Harga Minyak Dunia Terdongkrak Naik Berkat Optimisme Ekonomi Global

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 03 September 2021 | 08:02 WIB
Harga Minyak Dunia Terdongkrak Naik Berkat Optimisme Ekonomi Global
Ilustrasi harga minyak. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia naik lebih dari 2 persen pada perdagangan Kamis, kenaikan ini dipicu rasa optimisme tentang pertumbuhan ekonomi global meski masih dihantui pandemi virus corona.

Mengutip CNBC, Jumat (3/9/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melambung 1,44 dolar AS atau 2 persen menjadi 73,03 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melesat 1,40 dolar AS atau 2 persen, menjadi 69,99 dolar AS per barel.

Reli secara singkat mendorong minyak WTI di atas pergerakan rata-rata 50-hari (MA 50) untuk kali pertama dalam sebulan, sinyal bullish bagi investor.

Di Amerika Serikat, persediaan minyak mentah turun 7,2 juta barel pekan lalu, tutur Badan Informasi Energi, Rabu.

Jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun pekan lalu, sementara PHK pada periode Agustus menyusut ke level terendah dalam lebih dari 24 tahun, menunjukkan pasar tenaga kerja mengalami peningkatan meski ada infeksi Covid-19 yang baru.

Optimistis tentang pemulihan ekonomi global, Organisasi Negara Eksportir Minyak dan produsen sekutu termasuk Rusia, bersama-sama dikenal sebagai OPEC +, menaikkan perkiraan permintaan untuk 2022.

Kelompok tersebut sepakat untuk melanjutkan kebijakan penghapusan rekor pengurangan produksi secara bertahap dengan menambahkan 400.000 barel per hari (bph). Kelompok itu tidak memenuhi permintaan Amerika Serikat untuk mempercepat penghapusan pembatasan pasokan.

Badai Ida, sementara itu, menutup sekitar 80 persen dari produksi minyak dan gas Teluk Meksiko.

Kilang minyak di Louisiana bisa memakan waktu berminggu-minggu untuk memulai kembali aktivitas secara normal, yang akan melemahkan permintaan minyak mentah, tetapi itu bisa diimbangi dengan peningkatan produksi yang lambat di lepas pantai karena kerusakan fasilitas pendukung utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Minyak Diperkirakan Alami Defisit, OPEC+ Tak Gubris Permintaan AS

Pasar Minyak Diperkirakan Alami Defisit, OPEC+ Tak Gubris Permintaan AS

Bisnis | Rabu, 01 September 2021 | 12:29 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Merosot Imbas Badai Ida yang Melemahkan Permintaan

Harga Minyak Dunia Terus Merosot Imbas Badai Ida yang Melemahkan Permintaan

Bisnis | Rabu, 01 September 2021 | 08:31 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Usai Diterjang Badai Ida

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Usai Diterjang Badai Ida

Bisnis | Selasa, 31 Agustus 2021 | 08:02 WIB

Terkini

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:41 WIB

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:29 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:33 WIB

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:30 WIB

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:20 WIB

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:14 WIB

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:13 WIB

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:03 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra

Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:59 WIB