Harga Minyak Dunia Melesat Imbas Perlambatan Produksi AS Usai Terjangan Badai Ida

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 14 September 2021 | 07:47 WIB
Harga Minyak Dunia Melesat Imbas Perlambatan Produksi AS Usai Terjangan Badai Ida
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia melesat ke level tertingginya. Kenaikan ini dipicu produksi Amerika Serikat (AS) yang lambat usai diterjang Badai Ida.

Kenaikan harga itu terjadi meski Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) memangkas perkiraan permintaan minyak dunia untuk kuartal terakhir 2021 karena varian Delta virus corona.

Mengutip CNBC, Selasa (14/9/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 59 sen, atau 0,8 persen menjadi 73,51 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melonjak 73 sen, atau 1,1 persen, menjadi menetap di posisi 70,45 dolar AS per barel.

Itu adalah penutupan tertinggi Brent sejak 30 Juli dan penutupan tertinggi WTI sejak 3 Agustus.

"Dampak Badai Ida berlangsung lebih lama dari ekspektasi pasar, dan karena beberapa kapasitas produksi minyak tetap ditutup pekan ini, harga naik mengingat pasokan belum pulih, karena itu tidak mencapai kilang yang telah memulai kembali operasi lebih cepat daripada produsen," kata Nishant Bhushan, analis di Rystad Energy.

Gangguan lebih lanjut dari cuaca buruk mungkin sudah dekat, dengan National Hurricane Center Amerika memproyeksikan Badai Tropis Nicholas akan mengikis sepanjang pantai Texas Selatan, Senin, dan mendarat di dekat Corpus Christi, Senin malam waktu setempat.

Royal Dutch Shell mulai mengevakuasi staf dari anjungan minyak Teluk Meksiko AS, dan perusahaan lain mulai bersiap menghadapi angin topan.

Meski OPEC mengatakan pemulihan permintaan minyak lebih lanjut akan tertunda hingga tahun depan ketika konsumsi melebihi tingkat pra-pandemi, analis mencatat OPEC dan sekutunya, termasuk Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, masih meningkatkan produksi.

baca juga

Selain perkiraan permintaan OPEC , faktor bearish lainnya membebani lonjakan harga minyak pada Senin, termasuk kenaikan produksi shale-oil Amerika, potensi peningkatan pasokan dari rencana pelepasan minyak dari cadangan strategis di Amerika Serikat dan China, dan kemungkinan Iran bisa lebih dekat menjual pasokannya kembali.

Produksi minyak Amerika dari tujuh formasi shale utama diperkirakan meningkat sekitar 66.000 barel per hari pada Oktober menjadi 8,1 juta barel per hari, level tertinggi sejak April 2020, menurut laporan produktivitas pengeboran bulanan Badan Informasi Energi.

Pedagang mencatat rencana pelepasan minyak dari cadangan strategis China dapat meningkatkan pasokan yang tersedia di konsumen minyak terbesar kedua dunia itu.

Pemerintah AS setuju untuk menjual minyak mentah dari cadangan darurat negara kepada delapan perusahaan termasuk Exxon Mobil, Chevron dan Valero, di bawah lelang yang dijadwalkan untuk mengumpulkan uang bagi anggaran federal.

Harapan pembicaraan terbaru tentang kesepakatan nuklir yang lebih luas antara Iran dan Barat muncul setelah pengawas atom PBB mencapai kesepakatan dengan Iran, Minggu, terkait servis peralatan pemantauan agar tetap berjalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok AS Menipis, Harga Minyak Dunia Naik Tinggi

Stok AS Menipis, Harga Minyak Dunia Naik Tinggi

Bisnis | Senin, 13 September 2021 | 07:52 WIB

China Bakal Lepas Cadangan Nasional, Harga Minyak Dunia Jatuh ke Nilai Terendah

China Bakal Lepas Cadangan Nasional, Harga Minyak Dunia Jatuh ke Nilai Terendah

Bisnis | Jum'at, 10 September 2021 | 06:18 WIB

Harga Minyak Menurun Drastis, Produksi AS Masih Terdampak Badai Ida

Harga Minyak Menurun Drastis, Produksi AS Masih Terdampak Badai Ida

Bisnis | Kamis, 09 September 2021 | 10:34 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×