Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Software Engineer Lokal Mesti Ambil Peran dalam Ekonomi Digital RI 2025

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 16:31 WIB
Software Engineer Lokal Mesti Ambil Peran dalam Ekonomi Digital RI 2025
Dok: BNI

Suara.com - Anggota Komisi X DPR RI, bidang Pendidikan, ekonomi kreatif dan teknologi, Bramantyo Suwondo menyebutkan, software engineer lokal harus mampu mengambil peran dalam pengembangan ekonomi digital Indonesia pada 2025 akan mencapai US$130 miliar.

“Banyak lulusan teknis di Indonesia yang cukup baik namun dengan soft skill yang kurang mumpuni seperti kolaborasi, public speaking, komunikasi dan kendala Bahasa. Belajar softskill seperti hal nya public speaking yang paling bagus adalah praktek langsung,” kata Bramantyo dalam webinar teknologi “Menjadi Software Engineer, Tuan Rumah di Negeri Sendiri” yang diselenggarakan oleh Dikita Intergasi dan Rumah Coding Cerdas, di Jakarta baru-baru ini.

Dia mengatakan, para software engineer atau programmer itu harus aktif dan dinamis dalam menyiapkan diri dengan kebutuhan industry yang juga berkembang pesat.  Di Jerman, menurut dia, kebutuhan industri dengan apa yang diajarkan di dunia pendidikan selalu sejalan, sehingga lulusan dari dunia Pendidikan, selalu dapat tersalurkan sesuai dengan kebutuhan industrinya.

Kondisi ini, lanjutnya, berbeda dengan lulusan sekolah teknologi computer Indonesia yang cukup banyak, tapi belum diimbangi dengan program mix & match. “Khawatirnya nanti akan terjadi oversupply. Kita banyak lulusan TIK tapi secara kualitas masih banyak yang harus di tingkatkan,” katanya.

Ciptakan Ekosistem

Melihat kondisi inilah, menurut Rachmat Fajrin, inisiator lingkungan software engineer Rumah Coding Cerdas, Indonesia membutuhkan lingkungan tempat bernaung pada programmer local untuk saling mendorong untuk maju. 
Melalui gerakan Rumah Coding Cerdas pihaknya membangun ekosistem untuk menjadikan softawer engineer menjadi lebih mandiri, kian berdaya, dan mampu bersaing dengan programmer-programer asing.

“Kami berharap banyak talenta yang paham bahwa dalam dunia software engineering ada aspek - aspek lain seperti aspek komunikasi, aspek leadership, aspek manajemen waktu dan prioritas, aspek networking atau relasi dan beberapa aspek aspek lainnya yang harus ditingkatkan kompetensinya. Jadi tidak selalu soal teknis,” kata dia.
Hal senada disampaikan oleh Irfan Maulana, Principal Web Platform Tokopedia. Programer local harus bisa berkomunitas dengan baik untuk perkembangan diri.

“Mereka akan susah untuk berkembang sendirian. Komunitas bukan tempatnya orang - orang jago ngumpul. Tapi tempat orang - orang yang mau belajar berkumpul. Walaupun dari SMK akuntansi, untungnya di perkuliahan bisa fokus di IT dan bisa mendapat banyak project2 selama berkuliah, dapat ilmunya ya dari berkomunitas itu sendiri,” papar dia.

Dirinya sadar, saat lulus kuliah dan belum seperti sekarang ini, ilmu yang dipelajari di bangku Pendidikan, masih minim. “Saya sadar kebutuhan ilmu di industri hanya dicover sekitar 10% di jenjang SMK atau perkuliahan.  Maka dari itu mencari opportunity itu harus di komunitas di luar sekolah atau kampus,” jelas dia.

baca juga

Menurut dia, mindset sebagai software engineer perlu di arahkan ke arah dampak sosial. Untuk membawa dampak yg massif, sehingga melalui komunitas, saling berbagi, menjadi sarana untuk peningkatan kompetensi para pekerja di dunia TI itu sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sigi Wimala Bocorin Rahasia Dapetin Mobil Hanya dengan Selfie di BNI Mobile Banking!

Sigi Wimala Bocorin Rahasia Dapetin Mobil Hanya dengan Selfie di BNI Mobile Banking!

Bisnis | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 10:02 WIB

Sinergi dengan Dirjen Pajak dan Peruri, BNI Dukung Peluncuran e-Materai

Sinergi dengan Dirjen Pajak dan Peruri, BNI Dukung Peluncuran e-Materai

Bisnis | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 09:56 WIB

Horee! Solo Great Sale 2021 Resmi Dibuka, Mempercepat Digitalisasi UKM

Horee! Solo Great Sale 2021 Resmi Dibuka, Mempercepat Digitalisasi UKM

Surakarta | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 21:15 WIB

Ini Harapan Kemenpora Dalam Pelatihan Peningkatan Karakter Pemuda dalam Era Digital

Ini Harapan Kemenpora Dalam Pelatihan Peningkatan Karakter Pemuda dalam Era Digital

News | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 17:51 WIB

#MulaiBisaApaAja dengan BNI Mobile Banking!

#MulaiBisaApaAja dengan BNI Mobile Banking!

Bisnis | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 09:15 WIB

Cukup dengan BNI Mobile Banking, Kamu #MulaiBisaApaAja

Cukup dengan BNI Mobile Banking, Kamu #MulaiBisaApaAja

Jakarta | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 09:05 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB