, 01 September 2021 | 18:31 WIB
Takut Harga Anjlok, Pemkab Temanggung Minta PT Djarum Segera Beli Tembakau Petani
Ilustrasi Petani Tembakau. (Dok Ist)

Suara.com - Pemkab Temanggung mendesak PT Djarum untuk mempercepat pembelian tembakau petani pada panen raya tembakau tahun 2021 guna menghindari penurunan harga tembakau. 

"Kami memang mengundang pihak PT Djarum untuk rapat di Pemkab Temanggung, dengan tujuan untuk melakukan percepatan penyerapan tembakau dari petani," kata Bupati Temanggung M. Al Khadziq, Rabu (1/9/2021).

Ia menyampaikan hal tersebut usai melakukan pertemuan dengan salah satu Senior Manajer PT Djarum Iskandar di Ruang Gajah Kantor Bupati Temanggung untuk membahas percepatan pembelian tembakau petani.

"Kami melihat sampai dengan awal September ini penyerapan tembakau dari petani belum terlalu cepat seperti biasanya, Kami khawatir kalau penyerapan lambat nanti berakibat pada harga yang tidak menguntungkan bagi petani," katanya, dikutip dari Antara.

Bupati menyampaikan, desakan ini merujuk pada hasil pemantauan di lapangan pada Selasa (31/8) tampak penyerapan dari PT Djarum ini masih agak lambat sehingga hari ini pihaknya mengundang PT Djarum.

"Tadi kami rapatkan semua dan dalam pembicaraan tadi, insyaallah pada minggu-minggu ini pembelian tembakau PT Djarum sudah mulai kencang," katanya.

Ia juga menyampaikan kepada PT Djarum bahwa situasi sekarang antara pihak pabrik dan petani saling menahan diri sehingga transaksinya agak lesu. Hal ini jangan sampai mengorbankan salah satu pihak.

"Kalau petani nanti benar-benar tidak kuat menahan diri kemudian menjual tembakaunya dengan harga murah. Perusahaan terlalu untung dan petani terlalu rugi juga jangan. Sebaliknya perusahaan merugi juga jangan. sama-sama cari jalan tengah supaya terdapat penyelesaian yang menguntungkan semua pihak," katanya.

Perwakilan PT Djarum, Iskandar mengatakan pembelian tembakau memang agak lambat karena beberapa waktu lalu terjadi gangguan sistem pembelian di perusahaan tersebut.

baca juga

"Selain itu, memang di lapangan belum ada barang yang sesuai dengan standar yang diinginkan perusahaan," katanya.

Ia menyampaikan meskipun pabrik belum banyak melakukan pembelian, tetapi di tingkat pedagang sudah membeli tembakau petani. PT Djarum tahun ini akan membeli tembakau Temanggung sekitar 4.000 ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Revisi PP 109 Disebut Bakal Membuat Petani Tembakau Sengsara

Revisi PP 109 Disebut Bakal Membuat Petani Tembakau Sengsara

Bisnis | Selasa, 31 Agustus 2021 | 15:50 WIB

HPTL Diharapkan Mampu Tekan Prevalensi Perokok

HPTL Diharapkan Mampu Tekan Prevalensi Perokok

Bisnis | Selasa, 31 Agustus 2021 | 14:45 WIB

Pedagang Tembakau untuk Tingwe Bisa Kena Tarif Cukai

Pedagang Tembakau untuk Tingwe Bisa Kena Tarif Cukai

Surakarta | Selasa, 31 Agustus 2021 | 14:34 WIB

Tegaskan Penolakan Kenaikan Cukai, Petani Tembakau Kirim Surat ke Jokowi

Tegaskan Penolakan Kenaikan Cukai, Petani Tembakau Kirim Surat ke Jokowi

Jogja | Selasa, 31 Agustus 2021 | 07:42 WIB

Awas, Paparan Asap Tembakau Bisa Mempercepat Penuaan Biologis

Awas, Paparan Asap Tembakau Bisa Mempercepat Penuaan Biologis

Health | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 11:24 WIB

Narkotika Jenis Ini Tren di Kalangan Pemuda, Orang Tua Mesti Waspada

Narkotika Jenis Ini Tren di Kalangan Pemuda, Orang Tua Mesti Waspada

Jogja | Kamis, 26 Agustus 2021 | 14:48 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×