Awas, Paparan Asap Tembakau Bisa Mempercepat Penuaan Biologis

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 11:24 WIB
Awas, Paparan Asap Tembakau Bisa Mempercepat Penuaan Biologis
Ilustrasi paparan asap tembakau, asap rokok pada anak [Shutterstock].

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan bahwa paparan asap tembakau bisa mempercepat penuaan biologis. Temuan penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal 'Environment International'.

Penuaan biologi yang lebih cepat ini berkaitan dengan paparan asap tembakau selama kehamilan dan anak usia dini, serta paparan karbon hitam di dalam ruangan.

Hubungan antara paparan asap tembakau dan penunaan biologis ini merupakan kesimpulan dari analisis yang dipimpin oleh Institut Barcelona untuk Kesehatan Global (ISGlobal), sebuah Lembaga yang didukung oleh Yayasan "la Caixa".

Institut Barcelona untuk Kesehatan Global (ISGlobal) adalah lembaga pertama yang mengevaluasi hubungan antara sejumlah besar paparan lingkungan awal kehidupan dan usia epigenetik pada anak-anak.

Paparan faktor lingkungan selama kehamilan dan anak usia dini secara signifikan bisa mengubah metabolisme dan fisiologis tubuh, sehingga bisa menentukan kondisi kesehatan kita di masa mendatang.

Ilustrasi asap rokok pada anak. [Shutterstock]
Ilustrasi paparan asap tembakau, paparan asap rokok pada anak. [Shutterstock]

Dalam hal ini, paparan lingkungan dari asap tembakau juga bisa mempercepat proses penuaan biologis yang berkaitan dengan risiko penyakit metabolik, kardiovaskular atau neurodegeneratif yang lebih tinggi.

Pada tingkat sel, penuaan biologis adalah proses berkelanjutan yang dimulai sejak awal kehidupan dan bisa diukur berkat jam epigentik. Jam epigenetik menggunakan tingkat metilasi DNA di daerah genom tertentu untuk menyimpulkan penuaan biologis seseorang.

"Jam epigenetik memungkinkan kita untuk menilai usia biologis seseorang lebih tua atau lebih muda dari usia kronologisnya," kata Mariona Bustamante, peneliti ISGlobal dikutip dari Times of India.

Beberapa penelitian telah menunjukkan hubungan antara percepatan penuaan epigenetik dan paparan lingkungan tertentu. Tetapi, sebagian besar penelitian ini dilakukan pada orang dewasa dan fokus pada paparan tunggal.

baca juga

Dalam studi ini, tim peneliti yang dipimpin oleh Bustamante menyelidiki hubungan antara paparan awal kehidupan (83 paparan prenatal dan 103 anak usia dini) dan usia epigenetik 1.173 anak-anak antara 6 dan 11 tahun dari Human Early Proyek Life Exposome (HELIX) untuk pertama kalinya.

Setelah memilih jam epigenetik yang paling cocok untuk penelitian dan menyesuaikan dengan beberapa faktor, tim peneliti menemukan bahwa paparan asap tembakau selama kehamilan berkaitan dengan penuaan epigenetik yang lebih cepat.

Terkait paparan asap tembakau pascakehalahiran, analisis penelitian menunjukkan hubungan dua paparan, yakni paparan asap rokok dengan tingkat karbon hitam di dalam ruangan dan polutan udara yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna.

Adapula dua variabel lain yang dikaitkan dengan perlambatan penuaan biologis, yakni pertisida organik DMDTP dan polutan organik persisten (polychlorinated biphenyl-138).

"Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menemukan hasil lebih akurat. Tapi, proses penuaan biologis yang lebih lambat ini mungkin disebabkan oleh asupan buah dan sayuran lebih tinggi serta korelasinya dengan indeks massa tubuh," kata Paula de Prado-Bert, penulis studi dikutip dari Times of India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Keguguran dan Cacat Lahir, Perhatikan Asupan Asam Folat selama Kehamilan!

Cegah Keguguran dan Cacat Lahir, Perhatikan Asupan Asam Folat selama Kehamilan!

Health | Rabu, 25 Agustus 2021 | 15:30 WIB

Peneliti: Klamidia Mungkin Tingkatkan Risiko Kanker dan Kehamilan Etopik

Peneliti: Klamidia Mungkin Tingkatkan Risiko Kanker dan Kehamilan Etopik

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 19:30 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Ini 5 Tanda Kehamilan yang Terabaikan

Tak Banyak yang Tahu, Ini 5 Tanda Kehamilan yang Terabaikan

Health | Minggu, 08 Agustus 2021 | 20:00 WIB

Terkini

Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim

Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?

Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City

Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari

Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:15 WIB

AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat

AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan

Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?

Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Ditolak Kerja, Sakit Hati Pemuda Ogan Ilir Berujung Kebakaran 4,5 Hektar Lahan Tebu

Ditolak Kerja, Sakit Hati Pemuda Ogan Ilir Berujung Kebakaran 4,5 Hektar Lahan Tebu

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:02 WIB

GP Al Washliyah Tolak Aksi AMPB di DPR: Jangan Klaim Wakili Seluruh Rakyat

GP Al Washliyah Tolak Aksi AMPB di DPR: Jangan Klaim Wakili Seluruh Rakyat

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:45 WIB

5 Centimeters Per Second: Ketika Cinta Pertama Bertemu dengan Kenyataan

5 Centimeters Per Second: Ketika Cinta Pertama Bertemu dengan Kenyataan

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:45 WIB

×